Cara Merawat Kucing Persia

Cara Merawat Kucing Persia

Cara Merawat Kucing Persia

Cara Merawat Kucing Persia

1. Rekomendasikan lingkungan

Sebaiknya kenali dulu lingkungan baru bagi Anda jika Anda memiliki kucing Persia dewasa yang selalu agresif. Jangan buru-buru membawanya ke dalam kandang, untuk mengenali setiap sisi ruangan agar lebih mudah beradaptasi sehingga tidak mudah membuatnya stres. Anda bisa mengajak kucing berkeliling.

2. Berinteraksi

Tidak sulit bagi Anda untuk mencairkannya di lengan Anda seperti seorang pecinta kucing. Seperti kata pepatah, “tidak tahu, tidak suka”. Tentu saja, kucing Anda tidak merasa asing jika ia tidak mengenali Anda. Membawa dan membawa percakapan adalah salah satu interaksi dengan kucing Anda dari dekat.

3. Perlakukan dengan lembut

Meskipun kucing jinak, jangan menakuti kucing dewasa, tetapi pada dasarnya, jiwa yang dimiliki selalu menjadi jiwa binatang yang tidak cerdas seperti manusia. Karena alasan ini, Anda harus selalu waspada dalam menjaga stabilitas emosi kucing. Jangan memperlakukan kucing dengan kasar seperti menjerit atau memarahi.

4. Kepercayaan

membuat kucing lebih percaya diri dan tidak pernah membuatnya merasa tertekan. Karena nantinya Anda bisa menciptakan naluri yang baik pada kucing Anda sebagai pengasuh. Dengan demikian, kucing akan merasa bahwa Andalah yang membuatnya nyaman. Lakukan sentuhan seperti membelai bulunya dengan lembut.


Sumber:

https://kucingpersia.co.id/

Ciri-Ciri Kucing Akan Melahirkan

Ciri-Ciri Kucing Akan Melahirkan

Ciri-Ciri Kucing Akan Melahirkan

Ciri-Ciri Kucing Akan Melahirkan

1. Nafsu makan berkurang

Nafsu makan Anda akan berkurang dan tidak seperti biasanya. Memang, kucing sedang berkonsentrasi sehingga proses persalinannya lancar. Yang pasti, cari tahu mengapa nafsu makan hewan peliharaan Anda berkurang.

2. Terlihat mencari tempat

Biasanya sebelum 3 hari lahir, induk kucing akan bertingkah aneh dalam menjadikan dirinya tempat kelahiran. Seperti ingin masuk ke lemari atau apa pun yang bisa dia lakukan untuk menemukan tempat. Hal ini dilakukan agar melahirkan di area yang cukup nyaman dan hangat untuk kucing.

3. Mengeong terus-menerus

Ketika kucing melahirkan biasanya mengeong terus menerus tidak seperti biasanya. Ini tidak berarti bahwa kucing melihat roh atau mitos lain yang telah beredar, tetapi itu bisa menjadi tanda bahwa kucing akan melahirkan.

4. Yang paling sulit bergerak

Ciri-ciri kucing akan melahirkan, yaitu perut kucing akan membesar akibat kehamilan, yang akan membuatnya sulit bergerak. Bahkan kegiatan yang sulit dilakukan umumnya seperti menjilati tubuh Anda.

5. Hilangkan air sebagai kencing

Jika kelahiran sudah dekat, kucing akan mengeluarkan air yang mirip dengan urin, tetapi air adalah cairan ketuban yang keluar menjelang waktu kelahiran.

6. Air ketuban pecah

Karakteristik kucing yang akan melahirkan adalah melepaskan cairan ketuban pada kucing. Jika ini terjadi, pertanda bahwa Anda dapat menyiapkan kebutuhan dan alat tertentu yang dapat membantu pengiriman kucing.


Sumber:

https://kucingpersia.co.id/

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Sejarah

Banyak catatan  sejarah yang menunjukkan kucing dengan kaki pendek. Salah satunya pada tahun 1944, seorang dokter hewan bernama  H.E. Williams mendeskripsikan empat generasi kucing dengan kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Kucing-kucing tersebut hidup dengan sehat dan bergerak seperti musang. Sayangnya kucing-kucing ini menghilang pada perang dunia ke-II.

Sekitar tahun 1953 Max Von Egon Thiel, seorang berkebangsaan Jerman, melaporkan melihat  seekor kucing berkaki pendek di Stalingrad. Kemudian selama  bertahun-tahun tidak terdengar lagi perkembangan kucing-kucing berkaki pendek. Baru pada tahun 1983 terjadi perkembangan munchkin yang signifikan.

Pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana  yang bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing yang terjebak di bawah truk karena dikejar anjing. Kedua kucing tersebut sedang dalam keadaan hamil/bunting. Seekor kucing berwarna abu-abu sedang yang lainnya berwarna hitam. Kedua kucing tersebut diberi nama Blueberry dan Blackberry. Kedua kaki kucing tersebut berukuran pendek, tidak seperti kucing normal.

Beberapa anak Blackberry juga mempunyai kaki pendek seperti induknya. Salah satu anak tersebut dikirimkan ke seorang teman sandra bernama Kay LaFrance. Kemudian kucing tersebut diberi nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.

Kucing Munchkin yang terdaftar dewasa ini  sebagian besar merupakan keturunan Blackberry dan Toulouse.
Baru-baru ini munchkin mendapatkan status sebagai satu ras kucing baru dari TICA. Meskupun statusnya masih baru, kucing-kucing munchkin telah ada selama beberapa dekade.

Istilah munchkin sendiri muncul ketika film Wizard of Oz sedang mencapai puncak popularitas. Dalam film tersebut terdapat para kurcaci/orang kerdil yang disebut munchkin. Sejak saat itulah istilah ini mulai melekat pada kucing berkaki pendek.

Karakteristik Munchkin 

Kaki pendek pada ras ini berhubungan dengan  mutasi genetik , bukan karena manipulasi yang dilakukan oleh manusia. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing Munchkin sama dengan gen yang menyebabkan kaki pendek pada anjing ras Daschund (teckel) dan Welsh Corgi. Tidak seperti kedua ras anjing tersebut, munchkin tidak pernah mengalami gangguan pada tulang punggung yang berhubungan dengan anatomi tubuhnya yang pendek tersebut.

Kucing-kucing munchkin sangat bervariasi, bisa berbulu panjang atau pendek. Munchkin banyak dikawinkan dengan kucing dari ras lain, sehingga anaknya sangat bervariasi. Saat ini belum ada standar khusus yang mendeskripsikan ras ini. Tantangan bagi para breeder agar dapat menghasilkan munchkin dengan sifat-sifat genetik yang konsisten.

Karena ras ini masih dalam tahap pengembangan, ciri utama/standar agar seekor kucing termasuk munchkin adalah kakinya pendek.

Seorang ahli genetik dari TICA (The International Cat Assosiation) yang bernama Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa kaki pendek pada munchkin disebabkan mutasi gen autosom dominant. Selama 7 tahun penelitian, ia tidak menemupakn gangguan tulang pada anak kucing yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.

Temperamen

Munchkin sangat suka bermain dan mengejar mainan. Salah satu hal yang menyebabkan munchkin disukai adalah cara duduk pada kaki belakang dengan posisi yang mirip kelinci. Seperti kebanyakan kucing-kucing lain, munchkin juga mudah beradaptasi dengan manusia atau hewan lain.


Sumber:

https://rumahkucing.co.id/

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Ikan oscar, yang memiliki pesona warna tubuh eksotik bagai batik, biasanya dipijahkan di bak semen (kolam) yang berukuran lumayan luas.

Akuarium ditutup koran

Induk oscar yang akan dipijahkan di akuarium, tentu saja harus induk idaman yang sudah lolos dari berbagai macam seleksi. Kriteria induk idaman yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah dari pasangan ideal, sudah cukup umur, tidak ada cacat, dan yang utama kedua induk sudah matang kelamin.

Untuk akuariumnya, digunakan yang berukuran 100 X 50 X 50 cm. Sebelum diisi air, akuarium dibersihkan dan dikeringkan beberapa hari. Untuk memberikan suasana aman, dan sedikit remang – remang, dinding sekeliling akuarium sengaja ditutup rapat bagian luarnya dengan kertas koran. Untuk subtrat penempel telur, bisa memakai sebuah ubin tegel berukuran 20 X 20 cm, yang diletakkan di dasar akuarium. Ubin tegel ini berfungsi sebagai “ranjang pengantin”. Sebelumnya perlu disikat bersih agar terbebas dari segala kotoran.

Air di akuarium

kedalamannya cukup 25 – 35 cm. Suhu air juga diatur berkisar antara 25 – 26 derajat Celcius.

Bila semuanya sudah siap, induk oscar ditangkap menggunakan serokan, kemudian dimasukkan secara perlahan ke dalam akuarium yang sudah diservis menjadi kamar pengantin. Selang sehari kemudian, biasanya (dini hari) akan terlihat kumpulan telur Oscar di atas ubin tegel.

Segera setelah terlihat kumpulan telur Oscar, pasangan induk sebaiknya dipindahkan ke tempat lain. Di tempat tersebut, jangan lupa untuk memberikan pakan yang bergizi atas jerih payahnya semalam, misalnya berupa udang segar atau pun cacing tanah.

Telur – telur hasil pemijahan, tetap dibiarkan di dalam akuarium untuk ditetaskan. Selama masa penetasan ini, perlu dimasukkan selang aerator yang dipasangi batu aerasi (air stone) untuk mensuplai persediaan oksigen. Bila tak ada aral melintang, menjelang 2 hari kemudian, biasanya mulai terlihat anak – anak Oscar yang berukuran lembut dan berenang naik – turun.

Merawat benih

Mulai hari ke – 4, benih oscar biasanya sudah mulai berenang bebas. Pada saat ini, berikan makanan berupa kutu air (daphnia) yang telah disaring. Dua minggu kemudian, penjarangan oscar sudah mulai dilakukan. Caranya, benih dipindahkan ke tempat yang lebih luas (misalnya, bak/kolam semen).

Ditempat barunya ini, diusahakan agar kondisi airnya sama dengan kondisi air akuarium tempat perawatan sebelumnya. Suplai oksigen melalui aerator tetap dilaksanakan dan mulai diperbesar kekuatannya.

Dari sepasang induk Oscar yang dipijahkan di akuarium, biasanya dapat dihasilkan 1.000 – 1.500 ekor benih ikan Oscar.


Baca Artikel Lainnya: