kemakmuran dengan Iman dan Taqwa kepada Allah Ta`ala

kemakmuran dengan Iman dan Taqwa kepada Allah Ta`ala

kemakmuran dengan Iman dan Taqwa kepada Allah Ta`ala

kemakmuran dengan Iman dan Taqwa kepada Allah Ta`ala

Didalam konsep yang kedua ini, Allah memberitakan kepada kita, bahwa bila penduduk suatu negeri ingin mencapai kemakmuran dalam hidupnya, maka hendaknya ia ta`at kepada Allah Ta`ala, maka Allah akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Dalam hal ini Allah Ta`ala berfirman dalam surat Al A`raaf (96) : “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”

Dalam ayat yang mulia ini Allah menjelaskan, seandainya penduduk suatu negeri itu beriman dan bertaqwa kepada Allah, maka niscaya Allah akan melimpahkan berkah-berkah untuk mereka dan memudahkan mereka mendapatkannya dari segala arah. Terdapat beberapa penafsiran ulama` terhadap firman Allah yang artinya: “ Pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi”. Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhuma mengatakan : “Niscaya Kami lapangkan kebaikan (kekayaan) untuk mereka dan Kami mudahkan bagi mereka untuk mendapatkannya dari segala arah” [Tafsir Abi As-Su’ud, 3/253]. Menurut Imam Ar-Razi, maksudnya adalah keberkahan langit dengan turunnya hujan, keberkahan bumi dengan tumbuhnya berbagai tanaman dan buah-buahan, banyaknya hewan ternak dan gembalaan serta diperolehnya keamanan dan keselamatan. Hal ini karena langit adalah laksana ayah, dan bumi laksana ibu. Dari keduanya diperoleh semua bentuk manfaat dan kebaikan berdasarkan penciptaan dan pengurusan Allah. [At-Tafsirul Kabir, 12/185. Lihat pula, Tafsirul Khazin 2/266 dan Tafsir At-Tahrir wa Tanwir, 9/22]

Demikianlah ketika penduduk suatu negeri itu beriman dan bertaqwa, maka Allah akan lapangkan kekayaan dan kemakmuran padanya, langit dan buminya diberkahi oleh Allah, sehingga hujan yang turun dari langit yang diberkahi, ketika membasahi bumi yang juga diberkahi, akan menumbuhkan berbagai tanaman dan buah-buahan yang subur dan segar, serta terpeliharanya hewan ternak dan gembalaan disana. Sehingga keadaan yang demikian itu mendatangkan kemakmuran yang luar biasa bagi penduduk negeri itu dengan sebab beriman dan bertaqwanya mereka.

Silahkan Memilih !

Setelah kita memahami 2 (dua) konsep peningkatan kemakmuran yang diberitakan Allah Ta`ala didalam Al Qur`an. Tentunya kita sebagai mukmin yang berakal akan memilih konsep yang diridhai oleh Allah Ta`ala yakni mencapai kemakmuran dengan melaksanakan keta`atan kepada Allah, bukan dengan kemaksiatan dan kedurhakaan kepadaNya. Sebab memang benar, kemakmuran itu akan bisa tercapai dengan kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah, berhubung hal tersebut diberitakan langsung oleh Allah Ta`ala didalam Al Qur`an tentang hal tersebut, namun akibat akhir dari perbuatan itu adalah kebinasaan. Bila tidak kita yang merasakan, maka pasti anak cucu kita nanti akan yang akan merasakan warisan dari perbuatan durhaka yang dilakukan bapak moyangnya tadi, sehingga pada akhirnya anak cucu kita akan mengutuk dan melaknati bapak moyangnya tadi yang saat itu sudah berada di alam kubur, na`udzubillah min dzaalik.

Maka silahkan piilih, jalan mana yang akan kita tempuh untuk mencapai kemakmuran hidup ini. Kalaupun ada orang yang bergelimang dengan maksiat namun hidupnya makmur, bahkan semakin ia bermaksiat dan durhaka kepada Allah malah semakin makmur, maka berhati-hatilah, jangan-jangan itu adalah makar (tipu daya) Allah agar orang itu terus lalai dan lalai dari peringatan Allah hingga akhirnya datang kepadanya azdab yang membinasakan. Karena memang konsep peningkatan kemakmuran model pertama itu sifatnya melalaikan dan membikin orang tambah sombong dengan kedurhakaannya itu hingga akhirnya binasa tanpa sempat memperbaiki amalannya. Sementara kemakmuran yang hakiki dan diridhoi oleh Allah Ta`ala adalah yang dicapai dengan cara beriman dan bertaqwa kepada Allah. Sehingga langit, bumi dan seisi alam ini akan menjadi shahabat baginya, yang akan melimpahkan berkah-berkah dari Allah ta`ala dan mencurahkan kemakmuran dari segala arah bagi penduduk negeri itu. Sebuah kemakmuran yang hakiki, kemakmuran yang akan semakin mendekatkan ia kepada Allah Ta`ala. Wallahu A`lamu Bish Shawaab

Sumber : https://aziritt.net/

Usman

    Comments are closed.