Perbedaan Temporer

Perbedaan Temporer

Perbedaan Temporer 

Perbedaan Temporer

Perbedaan Temporer

Perbedaan temporer disebabkan oleh adanya perbedaan waktu dan metode pengakuan pendapatan dan beban antara Standar Akuntansi dan Peraturan Perpajakan. Menurut PSAK 46 (2002:3) definisi perbedaan temporer adalah perbedaan antara jumlah tercatat aktiva atau kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya (DPP).
Perbedaan temporer dapat berupa:
a. Perbedaan temporer kena pajak adalah perbedaan temporer yang menimbulkan suatu jumlah kena pajak dalam penghitungan laba fiskal periode mendatang pada saat nilai tercatat aktiva dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tersebut dilunasi.
b. Perbedaan temporer yang boleh dikurangkan adalah perbedaan temporer yang menimbulkan suatu jumlah yang boleh dikurangkan dalam penghitungan laba fiskal periode mendatang  pada saat nilai tercatat aktiva dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tersebut dilunasi.
Perbedaan temporer kena pajak akan mengakibatkan timbulnya kewajiban pajak tangguhan pada periode terjadinya beda temporer, karena terdapat kewajiban pajak penghasilan pada periode mendatang. Sedangkan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan akan mengakibatkan timbulnya aktiva pajak tangguhan, karena manfaat ekonomi yang akan diperoleh wajib pajak dalam bentuk pengurangan terhadap laba fiskal pada masa mendatang.
Contoh Beda Temporer :
• Beban penyusutan karena perbedaan metode penyusutan.
• Penilaian Persediaan
• Penyisihan Kerugian Piutang, kecuali untuk Bank dan Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi, Cadangan Untuk Usaha Asuransi, Cadangan pembangunan sarana/prasarana untuk yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan; serta Cadangan Biaya Reklamasi untuk Usaha Pertambangan
• Laba Rugi selisih Kurs
• Laba Rugi atas Penilaian Efek
• Laba Rugi atas Penyertaan Saham

 

Baca Juga :

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

Masalah pokok dalam Akuntansi sama dengan Pajak Penghasilan yaitu menentukan pendapatan (penghasilan) dan beban (biaya) untuk tahun buku yang bersangkutan. Laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan komersil, masing-masing menggunakan pedoman yang berbeda. Sehingga, beban Pajak tangguhan disebabkan adanya aturan yang berbeda dalam penyusunan laporan keuangan.
Perbedaan dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
1. Beda Tetap 
Beda tetap disebabkan oleh adanya perbedaan pengakuan pendapatan dan beban antara Standar Akuntansi dan Peraturan Perpajakan yang bersifat permanen. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan besarnya laba bersih sebelum pajak dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak.
a. Beda Tetap Penghasilan
Peraturan perpajakan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 tahun 2008 PPh  pasal 4 (3) menyebutkan terdapat penghasilan yang bukan merupakan objek PPh sehingga tidak dapat dimasukkan sebagai Penghasilan dalam Laporan keuangan fiskal. Penghasilan yang dikecualikan sebagai objek pajak diantaranya adalah :
a) Penghasilan yang bukan objek PPh
• Dividen yang diterima oleh PT sebagai WP DN, BUMN, BUMD serta Koperasi, dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan/berkedudukan di Indonesia dengan syarat tertentu
• Penggantian/imbalan dalam bentuk natura
• Hibah, bantuan, sumbangan
• Iuran dan penghasilan tertentu dari dana pension
• Bunga obligasi dari reksadana
• Penghasilan lain yang termasuk kelompok bukan objek pajak sesuai UU PPh pasal 4 ayat (3)
b) Penghasilan yang dikenakan PPh final
• Bunga deposito/tabungan dan diskonto SBI
• Penghasilan obligasi yang tercatat pada bursa efek
• Penjualan saham di bursa efek
• Imbalan jasa kontruksi
• Persewaan tanah dan bangunan
• Pengalihan hak atas tanah /bangunan oleh yayasan/organisasi sejenis
• Hadiah undian, dan lain-lain

b. Beda Tetap Biaya
Pengeluaran yang menurut  SAK merupakan beban tetapi menurut undang-undang PPh Pasal 9 ayat (1) tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto diantaranya adalah :
a) Pembagian  laba dengan  nama dan dalam bentuk apapun seperti dividen, termasuk dividen yang dibayarkan oleh Perusahaan asuransi kepada pemegang polis, dan pembagian sisa hasil usaha koperasi.
b) Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan Pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota.
c) Penggantian/imbalan sehubungan dengan pekerjaan/jasa yang diberikan dalam bentuk natura/kenikmatan, kecuali penyediaan makanan dan minuman untuk seluruh pegawai dan kenikmatan di daerah tertentu dan yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan oleh menteri keuangan.
d) Bantuan/sumbangan
e) Sanksi administrasi perpajakan
f) Kerugian usaha dari luar negeri
g) Rugi karena penjualan/pengalihan aktiva dan/atau hak yang dimiliki yang tidak dipergunakan dalam kegiatan usaha dalam rangka mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan.
h) Biaya/pengurang lain yang tidak diperbolehkan menurut fiskal sesuai dengan UU PPh pasal 9 ayat (1)

c. Beda Tetap Yang Disebabkan Tidak Dipenuhi Syarat-Syarat Khusus
a) Biaya Perjalanan
Biaya perjalanan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya perjalanan pegawai perusahaan untuk kepentingan perusahaan yang dilengkapi dengan bukti-bukti sah, misal : surat tugas, tiket, kuitansi hotel atau bukti pembayaran ke biro perjalanan.
b) Biaya Promosi
Biaya promosi yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya promosi yang didukung bukti pemasangan/pemuatan iklan, pembuatan barang-barang promosi dll. Biaya promosi harus dibedakan dengan sumbangan.
c) Biaya Entertainment
Biaya entertainment yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya entertainment yang benar-benar dikeluarkan (formal) ada hubungannya dengan kegiatan usaha wajib pajak dan dibuatkan daftar nominatif (dilampirkan di SPT Tahunan PPh).
d) Biaya Penelitian Dan Pengembangan
Biaya penelitian dan pengembangan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah hanya biaya penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia.
e) Kerugian Piutang
Selain Bank dan SGU, Piutang yang dapat dihapuskan adalah piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih dan dibuatkan daftar nominatif (dilampirkan di SPT Tahunan PPh)

 

Sumber : https://ekonomija.org/

Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi Fiskal

REKONSILIASI LABA KOMERSIAL DENGAN LABA FISKAL
Rekonsiliasi fiskal dilakukan oleh WP karena terdapat perbedaan perhitungan, khususnya laba menurut akuntansi dengan laba menurut perpajakan. Laporan keuangan komersial atau bisnis ditujukan untuk menilai kinerja ekonomi dan keadaan finansial dari sektor swasta, sedangkan laporan keuangan fiskal lebih ditujukan untuk menghitung pajak.
Untuk kepentingan komersial atau bisnis, laporan keuangan disusun berdasarkan SAK, sedangkan untuk kepentingan fiskal, laporan keuangan disusun berdasarkan peraturan perpajakan. Perbedaan kedua dasar penyusunan laporan keuangan tersebut mengakibatkan perbedaan perhitungan laba (rugi) suatu entitas.
Jika satu entitas (WP) harus menyusun 2 laporan keuangan yang berbeda maka disamping terdapat pemborosan waktu, tenaga, uang juga akan terjadi tidak tercapainya tujuan menghindari manipulasi pajak. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan rekonsiliasi fiskal untuk menyesuaikan saldo dalam laporan laba rugi komersial dengan mengoreksi perbedaan perhitungan dengan peraturan perpajakan, sehingga pajak yang terutang dapat dihitunga dan dilaporkan sesuai ketentuan perpajakan.

Perbedaan antara akuntansi komersial dan peraturan perpajakan akan menyebabkan koreksi positif dan koreksi negatif. Koreksi positif akan menyebabkan laba kena pajak akan bertambah, sedangkan Koreksi negatif akan menyebabkan laba kena pajak berkurang.

Format Rekonsiliasi Fiskal
Laba menurut Laporan Keuangan Komersial                                                       xxx
Ditambah Koreksi Positif :
– Pengeluaran yang tidak dapat dikurangkan                                   xxx
– Pengeluaran berkaitan penghasilan bukan objek pajak           xxx
– Pengeluaran berkaitan penghasilan objek pajak final                   xxx
– Beda Perhitungan akuntansi komersial dgn peraturan pajak   xxx
Jumlah Koreksi Positif                                                                                    xxx
Dikurangi Koreksi Negatif :
– Penghasilan bukan objek pajak                                                   xxx
– Penghasilan yang merupakan objek pajak final                           xxx
– Beda Perhitungan akuntansi komersial dgn peraturan pajak   xxx
Jumlah Koreksi Negatif                                                                            xxx
Laba/Rugi Fiskal                                                                                             xxx
Kompensasi Kerugian                                                                                     xxx
Penghasilan Kena Pajak                                                                                        xxx
PPh Terutang                                                                                                            xxx
Laba Setelah Pajak                                                                                                 xxx

 

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Norma memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya perilaku dan tindakan kita.
 
Macam Norma :
a. Norma Khusus
b. Norma Umum
– Norma Sopan santun
– Norma Hukum
– Norma Moral
 
Norma-norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain.
 
Norma-norma Umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal.
 
Norma Sopan santun / Norma Etiket adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari.
Etika tidak sama dengan Etiket. Etiket hanya menyangkut perilaku
lahiriah yang menyangkut sopan santun atau tata krama
 
Norma Hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Norma Moral, yaitu aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia.
Norma moral ini menyangkut aturan tentang baik buruknya, adil tidaknya tindakan dan perilaku manusia sejauh ia dilihat sebagai manusia.
Ada beberapa ciri utama yang membedakan norma moral dari norma umum lainnya ( kendati dalam kaitan dengan norma hukum ciri-ciri ini bisa tumpang tindih) :
  1. Kaidah moral berkaitan dengan hal-hal yang mempunyai atau yang dianggap mempunyai konsekuensi yang serius bagi kesejahteraan, kebaikan dan kehidupan manusia, baik sebagai pribadi maupun sebagai kelompok.
  1. Norma moral tidak ditetapkan dan/atau diubah oleh keputusan penguasa tertentu. Norma moral dan juga norma hukum merupakan ekspresi, cermin dan harapan masyarakat mengenai apa yang baik dan apa yang buruk. Berbeda dengan norma hukum, norma moral tidak dikodifikasikan, tidak ditetapkan atau diubah oleh pemerintah. Ia lebih merupakan hukum tak tertulis dalam hati setiap anggota masyarakat, yang karena itu mengikat semua anggota dari dalam dirinya sendiri.
  2. Norma moral selalu menyangkut sebuah perasaan khusus tertentu, yang oleh beberapa filsuf moral disebut sebagai perasaan moral (moral sense).

Baca Juga :

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Etika berasal dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat. Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain.
 
Moralitas berasal dari kata Latin Mos (jamak – Mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan.
Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana laiknya sebuah kebiasaan.
Etika sebagai filsafat moral tidak langsung memberi perintah konkret sebagai pegangan siap pakai.
Etika dapat dirumuskan sebagai refleksi kritis dan rasional mengenai :
  1. Nilai dan norma yang menyangkut bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia
  2. Masalah kehidupan manusia dengan mendasarkan diri pada nilai dan norma moral yang umum diterima
Etika sebagai sebuah ilmu yang terutama menitikberatkan refleksi kritis dan rasional,
  1. Mempersoalkan apakah nilai dan norma moral tertentu memang harus dilaksanakan dalam situasi konkret terutama yang dihadapi seseorang, atau
  2. Etika mempersoalkan apakah suatu tindakan yang kelihatan bertentangan dengan nilai dan norma moral tertentu harus dianggap sebagai tindakan yang tidak etis dan karena itu dikutuk atau justru sebaliknya
  3. Apakah dalam situasi konkret yang saya hadapi saya memang harus bertindak sesuai dengan norma yang ada dalam masyarakatku ataukah justru sebaliknya saya dapat dibenarkan untuk bertindak sebaliknya yang bahkan melawan nilai dan norma moral tertentu.
Etika sebagai Ilmu menuntut orang untuk berperilaku moral secara kritis dan rasional.
Dengan menggunakan bahasa Nietzcshe, etika sebagai ilmu menghimbau orang untuk memiliki moralitas tuan dan bukan moralitas hamba
Dalam bahasa Kant, etika berusaha menggugah kesadaran manusia untuk bertindak secara otonom dan bukan secara heteronom. Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas tetapi dapat dipertanggungjawabkan.

Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :
– Hanya terdapat satu penjual atau produsen
– Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
– Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
– Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
– Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
– Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Terjadinya Pasar Monopoli
  • Modalnya besar
  • Memiliki keahlian tertentu
  • Adanya pasar yg terbatas

Kebaikannya:

1. Memiliki keuntungan  lebih

2. Dpt menurunkan biaya produksi

3. Lebih efisien

4. Harganya lebih bersiang

Keburukannya:

1. Mencaiptakan ketidakadilan

2. Adanya unsur eksploitas faktor2 terhadap  produksi

3. Boros dlm sumber daya ekonomi

Tambahan :
– Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
– Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/

Gelombang Elektromagnetik untuk Testing

Gelombang Elektromagnetik untuk Testing

Gelombang Elektromagnetik untuk Testing

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas mengenai dasar gelombang elektromagnetik maupun pemanfaatan gelombang elektromagnetik untuk pemanasan. Pada tulisan ini akan dibahas mengenai manfaat elektromagnetik khususnya untuk bidang pengukuran. Peranan gelombang elektromagnetik terhadap kehidupan sehari-hari memang sangat vital. Kontribusi besar dimulai dari Maxwell yang menjelaskan tentang kaitan antara listrik dan magnetik yang kemudian terkenal dengan 4 rumusan yang menjadi dasar bidang elektromagnetik. Fenomena ynag dijelaskan secara teoritis oleh Maxwell tersebut kemudian dibuktikan dengan eksperimen oleh Herzt. Sejak saat itu perkembangan studi elektromagnetik berkembang pesat dan mulai diaplikasikan dalam berbagai bidang. Penggunaan elektromagnetik untuk material testing menjadi salah satu bidang yang menjadi fokus penelitian elektromagnetik-

Elektromagnetik untuk testing berprinsip pada respon material terhadap gelombang elektromagnetik ataupun induksi magnetik. Perilaku gelombang elektromagnetik pada material diobservasi dan dimanfaatkan untuk mengetahui karakteristik suatu material atau untuk pendeteksian diskontinuitas pada material. Metode yang terkenal untuk melakukan elektromagnetik testing adalah Eddy Current Testing. Seringkali orang mengira bahwa electromagneting testing hanyalah Eddy Current Testing, padahal masih ada beberapa method seperti Alternating Current Field Measurement ataupun remote field testing. Prinsip dari ECT adalah jika ada kumparan beraliran listrik dan didekatkan dnegan material maka akan terjadi perubahan impedans pada kumparan tersebut karena medan magnet yang timbul pada kumparan yg berarus listrik tersebut akan menginduksi arus eddy pada material yang ditest. Jadi pengukuran material dengan teknik ini berdasarkan pada pengukuran impedance tranduser arus eddy. Apabila ada suatu diskontinuitas seperti retakan pada material maka akan mengakibatkan perubahan pada impedans kumparan tersebut. Seringkali perubahan impedans ini terlalu kecil sehingga memerlukan tambahan rangkaian untuk mendeteksi perubahannya.

Elektromagnetik testing sering dimanfaatkan untuk mendeteksi adanya retakan pada benda metalik ataupun adanya karat pada logam tersebut. Umumnya digunakan untuk bahan yang nonferromagnetik karena berkaitan dengan kedalaman penetrasi elektromagnetik pada material tersebut. Perkembangan terbaru, material ferromagnetik juag mulai dikaji electrik dan magnetik propertiesnya. Elektromagnetik testing juga dapat digunakan untuk menentukan ukuran retakan pada material misalakan pada pipa dan tabung baja ataupun logam. Pengecekan badan kapal adalah salah satu aplikasi dari elektromagnetik testing.

Pemanfaatan yang sangat populer adalah untuk pengecekan aluminum alloy xang umum digunakan untuk bahan baku pesawat terbang. Proses pembuatan bahan ini harus dikontrol secara ketat berdasarkan komposisi dai campuran dan proses pemanasannya. karakteristik campuran yang berubah pada proses pemanasan tersebut dapat diamati dengan elektromagnetik testing. Deteksi kerusakan pada saat overhaul pesawat terbang juga dapat dilakukan. Selain itu pengukuran ketebalan bahan pelapis juga dapat ditentukan dengan elektromagnetik testing. Seiring dengan kemajuan teknologi, aplikasi elektromagnetik testing semakin luas penggunaannya. Semua test tersebut berdasarkan interaksi elektromagnetik pada material. Setiap material mempunyai karakteristik secara magnetik maupun electrik yang berbeda. Diskontinuitas material karena adanya campuran material, proses pencampuran dengan pemanasan yang tidak sempurna, retakan, korosi ataupun berbagai diskontinuitas lainnya menyebabkan perubahan pada parameter elektromagnetik yang digunakan untuk pengukuran. Hal ini yang mendasari ide penggunaan elektromagnetik testing untuk pengetesan berbagai material. Pada frekuensi tinggi khususnya gelombang mikro pengembangan aplikasi non destructive testing juga sangat pesat. Aplikasinya akan dijelaskan dalam tulisan selanjutnya.

Baca Juga :

Mengatasi Masalah Komputer Restart Sendiri

Mengatasi Masalah Komputer Restart Sendiri

Mengatasi Masalah Komputer Restart Sendiri

Mengatasi Masalah Komputer Restart Sendiri

Pengguna windows sering kali menemui masalah komputer restart sendiri berulangkali. Ada banyak penyebab komputer restart sendiri. Banyak sekali jawaban yang ada di berbagai forum maupun di website microsoft tentang penyebab dan solusinya sehingga membuat pengguna semakin bingung untuk mengatasi masalah tersebut. Sebenarnya kalo komputer restart sendiri dalam frekuensi yang tidak sering adalah suatu hal yang wajar karena pada windows XP, windows 7 maupun windows vista hal ini merupakan antisipasi untuk mencegah kerusakan pada hardware ataupun software yang terinstal. Setting autorestart pada windows XP dapat dilihat pada system properties yang dapat diakses dengan klik start kemudian klik kanan my computer dan klik pada advance trus system startup and recovery. Hardware yang terlalu panas bisa membuat komputer restart tiba-tiba. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi komputer tersebut.

Jika terjadi kegagalan sistem (system failure) maka system akan melakukan restart, apabila autorestart kita hilangkan maka akan kita dapatkan layar biru pesan tanda sistem gagal BOSD (Blue Screen of Death) dan kita mendapatkan pesan errornya. Pada website microsoft tentang windows xp yang restart sendiri berikut hanya tertera bagaimana untuk menghilangkan setting autorestartnya saja. Solusi permasalahan tersebut tidak diberikan dalam tulisan tersebut. Mengenai sistem failure ini penyebabnya berbagai macam dan cukup sulit untuk menemukannya. Untuk melihat kemungkinan penyebabnya kita bisa melihat pada event viewer system. pada windows Xp cukup ketik eventvwr pada Start>Run maka akan muncul window event viewer. Disitu kita bisa liat apa yang menyebabkan restart dengan melihat file file yang ada. Pada komputer saya pada event viewer dapat ditemukan peringatan “The computer has rebooted from a bugcheck. The bugcheck was: 0x0000008E bla bla”. Untuk mengecek arti bugchek code dapat diliat disini.

Pada masing masing kode ada keterangan penyebab dari error tersebut. Sayangnya pada komputer saya restart tersebut disebabkan oleh bugcheck code yang berbeda-beda. Jika terjadi seperti ini maka perlu sabar untuk troubleshooting satu persatu hardware dan software yang terinstal. Untuk software atau kerusakan pada driver pastikan software atau driver terakhir yang terinstal yang kemungkinan menyebabkan error ini. Untuk melihat recordnya kita bisa lihat di accesoris.system tool>system restore dan melihat tanggal-tanggal windows melakukan backup. Liat perubahan yang tercatat disitu. Jika ada perubahan pada driver atau terinstalnya software baru, coba untuk merestore setting sebelum driver tersebut berubah dan menguninstal software terbaru yang mungkin menimbulkan crash. Crash juga sering ditimbulkan oleh adanya virus, maka jangan lupa untuk melakukan full scan dengan antivirus yang terupdate. Melepas hardisk dan menscan dengan komputer lain bisa dilakukan kalau antivirus pada komputer tersebut sudah terinfeksi virus yang menyerang. Jika hal ini tidak menolong maka lakukan beberapa hal dibawah ini:
1. Lepas RAM dan video card kemudian bersihkan kaki kakinya dan pasang lagi.
2. Jika masalah masih tetap terjadi coba liat display adapternya dan install driver terbaru dari video card tersebut.
3. Jika hal ini tidak berhasil maka coba lepas salah satu RAM, atau ganti ram dengan ram komputer lain jika ada begitu juga dengan display adapater.
4. Untuk memastikan RAM tidak bermasalah bisa juga menggunakan memory test yang softwarenya bisa di download di link berikut. Software tersebut harus di burn ke CD dan dipakai untuk booting dan mengecek error pada RAM.
5. Check juga error pada harddisk dengan melakukan scan disk for error dengan perintah chkdsk /f/r pada Run.
6. Pastikan konektor ke display adapter dari monitor dan kabel-kabel lainnya tertancap dengan benar
7. Jika semua hardware tersebut tidak ada masalah maka coba untuk merepair instalasi windows dan jangan lupa data diback up dahulu.
8. Pilihan terakhir adalah memformat ulang hardisk dan instal ulang windows.
9. Jika hal ini tidak juga mengatasi masalah maka kemungkinan ada problem pada motherboard.

Kegagalan sistem baik karena hardware maupun software sangat sering terjadi. Jadi sebaiknya melakukan back data secara berkala. kalau tidak mau troubleshooting software maka dengan mudah dapat dilakukan instal ulang. Jika masalah bukan pada sistem operasi maka untuk hardware harus dicek satu persatu.

Sumber : https://multi-part.co.id/

Asus Singgung Batalnya ROG Phone 2018 dan Xiaomi Black Shark

Asus Singgung Batalnya ROG Phone 2018 dan Xiaomi Black Shark

Asus Singgung Batalnya ROG Phone 2018 dan Xiaomi Black Shark

– Asus akhirnya menjual resmi ponsel seri ROG, ROG Phone 2 di Indonesia.

Peluncuran menjadi pemuas dahaga bagi masyarakat Indonesia yang menanti peluncuran sejak ROG Phone yang dilluncurkan sejak Desember lalu.

Meski diluncurkan sejak Desember lalu, ROG Phone tak pernah dijual resmi di Indonesia. Product Marketing Manager Asus Indonesia, Davina Larissa mengatakan saat itu, produk ROG Phone terkendala masalah stok unit di Indonesia.

Davina mengklaim permintaan ROG Phone di Indonesia sangat besar sampai Asus

tidak mampu memenuhi kuantitas permintaan di Indonesia. Oleh karena itu, daripada ponsel menjadi gaib dan malah mencoreng nama baik Asus, ROG Phone diputuskan tidak dijual di Indonesia.

“Jadi kami itu tidak masuk karena stok kami kurang untuk memenuhi permintaan di pasar indonesia. kita lihat permintaan banyak dan stok tidak cukup, dan kami katakan tidak masuk ke Indonesia,” kata Davina usai peluncuran ROG Phone 2 di Jakarta Barat, Kamis (5/12).

Davina mengatakan tahun ini, Asus mantap memutuskan untuk menjual ponsel ROG Phone 2 di Indonesia.

Penjualan perdana secra offline bahkan dilakukan langsung setelah acara peluncuran. Tempat penjualan berlokasi di tempat yang sama dengan acara peluncuran.

Lihat juga:Spesifikasi dan Harga Ponsel Gaming Asus ROG Phone 2

Davina mengatakan penjualan perdana tersebut sekaligus bukti bahwa stok ROG Phone 2 sudah cukup dan tidak akan gaib. Kekhwatiran ponsel gaib ini muncul karena harga ponsel ROG Phone sangat kompetitif dengan harga Rp8,5 juta dengan RAM 8GB+128GB.

“Kami belajar dari masalah stok tahun lalu, sekarang masalah sudah selesai. Dan kami yakinkan maka kami berani meluncurkan dan lakukan penjualan perdana langsung,” katanya.

Bahkan peluncuran Asus dihadiri langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih. Dalam acara peluncuran Jonney menjamin ketersediaan unit ponsel

 

Baca Juga :

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

LIPI Ungkap Ancaman Anak Ular Kobra Saat Musim Hujan

Warga dihebohkan dengan temuan 26 ekor anak ular kobra yang berkeliaran

di salah satu Perumahan di Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ahli Hepertologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy mengaku memasuki fase musim hujan, memang waktunya ular kobra lahir.

“Ular kobra menetas di awal musim hujan. Untuk kasus di Bogor, kebetulan dekat perumahan tersebut ada ular kobra yang berkembang biak,” kata Amir kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Menurut Amir, sekali bertelur, rata-rata kobra bisa menetaskan 20 ekor ular.

Biasanya ular kobra meletakkan telur-telurnya di lubang atau tempat lembab yang tersembunyi dari jangkauan manusia.

“Sukanya ular kobra di sarang yang basah atau lembab. Jadi dia lebih hangat. Biasanya di bawah sampah. Tiga (3) bulan biasanya sudah menetas,” kata Amir.

Lihat juga:Puluhan Anak Ular Kobra Berkeliaran di Bogor

Setelah menetas, anak ular kobra biasanya berpencar atau berpisah dengan induknya

. Sehingga, imbuh Amir, fenomena jumlah populasi yang meningkat dan penemuan ular kobra sampai masuk ke rumah warga di musim hujan adalah wajar.

Kendati demikian, Amir mengatakan dari puluhan ular yang lahir secara bersamaan itu belum tentu bisa bertahan hidup seluruhnya. Pasalnya, di awal musim hujan musuh atau mangsa ular kobra juga banyak, salah satunya burung.

Atas dasar itu, Amir menghimbau agar kondisi rumah selalu bersih dan jangan dibiarkan gelap saat musim hujan. Warga diminta untuk tidak membiarkan tumpukan barang atau sampah yang akan memberikan tempat lembab bagi ular kobra.

 

Sumber :

https://obatwasirambeien.id/candy-crush-soda-saga-apk/