Komisi III Usulkan Penambahan RKB

Komisi III Usulkan Penambahan RKB

Komisi III Usulkan Penambahan RKB

Komisi III Usulkan Penambahan RKB

Komisi III DPRD Kota Bogor, Eka Ward­hana, mengusulkan agar Pe­merintah Kota (Pemkot)

Bogor mengajukan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) ke­timbang menambah bangunan sekolah baru. Hal ini sebagai solusi pascakisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di mana banyak siswa yang gagal masuk sekolah negeri.

Jika dihitung-hitung, untuk memenuhi kebutuhan lulusan SD, Kota Bogor sedikitnya mem­butuhkan penambahan 30 hingga 40 gedung SMP baru. Hal itu tidak efektif lantaran akan berbenturan dengan ke­tersediaan lahan.

“Kalau konsepnya penamba­han gedung baru, saya jadi bingung, mau dibangun di mana

, lahannya ada tidak, ke­mudian berapa besar biaya yang harus kita dikeluarkan, itu kan luar biasa dan tidak mudah,” katanya.

Eka mencontohkan jika ada sekolah yang bangunannya hanya dua lantai, pihaknya akan mencoba menambahkan men­jadi tiga atau empat lantai. ”Dengan penambahan ruang belajar tersebut, otomatis kuota penerimaan siswa baru akan bertambah,” tuturnya. Ia menilai jika cara itu efektif un­tuk mengantisipasi permasa­lahan zonasi pada tahun men­datang.

“Disdik tinggal menginven­tarisasi aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di bawah kendali Dinas Pendidikan

yang sudah tidak terpakai lagi. Mis­alnya sekolah yang digabung­kan atau marger atau sekolah yang ada, tapi bangunannya masih kecil, ya kita usulkan untuk ditingkatkan,” jelasnya. Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya juga akan mening­katkan sarana dan prasarana pendidikan untuk anggaran 2020.

“Saya akan mengharamkan pembelian kendaraan dinas baru, karena kurang bermanfaat. Sementara kita masih banyak kebutuhan lain yang mendesak,” tuturnya. Salah satunya penam­bahan RKB. Mengingat banyak potensi masyarakat Kota Bogor yang hilang karena tak bisa bersekolah di kotanya sendiri.

“Sistem zonasi itu kan program pemerintah pusat, kita di dae­rah harus mengimplementa­sikan program itu dengan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, meningkat­kan kualitas guru, terutama guru guru honor. Jadi, ke depan program pendidikan di Kota Bogor bisa berjalan dengan baik dan kesejahteraan guru guru­nya bisa terlayani,” katanya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3R25WYF

Usman

    Comments are closed.