LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

Warga dihebohkan dengan temuan 26 ekor anak ular kobra yang berkeliaran

di salah satu Perumahan di Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ahli Hepertologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy mengaku memasuki fase musim hujan, memang waktunya ular kobra lahir.

“Ular kobra menetas di awal musim hujan. Untuk kasus di Bogor, kebetulan dekat perumahan tersebut ada ular kobra yang berkembang biak,” kata Amir kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Menurut Amir, sekali bertelur, rata-rata kobra bisa menetaskan 20 ekor ular.

Biasanya ular kobra meletakkan telur-telurnya di lubang atau tempat lembab yang tersembunyi dari jangkauan manusia.

“Sukanya ular kobra di sarang yang basah atau lembab. Jadi dia lebih hangat. Biasanya di bawah sampah. Tiga (3) bulan biasanya sudah menetas,” kata Amir.

Lihat juga:Puluhan Anak Ular Kobra Berkeliaran di Bogor

Setelah menetas, anak ular kobra biasanya berpencar atau berpisah dengan induknya

. Sehingga, imbuh Amir, fenomena jumlah populasi yang meningkat dan penemuan ular kobra sampai masuk ke rumah warga di musim hujan adalah wajar.

Kendati demikian, Amir mengatakan dari puluhan ular yang lahir secara bersamaan itu belum tentu bisa bertahan hidup seluruhnya. Pasalnya, di awal musim hujan musuh atau mangsa ular kobra juga banyak, salah satunya burung.

Atas dasar itu, Amir menghimbau agar kondisi rumah selalu bersih dan jangan dibiarkan gelap saat musim hujan. Warga diminta untuk tidak membiarkan tumpukan barang atau sampah yang akan memberikan tempat lembab bagi ular kobra.

 

Sumber :

https://obatwasirambeien.id/candy-crush-soda-saga-apk/

 

Usman

    Comments are closed.