Pengertian Efektivitas dan Sumbernya

Ukuran Efektivitas

Pengertian Efektivitas dan Sumbernya

Ukuran Efektivitas

Efektivitas merupakan suatu ukuran yang memberikan gambaran seberapa jauh target dapat dicapai. Pengertian efektivitas ini lebih berorientasi kepada keluaran sedangkan masalah penggunaan masukan kurang menjadi perhatian utama. Apabila efisiensi dikaitkan dengan efektivitas maka walaupun terjadi peningkatan efektivitas belum tentu efisiensi meningkat”. (Sedarmayanti, 2009: 59).

  1. Menurut Supriyono (2000: 29), efektivitas merupakan hubungan antara keluaran suatu pusat tanggung jawab dengan sasaran yang mesti dicapai, semakin besar kontribusi daripada keluaran yang dihasilkan terhadap nilai pencapaian sasaran tersebut, maka dapat dikatakan efektif pula unit tersebut.
  2. Menurut Yamit dalam bukunya Manajemen Produksi dan Operasi, efektivitas merupakan suatu ukuran yang memberikan gambaran seberapa jauh tujuan tercapai, baik secara kualitas maupun waktu, orientasinya pada keluaran yang dihasilkan” (Yamit, 2003:14).
  3. “Efektivitas artinya informasi harus sesuai dengan kebutuhan pemakai dalam mendukung suatu proses bisnis, termasuk di dalamnya informasi tersebut harus disajikan dalam waktu yang tepat, format yang tepat sehingga dapat dipahami, konsisten dengan format sebelumnya, isinya sesuai dengan kebutuhan saat ini dan lengkap atau sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan” (Mc Leod dalam Susanto, 2007:41).

Artikel terkait :

Definisi Ukuran Efektivitas Dan Penjabarannya

Ukuran Efektivitas

Definisi Ukuran Efektivitas Dan Penjabarannya

Ukuran Efektivitas

Definisi Efektivitas

Efektivitas juga merupakan pengukuran dalam arti tercapainya sasaran atau tujuan yang telah ditentukan sebelumnya merupakan sebuah pengukuran dimana suatu target telah tercapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Adapun ukuran efektivitas untuk suatu organisasi atau lembaga dapat dilihat dari beberapa kriteria berikut ini :

  1. Input
  2. Proses produksi
  3. Hasil (output)
  4. Produktivitas

(Sedarmayanti, 2009:60).

Input 

Input adalah segala sesuatu yang masuk kedalam sistem (Susanto, 2007). Input dapat diartikan sebagai dasar dari sesuatu yang akan diwujudkan atau dilaksanakan berdasarkan apa yang direncanakan yang berpengaruh pada hasil. Input yang ada dapat dilihat dari fasilitas fisik (sarana dan prasarana) yang dibutuhkan oleh instansi terkait seperti ruang server, material (bahan baku) berupa data-data yang diperlukan yang nantinya akan diolah menjadi sebuah informasi. Modal adalah faktor yang penting sebab tanpa modal sebuah program tidak akan terlaksana dengan baik. peralatan dinilai sangat penting karena untuk memenuhi kebutuhan instansi terutama dalam memberikan informasi pelayanan perijinan.

Proses produksi dapat dilihat dari adanya komunikasi sebagai suatu proses yang memfokuskan pada interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Pengambilan keputusan merupakan salah satu proses produksi dalam memberikan informasi. Pengambilan keputusan merupakan pemilihan sasaran yang tepat dan mengidentifikasikan cara untuk mencapai tujuan.

Hasil (output) 

Hasil (output) adalah komponen sistem yang berupa berbagai macam bentuk keluaran yang dihasilkan oleh komponen pengolahan. Hasil berupa kuantitas atau bentuk fisik dari kerja kelompok atau organisasi. Hasil yang dimaksud dapat dilihat dari perbandingan antara masukan (input) dan keluaran (output), hasil dapat dilihat dari produk yang dihasilkan dan jasa yang dihasilkan berupa pelayanan prima yang diberikan oleh instansi terkait.

Produktivitas adalah suatu ukuran atas penggunaan sumber daya dalam suatu organisasi yang biasanya dinyatakan sebagai rasio dari keluaran yang dicapai dengan sumber daya yang digunakan (dalam Sedarmayanti, 2009: 58). Produktivitas dapat dilihat dari pendidikan dianggap penting karena untuk membentuk dan mengembangkan sumber daya manusia dalam hal ini diperlukan suatu motivasi sebagai pendorong aktivitas untuk mencapai kebutuhan masyarakat dan dibutuhkan teknologi dan sarana produksi yang tepat dan maju sehingga dapat meningkatkan produktivitas.

Menurut Sharma (Tangkilisan, 2005: 64) memberikan kriteria atau ukuran efektivitas organisasi yang menyangkut faktor internal organisasi dan faktor eksternal organisasi antara lain:

  1. Produktivitas organisasi atau output.
  2. Efektivitas organisasi dalam bentuk keberhasilannya menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di dalam dan di luar organisasi.
  3. Tidak adanya ketegangan di dalam organisasi atau hambatan-hambatan konflik diantara bagian-bagian organisasi

Cara terbaik didalam meneliti efektivitas ini ialah dengan cara memperhatikan secara serempak atau bersamaan tiga buah konsep yang saling berhubungan, diantaranya adalah : (1). Paham mengenai optimisme tujuan, (2). Persfektif sistematika, dan (3). Tekanan pada sistem perilaku manusia dalam susunan organisasi.

Sumber  : https://ngelag.com/

Pengertian Pemimpin dan Ciri-cirinya

Pengertian Pemimpin dan Ciri-cirinya

Pengertian Pemimpin dan Ciri-cirinya

Pengertian Pemimpin dan Ciri-cirinya

 

Seorang pemimpinlah

Seorang pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan suatu pekerjaan, merupakan suatu ungkapan yang mendudukan posisi pemimpin dalam suatu organisasi pada posisi yang terpenting dan akan selalu mempertanggung jawabkan kepemimpinannya (Miftah Thoha, 2003:1)

Menurut Siagian

Menurut Siagian (2003:32) dalam buku filsafat administrasi edisi revisi cetakan ke-18, tugas terpenting dan terutama dari seorang pemimpin ialah untuk memimpin orang, memimpin pelaksanaan pekerjaan, dan memanfaatkan sumber-sumber materil secara maksimal.Untuk melaksanakan tugas itu dengan baik, seorang pemimpin harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Memiliki kondisi fisik yang sehat sesuai dengan tugasnya. Tugas kepemimpinan tertentu menuntut sifat kesehatan tertentu pula.
  2. Berpengalaman luas. Berpengalaman luas tidak selalu dapat diidentikkan dengan berpendidikan tinggi. Ada sekelompok orang yang yang meskipun pendidikan tinggi, pandangannya masih sempit, yaitu terbatas kepada bidang keahliannya saja. Sebaliknya orang yang tidak berpendidikan tinggi, akan tetapi karena pengalamannya dan kemauan keras untuk self development memiliki pengetahuan yang luas tentang banyak hal.
  3. Mempunyai keyakinan bahwa organisasi akan berhasil mencapai tujuan yang telah ditentukan melalui dan berkat kepemimpinannya.
  4. Mengetahui dengan jelas sifat hakiki dan kompleksitas dari tujuan yang hendak dicapai.
  5. Memiliki stamina (daya kerja) dan antusiasme yang besar.
  6. Gemar dan cepat mengambil kesimpulan.
  7. Objektif dalam arti dapat menguasai emosi dan lebih banyak mempergunakan rasio.
  8. Adil dalam memperlakukan bawahan.
  9. Menguasai prinsip-prinsip human relations. Seorang pemimpin yang baik harus dapat memusatkan perhatian, tindakan, dan kebijaksanaannya, kepada pembinaan teamworkyang intim dan harmonis. Hal ini berarti kemampuan utnuk membedakan manusia dengan alat-alat produksi lainnya.
  10. Menguasai teknik-teknik berkomunikasi
  11. Dapat dan mampu bertindak sebagai penasihat, guru, dan kepala terhadap bawahannya tergantung atas situasi dan masalah yang dihadapi.
  12. Mempunyai gambaran yang menyeluruh tentang semua aspek kegiatan organisasi.

Harus ditambahkan bahwa tidak ada seorang manusia

Harus ditambahkan bahwa tidak ada seorang manusia pun yang serta-merta memiliki semua ciri-ciri tersebut di atas. Karena itu sangat penting bagi seorang pemimpin untuk menganalisis diri sendiri untuk melihat cir-ciri kepemimpinan apa yang telah dimilikinya dan ciri-ciri apa yang masih perlu dikembangkannya melalui pendidikan, baik pendidikan yang bersifat format maupun bersifat informal.

Sumber : https://www.ram.co.id/

Presiden Jokowi: Pendidikan Jangan Sampai Terhenti

Presiden Jokowi: Pendidikan Jangan Sampai Terhenti

Presiden Jokowi Pendidikan Jangan Sampai Terhenti

Jakarta, Kemendikbud — Presiden Joko Widodo mengunjungi Lembaga Pendidikan Islam

Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Masjid Raya Samalanga Kabupaten Bireun yang merupakan salah satu pesantren tertua di Kabupaten Bireun, Aceh, Jumat, (9/12/2016). Bangunan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aziziyah, Samalanga, roboh terkena dampak bencana gempa bumi. Presiden pun menginstruksikan agar proses pembangunan langsung dikerjakan, karena kegiatan belajar mengajar dan aktivitas pendidikan harus terus berjalan.

“Jangan sampai pendidikan ini berhenti. Harus tetap berjalan. Insya Allah besok sudah dikerjakan dari TNI pembersihannya. Setelah itu langsung dimulai oleh PU (Kementerian Pekerjaan Umum),” ujar Presiden Jokowi.

Bangunan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Aziziyah, Samalanga, s

angat diperlukan oleh sekitar 3.000-an mahasiswa dan santri dalam kegiatan belajar mengajar. Pengerjaan pembangunan kembali gedung tersebut rencananya akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sementara untuk proses pembersihan puing reruntuhan sendiri akan ditangani oleh TNI.

“Ini sudah kita lihat dan gedung Sekolah Tinggi Al-Aziziyah ini mulai besok akan segera dibersihkan dan akan dikerjakan oleh pemerintah. Setelah bersih langsung dibangun kembali,” tutur presiden.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, penanganan korban bencana gempa Aceh

saat ini terus berjalan dan dilakukan dengan baik. Terkait dengan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, ia mengatakan pemerintah akan menyiapkan tenda atau lokasi khusus bagi para murid dan guru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. (Desliana Maulipaksi/Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

 

Baca Juga :

 

 

 

Peduli Kebudayaan untuk Korban Gempa Aceh

Peduli Kebudayaan untuk Korban Gempa Aceh

Peduli Kebudayaan untuk Korban Gempa Aceh

Pidie Jaya, Kemendikbud — Akhir tahun 2016, Direktorat Jenderal Kebudayaan,

Kementerian Pendidikan Kebudayaan menggelar kegiatan Peduli Kebudayaan, yang ditutup dengan gerakan Kebudayaan Peduli. Kegiatan tersebut merupakan sebuah respons sosial atas bencana gempa bumi yang menimpa Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Ide awal gerakan sosial ini berawal dari ide para peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB Aceh) untuk berbuat sesuatu yang bisa meringankan anak-anak korban bencana gempa bumi di Aceh. Kemudian muncul ide untuk membuat kegiatan sejenis trauma healing atau pemulihan dari trauma.

Kegiatan yang awalnya hanya akan menggelar Bioskop Keliling dan Permainan Anak Tradisional,

bertambah dengan kegiatan Bantuan Sosial (pakaian sekolah, perlengkapan sekolah, kain sarung, mukena, sajadah, tenda, selimut, beras dan bahan makanan lainnya), kegiatan mendongeng, Hiem (bermain teka-teki), melukis bersama, dan acara kenduri Maulid Nabi. Ide awal yang sederhana itu kemudian berubah menjadi kegiatan sosial yang luar biasa.
Seorang seniman Aceh, Bang Jamal, diundang untuk menghibur anak-anak korban gempa dengan berdongeng. Lalu kegiatan Bantuan Sosial dilaksanakan di dua kampung yang paling parah terkena dampak gempa bumi, yakni Kampung Jiem-Jiem dan Kampung Cubo. Khusus kegiatan trauma healing, hanya diadakan di Kampung Jiem-Jiem karena anak-anak yang terkena dampak gempa lebih banyak terdapat di kampung ini.

Kemudian pada saat acara kenduri Maulid Nabi, Kemendikbud

bersama seluruh masyarakat Kampung Jiem-Jiem makan bersama hidangan gulai kari sapi dan kuah sapi yang merupakan masakan khas dari Pidie Jaya. Anak-anak dan para korban gempa Aceh lainnya tampak sangat senang dan menikmati hidangan yang tersedia, setelah selama dua minggu sebelumnya mereka hanya mengkonsumsi mie instan dan telur. Dalam acara itu, anak-anak juga menyenandungkan shalawat.

Untuk permainan anak tradisional, anak-anak tampak gembira bermain egrang. Rasa senang dan gembira, serta semangat yang dirasakan oleh anak-anak korban gempa tidak dapat disembunyikan. Semangat itu pula yang tertuang pada tema Kebudayaan Peduli yaitu: “Krue Seumangat, ta Jak Meu’en Jeut Seunang Hatee” yang artinya, Tetap Semangat, Ayo Bermain Biar Hati Senang. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://www.ayoksinau.com/

Irjen Kemendikbud: PNS dan Pejabat Publik Bisa Manfaatkan Amnesti Pajak

Irjen Kemendikbud: PNS dan Pejabat Publik Bisa Manfaatkan Amnesti Pajak

Irjen Kemendikbud PNS dan Pejabat Publik Bisa Manfaatkan Amnesti Pajak

Kemendikbud — Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Kemendikbud) Daryanto menyampaikan berkas amnesti pajak dirinya di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu), Kamis pagi, di Jakarta (29/12/2016). Dalam kesempatan itu ia juga mengajak para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pejabat publik untuk ikut serta dalam program amnesti pajak.

“Tax amnesty merupakan salah satu fasilitas yang bagus untuk kita semua dan tidak hanya swasta, tetapi juga PNS, termasuk pejabatnya,” kata Daryanto. Menurutnya, tax amnesty atau amnesti pajak adalah salah satu fasilitas yang bermanfaat bagi PNS dan pejabat pemerintah sebagai wajib pajak.

Ia berharap PNS dan pejabat yang masih perlu merapikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)

ataupun kebutuhan terkait pajak agar segera menyelesaikannya. Daryanto mengatakan, egiatan amnesti pajak merupakan waktu yang tepat untuk melaksanakannya.

Saat mendatangi Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu untuk mengikuti amnesti pajak, semua persyaratan telah dipenuhinya, dan berkasnya dinyatakan lengkap. Irjen Daryanto membayar sendiri uang tebusan amnesti pajak dengan menggunakan e-billing. Ia lalu menerima tanda terima keikutsertaan amnesti pajak.

“Saya sudah menyelesaikan laporannya di hari ini juga, saya berharap di lingkungan pemerintah, pegawai negeri sipil maupun pejabat yang perlu dan masih merapikan SPT, sekarang adalah saatnya untuk menyelesaikannya. Prosedurnya sangat mudah dan tidak ada kesulitan sedikitpun untuk melaporkan pajak kita melalui fasilitas tax amnesty ini,” ujarnya.

Direktur Penyuluhan dan Pelayanan (P2) Humas Ditjen Pajak Kemenkeu,

Hestu Yoga Saksama, menyampaikan bahwa amnesti pajak merupakan program yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh wajib pajak dari berbagai kalangan profesi, termasuk pejabat pemerintah. Hestu mengimbau kepada seluruh wajib pajak yang hingga saat ini masih memiliki urusan perpajakan yang belum diselesaikan, amnesti pajak merupakan solusi yang terbaik.

Ia pun menambahkan, 20 persen dana APBN yang sumber pendanaan terbesarnya dari pajak digunakan untuk pendidikan dan dinikmati stakeholder atau pemangku kepentingan di bidang pendidikan. “Jika kita membayar pajak, maka 20 persennya akan digunakan untuk pendidikan yang lebih baik bagi berjuta anak Indonesia, untuk masa depan Indonesia,” tuturnya. (Aji Shahwin)

 

Sumber :

https://www.dosenmatematika.co.id/

Demokrasi Langsung Utamakan Kepentingan Bangsa

Demokrasi Langsung Utamakan Kepentingan Bangsa

Demokrasi Langsung Utamakan Kepentingan Bangsa

Demokrasi Langsung Utamakan Kepentingan Bangsa

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Ahmad Basarah, mengatakan, demokrasi langsung di Indonesia semestinya tetap mengedepankan hikmat dan kebijaksanaan, serta mengutamakan kepentingan bangsa.

“Demokrasi langsung sekarang ini, sarana memilih calon pemimpin bangsa baik eksekutif maupun legislatif. Pelaksanaannya harus tetap dibimbing perasaan hikmat dan kebijaksanaan. Kepentingan bangsa dan negara harus diutamakan di atas kepentingan golongan dan kelompok,” kata Basarah saat memberikan ceramah kebangsaan di Kantor DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Ketua Umum (Ketum) Persatuan Alumni GMNI ini menambahkan, demokrasi langsung Pemilu 2019, ternyata merobek eksistensi dan falsafah dasar negara. “Demokrasi kita dipimpin oleh amarah, emosi, fitnah, hoaks, adu domba dan lain sebagainya,” tukas Basarah.

Basarah menuturkan

Situasi kebangsaan seperti sekarang, pernah terjadi tatkala awal Sukarno memimpin Indonesia. Kala itu, tokoh-tokoh bangsa saling berselisih paham. Akhirnya, lanjut Basarah, Sukarno mengundang Kiai Wahab Hasbullah untuk meminta nasihat. Kiai Wahab, mengusulkan Sukarno agar memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk mengundang tokoh-tokoh bangsa.

“Kiai Wahab usulkan istilah silaturahmi diganti dengan halal bi halal. Idul Fitri tahun 1948 untuk pertama kali pemerintahan RI selenggarakan tradisi umat Islam Indonesia yang tidak ada di Mesir, Pakistan, Yaman, yaitu peringatan Idul Fitri yang dibarengi halal bi halal,” ungkap Basarah.

Tujuan halal bi halal saat itu, masih kata Basarah, supaya para pemimpin bangsa bertemu. Mereka yang berselisih paham karena politik, ideologi, mengesampingkan perbedaan.

Kita harap Idul Fitri nanti

Para pemimpin bangsa yang sekarang belum bertemu, bisa bertemu untuk saling memaafkan. Kita ingin pemimpin bangsa menjadi perekat, bukan provokator,” tegas Basarah.

Pada kesempatan itu, Basarah mengajak seluruh pihak untuk menjaga warisan pendiri bangsa. “Nikmat Allah apalagi yang tidak kita syukuri. Kita hidup di negara Indonesia yang 5.000 kilometer persegi luasnya. Penduduknya 260 juta. Ada 773 bahasa. Semua bisa disatukan dalam Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Sumber:  https://pelajaranips.co.id/

Pengertian dan Fungsi Eritrosit

Pengertian dan Fungsi Eritrosit

Pengertian dan Fungsi Eritrosit

Pengertian dan Fungsi Eritrosit

Eritrosit

adalah komponen penting dan terbesar di dalam darah yang menempati 45 – 60% dari seluruh total volume darah. Eritrosit terbentuk di sumsum merah tulang, proses pembentukan eritrosit disebut eritropoiesis. Pembentukan eritrosit diatur oleh suatu hormon glikoprotein yang disebut eritropoietin. Setiap 1 mm kubik darah pria mengandung 5 juta sel dan darah wanita sebanyak 4 juta sel. Eritrosit berbentuk cakram bikonkaf, tidak berinti, diameter 8 mikron, volume rata-rata 83 mikrokubik, tidak bergerak bebas, dan tidak dapat menembus dinding kapiler serta umur eritrosit kira-kira 120 hari. Di dalam eritrosit terdapat hemoglobin darah, setiap eritrosit mengandung 250 juta molekul hemoglobin.

Fungsi utama eritrosit

adalah untuk mengangkut oksigen ke sel-sel seluruh tubuh dan membawa karbondioksida ke paru-paru. Selain itu, eritrosit juga berfungsi untuk mengangkut sari makanan dan proses metabolisme tubuh.


Sumber:

https://www.gurupendidikan.co.id/

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah (transportasi) pada manusia tersusun atas tiga bagian utama, yaitu jantung, pembuluh darah, dan darah itu sendiri. Peredaran darah dalam tubuh manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup karena darah mengalir dalam suatu pembuluh. Dalam satu peredaran darah lengkap, darah mengalir melalui jantung sebanyak dua kali. Sistem peredaran darah pada manusia disebut juga sistem peredaran darah ganda karena meliputi peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Jadi, dalam satu kali peredaran darah lengkap, darah mengalir melalui jantung sebanyak dua kali.

Peredaran Darah Kecil

Darah yang mengalir dari bilik kanan Jantung akan menuju paru-paru melalui arteri pulmonalis dan kemudian kembali lagi ke serambi kiri jantung. Ketika darah berada di paru-paru, darah melepaskan CO2 dan mengambil O2. Darah yang kaya O2 ini akan dibawa menuju serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis

Peredaran Darah Besar

Darah yang mengalir dari bulik kiri jantung akan menuju ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. Darah kemudian akan kembali ke jantung. Ketika darah beredar di sel-sel tubuh, darah akan melepaskan O2 yang dibutuhkan untuk proses oksidasi biologi dan mengambil CO2 sebagai sisa oksidasi yang terjadi di sel-sel tubuh tersebut. Darah yang kaya CO2 ini akan dibawa menuju jantung melalui pembuluh balik besar.

Sekilas Tentang Telematika

Sekilas Tentang Telematika

Sekilas Tentang Telematika

Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978

oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika.

Telekomunikasi sendiri mempunyai pengertian

sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika (Inggris: Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

 

Jadi pengertian Telematika sendiri

lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data.
Berbeda dengan banyak pemikiran dari masyarakat umum, saat ini telematika hanya terpaku pada  masalah kejahatan internet dan keaslian dokumen melalui analisa metadata yang digembar-gemborkan belakangan ini oleh Roy suryo.  Telematika yang dikenal oleh praktisi IT tidak hanya sebatas itu, melainkan mencakup integrasi antara telekomunikasi dan informatika seperti yang telah disebutkan sebelumnya pada pengertian telematika diatas.

Telematika saat ini sudah banyak digunakan baik di kalangan akademisi maupun di pemerintahan. Contoh telematika antara lain adalah E-government, E-commerce, E-learning dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan internet yang kita gunakan adalah salah satu implementasi dari telematika.

 

Istilah telematika juga sering digunakan pada beberapa bidang antara lain:

  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Bercermin dari pemanfaatan telematika saat ini, diharapkan implementasi dari telematika di masa mendatang dapat lebih mempermudah pekerjaan manusia.

Sumber : https://pengajar.co.id/