Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri Peran dan Pengertian

Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri Peran dan Pengertian

Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri Peran dan Pengertian

Pasar Monopoli : Pengertian, Ciri Peran dan Pengertian

Pengertian 

Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar yang dimana hanya mempunyai satu penjual/produsen dalam pasar tersebut, orang yang memonopoli pasar tersebut biasanya disebut monopolis.
Si monopolis ini dapat menentukan harga (Price-maker) dengan ketentuannya sendiri, barang yang memiliki jumlah sedikit bisa lebih mahal harganya begitu juga sebaliknya.
Bentuk pasar monopoli ada dua :

Pasar monopoli murni

Monopoli murni adalah suatu pasar dimana hanya ada satu penjual saja. Tidak ada subtitusi bagi barang-barang atau jasa-jasa yang ditawarkan monopolis. Jadi pasar monopoli sama sekali tidak ada persaingan, baik nyata maupun potensial. Dengan demikian tindakan seorang monopolis tidak mempengaruhi perusahaan lainnya, seperti perubahan harga atau dilakukannya advertensi(kegiatan periklanan), dan tindakan perusahaan-perusahaan lain juga tidak mempengaruhi monopolis. Contohnya PT PLN, PT PERTAMINA, PT KAI (Kereta Api Indonesia).

Pasar yang mendekati strukutur monopoli

Pasar yang mendekati monopoli (near monopoly) yaitu pasar yang sebagian besar dilayani oleh satu perusahaan atau seorang penjual dalam suatu lokasi tertentu. Sebagai contoh, seorang dokter yang membuka praktik di sebuah kota kecil dimana dia adalah satu-satunya dokter di kota itu. Hal itu disebut mendekati monopoli karena dokter itu benar-benar satu-satunya penjual jasa dan bukannya tidak mempunyai saingan sama sekali. Di kota-kota lainnya di sekitarnya juga tersedia dokter.
Penjual bakso satu-satunya di kampung kita mungkin bisa dikategorikan sebagai near monopoly. Pasar yang mendekati monopoli memang biasanya bersifat lokal, tapi beberapa industri ada yang berskala nasional.
Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha atau penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.

Walau di pasar monopoli penjual tidak memiliki saingan, belum tentu ia dapat memperoleh keuntungan yang besar. Hal ini mungkin saja terjadi bila biaya produksi berada diatas harga pasar. Sehingga kurva permintaan yang ada di monopoli sama dengan kurva permintaan pasar. Di mana pada kurva permintaan pasar, kurva penerimaan rata-rata dan kurva penerimaan marginal dapat ditentukan. Bagi perusahaan monopolis, kurva penerimaan rata-rata dan kurva penerimaan marginal dapat ditentukan. Bagi perusahaan monopolis, kurva penerimaan marginal lebih rendah dari harga, karena penjual harus menurunkan harga dengan tujuan barangnya dapat terjual.
Pada saat sekarang perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang ditemui, mungkin hanya beberapa komoditi jasa seperti telepon, gas, air, dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal (di Indonesia dipegang oleh perusahaan pemerintah). Tetapi merekapun harus menghadapi persaingan dari industri lain, dan untuk jangka panjang tidak ada perusahaan yang benarbenar bebas dari serangan pesaing, artinya kemungkinan pasar monopoli tidak akan ada lagi.

Ciri-ciri

Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip 

Barang yang dihasilkan perusahaan monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip yang dapat menggantikan barang tersebut.

 

Harga di tentukan penjual (monopolis)

Karena hanya ada satu penjual maka penjual bebas menaikkan atau menurunkan harga

Perusahaan/penjual lain susah masuk

Ciri utama dari monopoli adalah tertutup pintu masuknya ke pasar (barries to entry) sehingga pesaing tidak dapat masuk kepasar dan bersaing dengan penguasa pasar.

Mengapa pesaing tidak bisa masuk? Ada tiga alasannya :
• Sumber daya kunci dikuasai oleh satu perusahaan tunggal. Artinya, barang utama untuk memproduksi barang tersebut hanya dikuasai oleh satu perusahaan saja, sehingga tidak mungkin bagi perusahaan lain untuk memperolehnya. Maka dari itu perusahaan monopolis dapat menetapkan harga yang tinggi , walau biaya marginalnya rendah.
• Pemerintah memberikan hak eksklusif kepada sebuah perusahaan tunggal untuk memproduksi dan menjual barang tertentu. Inilah yang dikatakan regulated monopolies. Dalam monopoli ini pemerintah sengaja menciptakan monopoli demi melayani kepentingan publik. Sebagai contoh, pemerintah memberikan hak mengelolah air kepada PAM, listrik kepada PLN, Ciri dan Karakteriristik Pasar Monopolistik : Pengertian & Persaingan.

• Biaya-biaya produksi akan lebih efisien jika hanya satu produsen tunggal yang membuat produk dari pada banyak perusahaan. Inilah yang dikatakan natural monopoly . Contohnya adalah distribusi air bersih, pipa gas dan listrik. Untuk dapat melayani kebutuhan produk, sebuah perusahaan harus membuat jaringan. Bayangkan, jika banyak perusahaan yang membangun jaringan betapa tidak efisiennya biaya produksi.

4. Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
Walaupun konsumen rugi, dia tidak bisa berpindah ke perusahaan lain. Karena tidak ada perusahaan lain yang menjual dengan barang serupa.

5. Promosi iklan kurang diperlukan
Karena hanya ada satu penjual maka iklan tidak terlalu diperlukan. Hal ini disebakan banyak konsumen yang sudah tau bahwa produsen tersebut menjual barang tersebut. Namun jika perusahaan melakukan kegiatan advertising hal itu bukan ditujukan untuk menarik konsumen namun sebagai wujud memelihara hubungan baik dengan masyarakat dan konsumen yang membeli produk perusahaan tersebut.

C. Sistem harga
Karena produsen monopoli adalah satu-satunya produsen di pasar, maka kurve permintaannya juga kurve permintaan pasar. Kurve permintaan pasar turun dari kiri atas ke kanan bawah berarti produsen bisa mempengaruhi harga pasar dengan jalan menaik-turunkan produksinya.
Pada pasar monopoli penjual menjadi penentu harga di pasar (price maker). Penjual akan selalu berusaha mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dengan memaksimumkan harga. Dalam pasar persaingan sempurna kita bisa berbicara tentang kurva penawaran pasar, akan tetapi dalam pasar monopoli hal ini tidak relevan didiskusikan. Mengapa? Karena dalam pasar monopoli hanya ada satu perusahaan saja dalam pasar. Dan kurva penawaran pasar monopoli hanya merupakan sebuah titik. Pada saat dimana MR = MC. Jika kurva permintaan berubah, maka kurva MR otomatis berubah, dan kurva penawaran pasar. Yaitu output yang memberikan laba maksimum (saat MR = MC), yang merupakan suatu titik, diketahui bagaimanapun, menghubungkan titik keseimbangan pada kurva–kurva permintaan tidak memberikan pengertian apa–apa secara ekonomi. Dengan ringkas, perusahaan monopoli mempunyai kurva penawaran yang tidak jelas pembatasannya.

Peran terhadap perekonomian

1. Sebagai sarana bagi pemerintah atau negara untuk melindungi kekayaan negara yang menghidupi hajat hidup orang banyak.
2. Meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku pasar dalam rangka mempertahankan monopoli sekaligus menciptakan produk yang berkualitas
3. Sebagai sarana untuk melindungi hak kekayaan intelektual melalui kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Misalnya melalui undang-undang kekayaan intelektual
4. Mendongkrak kemajuan perekonomian negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sumber Materi : https://www.murid.co.id/

Usman

    Comments are closed.