Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Dalam matematika, istilah fungsi linear dapat mengacu kepada salah satu dari dua konsep berbeda namun berhubungan:

  • Fungsi polinomial orde satu, satu variabel
  • Peta antara dua ruang vektor yang mempertahankan penjumlahan vektor dan perkalian skalar

Linier (Geometri analitis)

Dalam geometri analitis, istilah fungsi linear kadang-kadang digunakan dengan maksud fungsi polinomial orde satu dari variabel tunggal. Fungsi ini disebut linear karena grafiknya pada bidang Cartesius adalah garis lurus.

Fungsi seperti itu dapat ditulis sebagai:

    f(x) = mx + b

    (y-y1) = m(x-x1)

    0 = Ax + By + C

dengan m dan b adalah konstanta riil dan x adalah variabel riil. Konstana m disebut sebagai gradien atau kemiringan, sedangkan b memberikan titik perpotongan antara grafik fungsi tersebut dengan sumbu y. Mengubah y membuat garis tersebut lebih curam atau landai, sementara mengubah b akan menggerakkan garis ke atas atau ke bawah.

Contoh fungsi yang grafiknya berupa garis lurus adalah:

    f_{1}(x) = 2x+1

    f_{2}(x) = x/2+1

    f_{3}(x) = x/2-1.

Grafiknya ditunjukkan pada gambar di sebelah kanan.

Linier (Ruang vektor)

Dalam matematika lanjut, sebuah fungsi linear berarti fungsi yang merupakan pemetaan linear, yaitu pemetaan antara dua ruang vektor yang mempertahankan penjumlahan vektor dan perkalian skalar.

Contohnya, bila x dan f(x) direpresentasikan sebagai vektor koordinat, maka fungsi linear adalah fungsi yang dapat dinyatakan sebagai:

    f(x) = \mathrm{M}x,

dengan M adalah matriks. Sebuah fungsi

    f(x) = mx + b

adalah peta linear jika dan hanya jika b = 0. Untuk nilai lain dari b, fungsi ini tergolong dalam kelas yang lebih umum, yaitu peta afin.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Matematika adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang ketat diturunkan dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.

Terjadi perdebatan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik sudah ada di semesta, jadi ditemukan, atau ciptaan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai “ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting”. Namun, walau matematika pada kenyataannya sangat bermanfaat bagi kehidupan, perkembangan sains dan teknologi, sampai upaya melestarikan alam, matematika hidup di alam gagasan, bukan di realita atau kenyataan.

Dengan tepat, Albert Einstein menyatakan bahwa “sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan.” Makna dari “Matematika tak merujuk kepada kenyataan” menyampaikan pesan bahwa gagasan matematika itu ideal dan steril atau terhindar dari pengaruh manusia.

Uniknya, kebebasannya dari kenyataan dan pengaruh manusia ini nantinya justru memungkinkan penyimpulan pernyataan bahwa semesta ini merupakan sebuah struktur matematika, menurut Max Tegmark. Jika kita percaya bahwa realita di luar semesta ini haruslah bebas dari pengaruh manusia, maka harus struktur matematika lah semesta itu.

Fungsi (Matematika)

Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah “fungsi”, “pemetaan”, “peta”, “transformasi”, dan “operator” biasanya dipakai secara sinonim.

Anggota himpunan yang dipetakan dapat berupa apa saja (kata, orang, atau objek lain), namun biasanya yang dibahas adalah besaran matematika seperti bilangan riil. Contoh sebuah fungsi dengan domain dan kodomain himpunan bilangan riil adalah y=f(2x), yang menghubungkan suatu bilangan riil dengan bilangan riil lain yang dua kali lebih besar. Dalam hal ini kita dapat menulis f(5)=10.

Notasi

Untuk mendefinisikan fungsi dapat digunakan notasi berikut.

f : A \rightarrow B

Dengan demikian kita telah mendefinisikan fungsi f yang memetakan setiap elemen himpunan A kepada B. Notasi ini hanya mengatakan bahwa ada sebuah fungsi f yang memetakan dua himpunan, A kepada B. Tetapi bagaimana tepatnya pemetaan tersebut tidaklah terungkapkan dengan baik. Maka kita dapat menggunakan notasi lain.

x \in A

f : x \rightarrow x^2

atau

f(x) =\, x^2

Fungsi sebagai relasi

Sebuah fungsi f dapat dimengerti sebagai relasi antara dua himpunan, dengan unsur pertama hanya dipakai sekali dalam relasi tersebut.

Domain dan Kodomain

Pada diagram di atas, X merupakan domain dari fungsi f, Y merupakan kodomain

Domain adalah daerah asal, kodomain adalah daerah kawan, sedangkan range adalah daerah hasil.

Sifat-sifat fungsi

Fungsi injektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi satu-satu atau fungsi injektif jika dan hanya jika untuk sebarang a1 dan a2  \in A dengan a1 tidak sama dengan a2 berlaku f(a1) tidak sama dengan f(a2). Dengan kata lain, bila a1 = a2 maka f(a1) sama dengan f(a2).

Fungsi surjektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi kepada atau fungsi surjektif jika dan hanya jika untuk sembarang b dalam kodomain B terdapat paling tidak satu a dalam domain A sehingga berlaku f(a) = b. Dengan kata lain, suatu kodomain fungsi surjektif sama dengan kisarannya (range).

Fungsi bijektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi bijektif jika dan hanya jika untuk sebarang b dalam kodomain B terdapat tepat satu a dalam domain A sehingga f(a) = b, dan tidak ada anggota A yang tidak terpetakan dalam B. Dengan kata lain, fungsi bijektif adalah sekaligus injektif dan surjektif.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pada dasarnya bahasa adalah alat yang digunakan oleh lebih dari satu orang untuk berkomunikasi. Bahasa juga bisa dijadikan sebuah lambang pada suatu negara untuk di akui oleh negara yang lainnya. Sebagai alat komunikasi, bahasa dipakai untuk menghubungkan perbedaan, persamaan serta berbagai perabadan dari zaman dahulu hingga sekarang. Bahasa timbul dari kesewenang-wenangan suatu kelompok masyarakat dimana mereka menyetujui akan bahasa yang timbul tersebut.

Di dunia ini terdapat beribu-ribu bahasa yang berbeda, namun arti atau makna yang mereka ungkap sesungguhnya sama. Untuk menemukan agar arti atau makna itu sama, kewajiban filsafat yaitu memberikan kerangka analisis agar persamaan artinya dapat dipertemukan. Tugas utama filsafat itu memang untuk memecahkan problem yang muncul dalam bahasa.

Kemampuan berbahasa harus mencerminkan karakter dan sifat yang utuh, lugas dan berbobot. Bahasa sebagai cara mengutarakan makna harus mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ragam pengertian. Sebab tak jarang, karena bahasa orang bisa saling konflik dan bunuh-membunuh serta menimbulkan perpecahan antarindividu, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan demikian, bahasa tidak saja sebagai alat komunikasi tetapi juga untuk mengantarkan proses hubungan antarmanusia, melainkan mampu mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia. Artinya, bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dari kehidupan manusia. Sekelompok manusia atau bangsa tidak bisa bertahan jika dalam bangsa tersebut tidak ada bahasa.

Ada dua macam bahasa, yaitu bahasa lisan adalah bahasa yang kita ucapkan dengan mulut atau lisan dan tulisan yaitu bahasa yang ditulis pada sebuah media, seperti kertas, batu, dan lainnya. Kebanyakan masyarakat lebih sering menggunakan bahasa lisan, karena sebagian dari mereka ada yang tidak bisa membaca dan menulis.

Setiap negara pasti mempunyai bahasa resmi masing-masing yang digunakan oleh masyrakatnya. Bahasa baku adalah bahasa yang menjadi bahasa pokok yang menjadi bahasa standar dan acuan yang digunakan sehari-hari dalam masyarakat. Di dalam bahasa baku ini pun ada juga bahasa lisan dan tulisannya.

Latar belakang terjadinya bahasa baku berawal dari sumpah pemuda, sehingga terjadi bahasa pemersatu. Dengan adanya bahasa bakumasyarakat seluruh Indonesia dapat memahami dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Bahasa Indonesia baku ini sering digunakan pada situasi :

  1. Komunikasi resmi

Contoh : Undangan, surat resmi.

  1. Pembicaraan formal di depan umum

Contoh : Ceramah, pidato, mengajar kuliah.

  1. Penulisan sebuah karya

Contoh : Penulisan ilmiah, skripsi, tesis, buku pelajaran.

  1. Pembicaraan kepada yang lebih d hormati

Contoh : Murid kepada guru, bawahan kepada atasan.

Bila semua bahasa Indonesia hanya dipakai untuk keperluan resmi seperti dalam perundang-undangan, dunia pendidikan, upacara resmi, maka kemudian bahasa Indonesia juga dipakai untuk keperluan tidak resmi seperti yang dipakai dalam surat menyurat antara orang yang akrab, sapa-menyapa antara orang tua dan anak-anaknya, tawar-menawar di toko, dan di pasar.


Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Tari Kecak berasal dari kata Cak yang berarti Api. Tari Kecak(Tari Api/Fire Dance) merupakan tarian daerah yang berasal dari Bali. ari ini pertama kali diciptakan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930-an. Tari ini merupakan tari yang dipentaskan masal oleh para pria. Para penari duduk bersila membentuk lingkaran ketika mementaskan tarian ini. Penari-penari yang mengenakan kain kotak-kotak ini kemudian mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan “cak cak cak” saat tarian dimulai.
Salah satu keunikan tari kecak adalah tari ini tidak hanya mengandalkan iringan musik gamelan saja namun terdapat perpaduan antar alat musik dan suara teriakan yang berirama dari para penari.
Sendratari ini bukan merupakan ritual khusus keagamaan(hindu) melainkan tarian yang menggambarkan kisah pewayangan seperti Ramayana(kisah kera yang membantu Rama melawan Rahmana), Subali dan Sugriwa, dan Dewa Ruci.
Wisatawan yang tertarik menyaksitak tari kecak dapat berkunjung di salah satu lokasi Pura Luhur Uluwatu, di Desa Batubulan, atau di Jalan Hanoman.

Sumber:

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Sejarah

Banyak catatan  sejarah yang menunjukkan kucing dengan kaki pendek. Salah satunya pada tahun 1944, seorang dokter hewan bernama  H.E. Williams mendeskripsikan empat generasi kucing dengan kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Kucing-kucing tersebut hidup dengan sehat dan bergerak seperti musang. Sayangnya kucing-kucing ini menghilang pada perang dunia ke-II.

Sekitar tahun 1953 Max Von Egon Thiel, seorang berkebangsaan Jerman, melaporkan melihat  seekor kucing berkaki pendek di Stalingrad. Kemudian selama  bertahun-tahun tidak terdengar lagi perkembangan kucing-kucing berkaki pendek. Baru pada tahun 1983 terjadi perkembangan munchkin yang signifikan.

Pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana  yang bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing yang terjebak di bawah truk karena dikejar anjing. Kedua kucing tersebut sedang dalam keadaan hamil/bunting. Seekor kucing berwarna abu-abu sedang yang lainnya berwarna hitam. Kedua kucing tersebut diberi nama Blueberry dan Blackberry. Kedua kaki kucing tersebut berukuran pendek, tidak seperti kucing normal.

Beberapa anak Blackberry juga mempunyai kaki pendek seperti induknya. Salah satu anak tersebut dikirimkan ke seorang teman sandra bernama Kay LaFrance. Kemudian kucing tersebut diberi nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.

Kucing Munchkin yang terdaftar dewasa ini  sebagian besar merupakan keturunan Blackberry dan Toulouse.
Baru-baru ini munchkin mendapatkan status sebagai satu ras kucing baru dari TICA. Meskupun statusnya masih baru, kucing-kucing munchkin telah ada selama beberapa dekade.

Istilah munchkin sendiri muncul ketika film Wizard of Oz sedang mencapai puncak popularitas. Dalam film tersebut terdapat para kurcaci/orang kerdil yang disebut munchkin. Sejak saat itulah istilah ini mulai melekat pada kucing berkaki pendek.

Karakteristik Munchkin 

Kaki pendek pada ras ini berhubungan dengan  mutasi genetik , bukan karena manipulasi yang dilakukan oleh manusia. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing Munchkin sama dengan gen yang menyebabkan kaki pendek pada anjing ras Daschund (teckel) dan Welsh Corgi. Tidak seperti kedua ras anjing tersebut, munchkin tidak pernah mengalami gangguan pada tulang punggung yang berhubungan dengan anatomi tubuhnya yang pendek tersebut.

Kucing-kucing munchkin sangat bervariasi, bisa berbulu panjang atau pendek. Munchkin banyak dikawinkan dengan kucing dari ras lain, sehingga anaknya sangat bervariasi. Saat ini belum ada standar khusus yang mendeskripsikan ras ini. Tantangan bagi para breeder agar dapat menghasilkan munchkin dengan sifat-sifat genetik yang konsisten.

Karena ras ini masih dalam tahap pengembangan, ciri utama/standar agar seekor kucing termasuk munchkin adalah kakinya pendek.

Seorang ahli genetik dari TICA (The International Cat Assosiation) yang bernama Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa kaki pendek pada munchkin disebabkan mutasi gen autosom dominant. Selama 7 tahun penelitian, ia tidak menemupakn gangguan tulang pada anak kucing yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.

Temperamen

Munchkin sangat suka bermain dan mengejar mainan. Salah satu hal yang menyebabkan munchkin disukai adalah cara duduk pada kaki belakang dengan posisi yang mirip kelinci. Seperti kebanyakan kucing-kucing lain, munchkin juga mudah beradaptasi dengan manusia atau hewan lain.


Sumber:

https://rumahkucing.co.id/

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Rendahnya hasil uji kompetensi guru (UKG) secara kumulatif di Maluku sebaiknya

ditangani pemerintah dengan membentuk Badan Peningkatan dan Pendidikan Kompetensi Guru (BPPKG).

“Kami mendorong pemerintah sebaiknya membentuk BPPKG agar melatih para guru lebih menguasai teknologi informasi sehingga tidak kalah bersaing ketika mengikuti UKG,” kata ketua komisi D DPRD Maluku, Suhfi Madjid di Ambon, Sabtu (21/11).

DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara sendiri berupaya memajukan para gurunya untuk lulus seleksi UKG dengan membentuk BPPKG.

Menurut Suhfi, memang diakui wilayah geografis Maluku terdiri dari pulau

dan laut sehingga mendatangkan para guru mengikuti program pelatihan di BPPKG membutuhkan biaya tinggi.

Tetapi bagaimana pun kondisinya, langkah ini harus ditempuh mengingat hasil UKG Maluku secara kumulatif terus terpuruk dan menempati juru kunci dari 34 provinsi di Indonesia.

“Cara mengukur tingkat capaian profesi adalah seluruh angka itu diakumulasi, selanjutnya dihitung rata-rata nilai terendah dan tertinggi barulah dibuat perbandingan dengan provinsi lain,” tandas Suhfi.

Jadi samplingnya adalah keseluruhan sehingga didapatkan angka akumulasi

dan pastinya para guru di Maluku memiliki kemampuan hasil kompetensi UKG itu tinggi, tetapi kalau mengambil angka rata, maka posisinya secara nasional paling terendah.

“Maka kebijakan yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah ini adalah kita menetapkan kompetensi guru berbasis pada kabupaten dan kota supaya mereka perlu didorong serta diingatkan agar mengambil peran serius terhadap masalah UKG,” ujarnya.

DPRD juga akan meminta data ini dari lembaga pengujian mutu pendidikan (LPMP) sehingga mudah-mudahan daya dorong legislatif agar memotivasi perhatian kabupaten/kota itu untuk dimunculkan.

Masalah UKG, menurut Suhfi sangat serius, karena guru menjadi episentrum untuk penguatan kesuksesan pendidikan di level satuan pendidikan di sekolah.

“Bila guru memiliki kemampuan serta kualitas baik maka siswanya juga akan berkemampuan baik, tetapi kalau kondisinya seperti ini dan UKG mengalami masalah, dikhawatirkan nanti kualitas para guru dan mutu pendidikan rendah,” katanya.

 

Baca Juga :

 

 

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

Sebanyak 600 guru di Kota Ambon, Maluku, akan mengikuti program afirmasi

untuk meraih gelar sarjana strata satu di Universitas Terbuka.

“Sampai saat ini kurang lebih 1.000 guru di Kota Ambon belum mengantongi ijazah pendidikan strata satu (S1), karena itu kesempatan mengikuti program afirmasi guna meraih gelar sarjana S1 di UT,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Benny Kainama di Ambon, Senin (16/11).

Menurut dia, 600 guru tingkat SD,SMP, SMA dan sederajat akan mengikuti program afirmasi sebagai upaya tidak dialihfungsikan menjadi tenaga administrasi sesuai ketentuan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Guru yang tidak mengikuti program S1 dan hanya mengandalkan ijazah SMA sederajat,

tidak diperkenankan lagi memberikan mata pelajaran kepada siswa, karena itu wajib untuk mengikuti program tersebut,” katanya.

Benny menyatakan, selain mengikuti kuliah secara gratis para guru juga akan memperoleh tunjangan untuk membantu menyelesaikan studi para guru guna meraih ijazah SI.

Maluku dijadikan sebagai pilot project program afirmasi tahun ini dan

pemerintah pusat telah menyiapkan dana bantuan pendidikan bagi para guru tersebut.

“Guru SD dan SMP akan mendapatkan stimulan Rp3,5 juta per guru setiap tahun, dan Rp5,5 juta bagi untuk guru SMA,” katanya.

Dijelaskannya, para peserta akan mengikuti kuliah di UT secara bervariasi antara satu sampai dua tahun dengan menggunakan pola PPKHB.

Pola ini berupa pengakuan dari hasil penilaian kinerjanya, dimana ada poin tertentu yang nanti disinkronkan dengan nilai mata kuliah.

Diakuinya, program afirmasi merupakan program baru, diharapkan tahun 2016 para guru yang ingin kuliah bisa mendapatkan bantuan seperti ini.

Pemerintah lanjutnya, memiliki tanggung jawab penuh dengan pemerataan pendidikan bagi para guru sehingga selain diberikan kuliah secara gratis pemerintah juga memberikan dana stimulan untuk memacu minat belajar para guru.

“Masih banyak guru yang belum memiliki ijazah SI, pemerintah juga memberikan kuliah gratis kepada para guru lewat program afirmasi dan diharapkan pada 2017 semua guru tingkat SD-SMA atau sederajat di Ambon sudah mengantongi ijazah S1,” kata Benny.

 

Sumber :

https://vhost.id/sejarah-hiroshima-dan-nagasaki/

SMKN 1 Banda Dipercayakan Untuk Rakit Komputer

SMKN 1 Banda Dipercayakan Untuk Rakit Komputer

SMKN 1 Banda Dipercayakan Untuk Rakit Komputer

SMK Negeri 1 Banda Kabupaten Maluku Tengah, saat ini mulai ada kepercayaan

dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Jumlah siswa pada sekolah ini setiap tahun bertambah serta memiliki kualitas yang tidak kalah saingnya dengan sekolah lain di Maluku, seperti aktif mengikuti setiap lomba baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

Untuk lomba tingkat provinsi, SMKN 1 Banda pernah mendapat juara 1 lomba LKS

Nautika sehingga mewakili Provinsi Maluku di tingkat nasional dan mendapat peringkat 10.

Demikian penjelasan Kepala SMKN 1 Banda Rachman Rajai, S.Pd kepada Tribun-Maluku.com di Ambon, Rabu (25/11).

Dikatakan, pihaknya kini menambah jurusan Keperawatan, Teknik Komputer

dan Jaringan dan SMKN 1 Banda dipercayakan sebagai sekolah SMK untuk merakit komputer.

Selain itu, Gubernur Maluku dan Bupati Maluku Tengah mendorong sekolah ini untuk menambah jurusan Pariwisata sesuai dengan potensi Pariwisata di Pulau Banda Neira.

Sebagai pimpinan pada sekolah ini, Rajai selalu bersemangat dan bersinergi dengan dunia industri untuk pengembangan siswa di Maluku, agar tidak ketinggalan dengan siswa daerah lain di Indonesia, karena potensi perikanan di Maluku sangat besar dan jika kita tidak siap maka akan menjadi penonton di negeri sendiri.

Lulusan pertama sekolah ini tahun 2006 dan semua alumni SMK Negeri 1 Banda saat ini telah bekerja di Perusahan Perikanan baik di Benoa Provinsi Bali, Makassar Provinsi sulawesi Selatan dan Provinsi Papua serta Papua Barat baik di kapal barang, kapal cepat, kapal penangkap ikan dan perusahan kolstor.

Program Basic Service Training (BST) atau Pendidikan Dasar Keselamatan Pelayaran akan dikembangkan di SMKN 1 Banda, untuk memudahkan anak-anak Maluku belajar di Banda. Jika tidak, maka mereka akan belajar di Cirebon, Makassar dan Surabaya. Untuk itu pihaknya kini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana, sedangkan tenaga guru dan pelatih dikirim untuk belajar di Cirebon.

Dikatakan, Ketua MKKS SMK Perikanan se-Indonesia dipercayakan kepada Kepala SMK Perikanan Cirebon, sementara Ketua MKKS SMK Perikanan Provinsi Maluku dipercayakan kepada dirinya sebagai Kepala SMK Negeri 1 Banda.

Kurangnya sarana dan prasarana merupakan kendala yang dihadapi selama ini dan atas kerjasama dan dorongan yang baik dari Pemda Maluku Tengah dan Provinsi Maluku, maka Rajai akan ke Jakarta untuk melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Kementerian P dan K, soal bantuan sarana dan prasarana.(TM02)

 

Sumber :

https://vhost.id/sejarah-singkat-walisongo/

Return on Capital Employed (ROCE)

Return on Capital Employed (ROCE)

Return on Capital Employed (ROCE)

Beberapa waktu lalu saya diminta untuk membuat analisis laporan keuangan sederhana dengan menggunakan sebuah rasio yang disebut dengan ROCE. Setelah melakukan pencarian di berbagai sumber, akhirnya saya berhasil membuat perhitungan dan analisis singkat menggunakan ROCE ini, dan sekarang saatnya berbagi.

ROCE merupakan rasio yang digunakan untuk melihat tingkat pengembalian operasi dari aset-aset yang didanai sendiri dan pendanaan jangka panjang. Konsep ini tercermin dalam rumus ROCE yaitu,

ROCE = EBIT/(Total Assets -Current Liabilities)

yang mana, EBIT = Earning Before Interest & Tax.

Dalam wikipedia, disebutkan rumus ROCE sebagai berikut,

ROCE = EBIT*(1-Tax)/(Total Assets -Current Liabilities)

Dalam kata lain, rumus yang disebutkan dalam wikipedia ini menggunakan EAT (Earning After Tax) sebagai pembilang.

Nah, rumus manakah yang sebaiknya digunakan? Apa yang mendasari penggunaan rumus tersebut?

Untuk tujuan melihat tingkat pengembalian operasi dari aset yang didanai sendiri & secara jangka panjang, maka pembilang yang sebaiknya digunakan adalah EBIT dan bukan EAT. Hal ini dikarenakan, perusahaan dapat beroperasi dalam tingkat interest utang dan tingkat pajak yang berbeda-beda. Sehingga, penggunaan pengembalian setelah interest dan pajak akan membiaskan informasi karena faktor ketaktentuannya.

Sebagai penyebutnya, digunakan Total Aset – Current Liabilities. Hal ini berarti ROCE digunakan untuk melihat aset yang didanai oleh investor dan melalui liabilitas jangka panjang. Dari sini terlihat bahwa ROCE dapat digunakan terutama oleh investor untuk melihat nilai tambah dari aset yang didanai dalam menghasilkan pengembalian operasi. Seringkali nilai tambah ini (relative value addedd) dapat dilihat dengan membandingkan ROCE dan WACC. Jika ROCE = WACC maka aset yang didanai tersebut tidak memberikan nilai tambah bagi investor.

Karena ROCE melihat tingkat pengembalian operasi, maka semakin tinggi hasil dari rasio tersebut, maka semakin baik tingkat pengembalian operasi dari aset yang didanai sendiri (oleh investor) dan melalui pinjaman jangka panjang. Namun, perlu dicermati jika menggunakan pembanding antar tahun, karena ROCE menggunakan total aset sebagai salah satu faktor perhitungan dalam penyebutnya.

Seperti yang kita ketahui, total aset akan terpengaruh oleh faktor depresiasi dan amortisasi. Konsekuensi logisnya, semakin lama waktu maka semakin kecil total asetnya. Jika penyebut dalam suatu pembagian lebih kecil dari pembilangnya, maka hasil pembagian tersebut tentunya akan semakin besar. Hal ini mengakibatkan pembandingan ROCE antar tahun menjadi bias. ROCE seakan-akan naik padahal penyebabnya adalah turunnya nilai buku total aset karena depresiasi dan amortisasi, dan bisa jadi penerimaan operasi tidak berubah.

Kurang lebihnya sekian dulu penjelasan mengenai rasio keuangan ROCE. Semoga dapat dilanjutkan lagi lain waktu.

Baca Juga :

Present Perfect

Present Perfect

Present Perfect

. Present perfect – form
The present perfect of any verb is composed of two elements : the appropriate form of the auxiliary verb to have (present tense), plus the past participle of the main verb. The past participle of a regular verb is base+ed, e.g. played, arrived, looked. For irregular verbs, see the Table of irregular verbs in the section called ‘Verbs’.
Affirmative
Subjectto havepast participle
She has visited 
Negative 
Subjectto have + notpast participle
She hasn’t visited 
Interrogative 
to havesubjectpast participle
Has she visited..? 
Interrogative negative
to have + notsubjectpast participle
Hasn’tshevisited…?
Example: to walk, present perfect
AffirmativeNegative Interrogative 
I have walkedI haven’t walkedHave I walked?
You have walkedYou haven’t walkedHave you walked?
He, she, it has walkedHe, she, it hasn’t walkedHas he,she,it walked
We have walkedWe haven’t walkedHave we walked?
You have walkedYou haven’t walkedHave you walked?
They have walkedThey haven’t walkedHave they walked?
2. Present perfect, function
The Present Perfect is used to indicate a link between the present and the past. The time of the action is before now but not specified, and we are often more interested in the result than in the action itself.
BE CAREFUL! There may be a verb tense in your language with a similar form, but the meaning is probably NOT the same.
The present perfect is used to describe:

1.An action or situation that started in the past and continues in the present. Example: I have lived in Bristol since 1984 (= and I still do.)

2. An action performed during a period that has not yet finished. Example: She has been to the cinema twice this week (= and the week isn’t over yet.)

3. A repeated action in an unspecified period between the past and now. Example: We have visited Portugal several times.

4. An action that was completed in the very recent past, (expressed by ‘just’). Example: I have just finished my work.

5. An action when the time is not important. Example: He has read ‘War and Peace’(the result of his reading is important)

Note: When we want to give or ask details about when, where, who, we use the simple pastExample: Heread ‘War and Peace’ last week.
Examples:
1. Actions started in the past and continuing in the present.
a. They haven’t lived here for years.
b. She has worked in the bank for five years.
c. We have had the same car for ten years.
d. Have you played the piano since you were a child?
 
2. When the time period referred to has not finished.
a. I have worked hard this week.
b. It has rained a lot this year.
c. We haven’t seen her today.
 
3. Actions repeated in an unspecified period between the past and now.
a. They have seen that film six times.
b. It has happened several times already.
c. She has visited them frequently.
d. We have eaten at that restaurant many times.4. Actions completed in the very recent past (+just).
a. Have you just finished work?
b. I have just eaten.
c. We have just seen her.
dHas he just left?

5. When the precise time of the action is not important or not known.
a. Someone has eaten my soup!
b. Have you seen ‘Gone with the Wind’?
c. She’s studied Japanese, Russian and English.