All posts by Usman

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

BEDA TETAP DAN TEMPORER

Masalah pokok dalam Akuntansi sama dengan Pajak Penghasilan yaitu menentukan pendapatan (penghasilan) dan beban (biaya) untuk tahun buku yang bersangkutan. Laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan komersil, masing-masing menggunakan pedoman yang berbeda. Sehingga, beban Pajak tangguhan disebabkan adanya aturan yang berbeda dalam penyusunan laporan keuangan.
Perbedaan dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
1. Beda Tetap 
Beda tetap disebabkan oleh adanya perbedaan pengakuan pendapatan dan beban antara Standar Akuntansi dan Peraturan Perpajakan yang bersifat permanen. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan besarnya laba bersih sebelum pajak dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak.
a. Beda Tetap Penghasilan
Peraturan perpajakan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 tahun 2008 PPh  pasal 4 (3) menyebutkan terdapat penghasilan yang bukan merupakan objek PPh sehingga tidak dapat dimasukkan sebagai Penghasilan dalam Laporan keuangan fiskal. Penghasilan yang dikecualikan sebagai objek pajak diantaranya adalah :
a) Penghasilan yang bukan objek PPh
• Dividen yang diterima oleh PT sebagai WP DN, BUMN, BUMD serta Koperasi, dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan/berkedudukan di Indonesia dengan syarat tertentu
• Penggantian/imbalan dalam bentuk natura
• Hibah, bantuan, sumbangan
• Iuran dan penghasilan tertentu dari dana pension
• Bunga obligasi dari reksadana
• Penghasilan lain yang termasuk kelompok bukan objek pajak sesuai UU PPh pasal 4 ayat (3)
b) Penghasilan yang dikenakan PPh final
• Bunga deposito/tabungan dan diskonto SBI
• Penghasilan obligasi yang tercatat pada bursa efek
• Penjualan saham di bursa efek
• Imbalan jasa kontruksi
• Persewaan tanah dan bangunan
• Pengalihan hak atas tanah /bangunan oleh yayasan/organisasi sejenis
• Hadiah undian, dan lain-lain

b. Beda Tetap Biaya
Pengeluaran yang menurut  SAK merupakan beban tetapi menurut undang-undang PPh Pasal 9 ayat (1) tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto diantaranya adalah :
a) Pembagian  laba dengan  nama dan dalam bentuk apapun seperti dividen, termasuk dividen yang dibayarkan oleh Perusahaan asuransi kepada pemegang polis, dan pembagian sisa hasil usaha koperasi.
b) Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan Pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota.
c) Penggantian/imbalan sehubungan dengan pekerjaan/jasa yang diberikan dalam bentuk natura/kenikmatan, kecuali penyediaan makanan dan minuman untuk seluruh pegawai dan kenikmatan di daerah tertentu dan yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan oleh menteri keuangan.
d) Bantuan/sumbangan
e) Sanksi administrasi perpajakan
f) Kerugian usaha dari luar negeri
g) Rugi karena penjualan/pengalihan aktiva dan/atau hak yang dimiliki yang tidak dipergunakan dalam kegiatan usaha dalam rangka mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan.
h) Biaya/pengurang lain yang tidak diperbolehkan menurut fiskal sesuai dengan UU PPh pasal 9 ayat (1)

c. Beda Tetap Yang Disebabkan Tidak Dipenuhi Syarat-Syarat Khusus
a) Biaya Perjalanan
Biaya perjalanan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya perjalanan pegawai perusahaan untuk kepentingan perusahaan yang dilengkapi dengan bukti-bukti sah, misal : surat tugas, tiket, kuitansi hotel atau bukti pembayaran ke biro perjalanan.
b) Biaya Promosi
Biaya promosi yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya promosi yang didukung bukti pemasangan/pemuatan iklan, pembuatan barang-barang promosi dll. Biaya promosi harus dibedakan dengan sumbangan.
c) Biaya Entertainment
Biaya entertainment yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya entertainment yang benar-benar dikeluarkan (formal) ada hubungannya dengan kegiatan usaha wajib pajak dan dibuatkan daftar nominatif (dilampirkan di SPT Tahunan PPh).
d) Biaya Penelitian Dan Pengembangan
Biaya penelitian dan pengembangan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto adalah hanya biaya penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia.
e) Kerugian Piutang
Selain Bank dan SGU, Piutang yang dapat dihapuskan adalah piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih dan dibuatkan daftar nominatif (dilampirkan di SPT Tahunan PPh)

 

Sumber : https://ekonomija.org/

Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi Fiskal

Rekonsiliasi Fiskal

REKONSILIASI LABA KOMERSIAL DENGAN LABA FISKAL
Rekonsiliasi fiskal dilakukan oleh WP karena terdapat perbedaan perhitungan, khususnya laba menurut akuntansi dengan laba menurut perpajakan. Laporan keuangan komersial atau bisnis ditujukan untuk menilai kinerja ekonomi dan keadaan finansial dari sektor swasta, sedangkan laporan keuangan fiskal lebih ditujukan untuk menghitung pajak.
Untuk kepentingan komersial atau bisnis, laporan keuangan disusun berdasarkan SAK, sedangkan untuk kepentingan fiskal, laporan keuangan disusun berdasarkan peraturan perpajakan. Perbedaan kedua dasar penyusunan laporan keuangan tersebut mengakibatkan perbedaan perhitungan laba (rugi) suatu entitas.
Jika satu entitas (WP) harus menyusun 2 laporan keuangan yang berbeda maka disamping terdapat pemborosan waktu, tenaga, uang juga akan terjadi tidak tercapainya tujuan menghindari manipulasi pajak. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan rekonsiliasi fiskal untuk menyesuaikan saldo dalam laporan laba rugi komersial dengan mengoreksi perbedaan perhitungan dengan peraturan perpajakan, sehingga pajak yang terutang dapat dihitunga dan dilaporkan sesuai ketentuan perpajakan.

Perbedaan antara akuntansi komersial dan peraturan perpajakan akan menyebabkan koreksi positif dan koreksi negatif. Koreksi positif akan menyebabkan laba kena pajak akan bertambah, sedangkan Koreksi negatif akan menyebabkan laba kena pajak berkurang.

Format Rekonsiliasi Fiskal
Laba menurut Laporan Keuangan Komersial                                                       xxx
Ditambah Koreksi Positif :
– Pengeluaran yang tidak dapat dikurangkan                                   xxx
– Pengeluaran berkaitan penghasilan bukan objek pajak           xxx
– Pengeluaran berkaitan penghasilan objek pajak final                   xxx
– Beda Perhitungan akuntansi komersial dgn peraturan pajak   xxx
Jumlah Koreksi Positif                                                                                    xxx
Dikurangi Koreksi Negatif :
– Penghasilan bukan objek pajak                                                   xxx
– Penghasilan yang merupakan objek pajak final                           xxx
– Beda Perhitungan akuntansi komersial dgn peraturan pajak   xxx
Jumlah Koreksi Negatif                                                                            xxx
Laba/Rugi Fiskal                                                                                             xxx
Kompensasi Kerugian                                                                                     xxx
Penghasilan Kena Pajak                                                                                        xxx
PPh Terutang                                                                                                            xxx
Laba Setelah Pajak                                                                                                 xxx

 

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/

XL Perkuat Jaringan Data dengan Kabel Laut

XL Perkuat Jaringan Data dengan Kabel Laut

XL Perkuat Jaringan Data dengan Kabel Laut

XL Axiata bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks

telah berhasil menyelesaikan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura.

Proyek pembangunan yang dimulai sejak Desember 2017 tersebut telah selesai pada kuartal ketiga 2018 dan langsung dimanfaatkan awal Oktober 2018. Bagi XL Axiata, keberadaan SKKL ini akan memperkuat jaringan data yang telah ada saat ini, termasuk untuk mengatasi peningkatan trafik data di masa mendatang.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, saat ini kabel laut telah beroperasi sejak awal kuartal keempat 2018 lalu. Dengan selesainya pembangunan ini, maka kami menjadi lebih leluasa dalam memperkuat jaringan data di mana trafik terus meningkat pesat.

“SKKL ini juga menjadi infrastruktur yang penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik

data di masa depan dan melengkapi redundansi jaringan dalam hal memberikan layananan terbaik kepada pelanggan,” jelas Yessie.

Yessie menambahkan, SKKL yang menyambungkan Australia dengan Singapura melalui perairan Indonesia ini juga memiliki nilai yang strategis sebagai jalur utama untuk menyalurkan trafik dari Indonesia ke jaringan global dengan menghindari wilayah-wilayah yang rawan gempa bumi.

Dengan demikian, apabila jaringan internet yang melalui Singapura terjadi gangguan, maka akses Internet dari Indonesia menuju jaringan global tidak akan ikut terganggu karena bisa dialihkan melalui jalur alternatif tersebut, yaitu melalui Australia.

Langkah strategis XL Axiata untuk bergabung dalam pembangunan SKKL Australia

-Indonesia-Singapore ini juga sesuai dengan komitmen menyediakan infrastruktur untuk akses internet global yang lebih baik.

Dengan demikian, keberadaan kabel bawah laut yang baru ini juga menjadi bagian dari upaya XL Axiata mendukung visi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat Indonesia melalui jaringan yang internet cepat yang berkualitas tinggi.

 

Baca Juga :

Sistem Deteksi Fraud Gojek 98% Akurat

Sistem Deteksi Fraud Gojek 98% Akurat

Sistem Deteksi Fraud Gojek 98% Akurat

Gojek kini lebih fokus dalam memberantas tindakan kecurangan

(fraud) di platformnya seperti order fiktif (ofik) dan GPS palsu. Berbagai cara dilakukan Gojek seperti bekerjasama dengan unit Cyber Crime Polda Metro Jaya untuk menangkap sindikat driver ofik dan sistem pendeteksi GPS palsu serta ofik.

Dengan melakukan pendeteksian dan pencegahan melalui sistem, Gojek secara cepat mampu mengurangi penggunaan GPS palsu dan ofik. Sistem yang terintegerasi dengan Algoritma Kecerdasan Buatan, Gojek mampu menangkal order fiktif bahkan sebelum masuk ke dalam akun mitra driver. Sistem ini bekerja secara otomatis dalam mendeteksi fake GPS dan ofik.

Deteksi tersebut menjadi dasar bagi Gojek untuk mengirimkan pesan pengingat

kepada mitra driver agar menjauhi perilaku tersebut sehingga terhindar dari sanksi. Setelahnya, pengguna GPS palsu diidentifikasi, diedukasi, ditegur hingga diberi sanksi.

Akun oknum mitra driver yang terdeteksi punya kaitan dengan akun pelanggan dan membuat order berulang untuk dirinya sendiri akan langsung di suspend bahkan putus mitra. Suspend secara otomatis juga dilakukan pada akun pelanggan yang melakukan order. Namun dengan sengaja melakukan pembatalan secara berulang-ulang tanpa ada sebab yang jelas.

Berdasarkan data tim anti-fraud Gojek, algoritma Gojek juga mampu mendeteksi

penggunaan aplikasi GPS palsu dengan ketepatan hingga 98%.

“Kami menindaklanjuti setiap laporan ofik yang masuk, baik secara otomatis melalui sistem, maupun dengan penindakan hukum melalui laporan yang kami buat kepada pihak kepolisian. Sikap ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan ekosistem Gojek yang aman bagi seluruh pelanggan dan mitra kami,” ungkap Shinto Nugroho, Chief of Public Policy and Government Relations Gojek melalui keterangan resminya.

 

Sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/review-titanium-backup-pro

Oppo F11 Pro Usung Kamera Pop-up

Oppo F11 Pro Usung Kamera Pop-up

Oppo F11 Pro Usung Kamera Pop-up

Sama seperti smartphone Vivo mendatang, V15 Pro, Oppo juga

mengkonfirmasi F11 Pro akan mengusung kamera pop-up. Hal itu diketahui dari postingan terbaru akun resmi perusahaan di media sosial.

Melalui postingan itu, perusahaan mengkonfirmasi gosip yang sebelumnya telah beredar. Pada bocoran itu, berbeda dari Vivo Nex S, kamera F11 Pro akan berada di tengah. Tapi desain ini belum terkonfirmasi.

Di bagian belakang terdapat pengaturan kamera ganda dan sensor sidik jari,

serta logo Oppo yang berorientasi horizontal dan tulisan “Designed by Oppo” yang kini diposisikan lebih sentral.

Unit yang ditunjukkan dalam promo kedua di bawah ini memiliki warna gradien yang berubah dari biru menjadi ungu. Kamera belakang utama dikabarkan berresolusi 48MP.

Dengan tiga postingan soal Oppo F11 Pro, perangkat dipastikan segera hadir,

tetapi perusahaan belum mengungkapkan kapan pengumuman tersebut dijadwalkan.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/DCkd-7zc/Review-Titanium-Backup-Pro

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Tiga Norma Umum

Norma memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya perilaku dan tindakan kita.
 
Macam Norma :
a. Norma Khusus
b. Norma Umum
– Norma Sopan santun
– Norma Hukum
– Norma Moral
 
Norma-norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain.
 
Norma-norma Umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal.
 
Norma Sopan santun / Norma Etiket adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari.
Etika tidak sama dengan Etiket. Etiket hanya menyangkut perilaku
lahiriah yang menyangkut sopan santun atau tata krama
 
Norma Hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Norma Moral, yaitu aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia.
Norma moral ini menyangkut aturan tentang baik buruknya, adil tidaknya tindakan dan perilaku manusia sejauh ia dilihat sebagai manusia.
Ada beberapa ciri utama yang membedakan norma moral dari norma umum lainnya ( kendati dalam kaitan dengan norma hukum ciri-ciri ini bisa tumpang tindih) :
  1. Kaidah moral berkaitan dengan hal-hal yang mempunyai atau yang dianggap mempunyai konsekuensi yang serius bagi kesejahteraan, kebaikan dan kehidupan manusia, baik sebagai pribadi maupun sebagai kelompok.
  1. Norma moral tidak ditetapkan dan/atau diubah oleh keputusan penguasa tertentu. Norma moral dan juga norma hukum merupakan ekspresi, cermin dan harapan masyarakat mengenai apa yang baik dan apa yang buruk. Berbeda dengan norma hukum, norma moral tidak dikodifikasikan, tidak ditetapkan atau diubah oleh pemerintah. Ia lebih merupakan hukum tak tertulis dalam hati setiap anggota masyarakat, yang karena itu mengikat semua anggota dari dalam dirinya sendiri.
  2. Norma moral selalu menyangkut sebuah perasaan khusus tertentu, yang oleh beberapa filsuf moral disebut sebagai perasaan moral (moral sense).

Baca Juga :

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Pengertian Etika

Etika berasal dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat. Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain.
 
Moralitas berasal dari kata Latin Mos (jamak – Mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan.
Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana laiknya sebuah kebiasaan.
Etika sebagai filsafat moral tidak langsung memberi perintah konkret sebagai pegangan siap pakai.
Etika dapat dirumuskan sebagai refleksi kritis dan rasional mengenai :
  1. Nilai dan norma yang menyangkut bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia
  2. Masalah kehidupan manusia dengan mendasarkan diri pada nilai dan norma moral yang umum diterima
Etika sebagai sebuah ilmu yang terutama menitikberatkan refleksi kritis dan rasional,
  1. Mempersoalkan apakah nilai dan norma moral tertentu memang harus dilaksanakan dalam situasi konkret terutama yang dihadapi seseorang, atau
  2. Etika mempersoalkan apakah suatu tindakan yang kelihatan bertentangan dengan nilai dan norma moral tertentu harus dianggap sebagai tindakan yang tidak etis dan karena itu dikutuk atau justru sebaliknya
  3. Apakah dalam situasi konkret yang saya hadapi saya memang harus bertindak sesuai dengan norma yang ada dalam masyarakatku ataukah justru sebaliknya saya dapat dibenarkan untuk bertindak sebaliknya yang bahkan melawan nilai dan norma moral tertentu.
Etika sebagai Ilmu menuntut orang untuk berperilaku moral secara kritis dan rasional.
Dengan menggunakan bahasa Nietzcshe, etika sebagai ilmu menghimbau orang untuk memiliki moralitas tuan dan bukan moralitas hamba
Dalam bahasa Kant, etika berusaha menggugah kesadaran manusia untuk bertindak secara otonom dan bukan secara heteronom. Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas tetapi dapat dipertanggungjawabkan.

Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :
– Hanya terdapat satu penjual atau produsen
– Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
– Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
– Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
– Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
– Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Terjadinya Pasar Monopoli
  • Modalnya besar
  • Memiliki keahlian tertentu
  • Adanya pasar yg terbatas

Kebaikannya:

1. Memiliki keuntungan  lebih

2. Dpt menurunkan biaya produksi

3. Lebih efisien

4. Harganya lebih bersiang

Keburukannya:

1. Mencaiptakan ketidakadilan

2. Adanya unsur eksploitas faktor2 terhadap  produksi

3. Boros dlm sumber daya ekonomi

Tambahan :
– Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
– Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/

Persiapan Mulai Serius Digarap Apple, Untuk iPhone Layar Lipat

Persiapan Mulai Serius Digarap Apple, Untuk iPhone Layar Lipat

Persiapan Mulai Serius Digarap Apple, Untuk iPhone Layar Lipat

ketika brand lain mempersiapkan dan mengenalkan ponsel lipat tahun ini,

Apple justru dikabarkan akan meluncurkan iPhone layar lipat pada 2020.

Meskipun masih tahun depan, Apple kian serius dalam menyiapkan iPhone layar lipatnya.

Seperti dilaporkan Apple Insider, Bahkan, US Patent Office telah memperlihatkan bukti bahwa iPhone yang dapat dilipat sedang dalam tahap pengerjaan.

Dikabarkarkan, paten terbaru difokuskan secara eksklusif pada sistem

pemanas internal untuk engsel perangkat lipat.

Hal ini untuk memfasilitasi pembengkokan tentang sumbu tikungan tanpa kerusakan saat tampilan dingin, sebagian tampilan yang tumpang tindih dengan sumbu tikungan dapat dipanaskan secara selektif.

Menariknya, paten juga menggambarkan adanya mekanisme penguncian

yang mencegah pembukaan dan penutupan perangkat elektronik ketika suhu bagian layar yang tumpang tindih dengan sumbu tikungan di bawah suhu yang telah ditentukan.

Apple juga tampaknya menampilkan beberapa ‘roll-up’ dan desain dengan baik untuk menahan panel di tempatnya atau memindahkannya secara terkendali, baik itu slide atau roll.

Kabarnya Apple tidak membatasi untuk dua segmen tampilan, beberapa desain jelas menunjukkan tiga bagian.

Disebutkan Apple, faktor desain dibutuhkan dalam industri smartphone. Selain bisa memiliki perbedaan dari brand lain, desain berbeda akan menjadi terobosan bagi brand itu sendiri. Hal ini kemungkinan yang mendorong Apple ikut mempatenkan desain layar lipat atau layar tekuk.

 

Baca Juga :

Mediatek Siap Hadirkan Teknologi Machine Learning untuk Smartphone

Mediatek Siap Hadirkan Teknologi Machine Learning untuk Smartphone

Mediatek Siap Hadirkan Teknologi Machine Learning untuk Smartphone

MediaTek mengumumkan kerjasama lanjutannya dengan Google.

Dalam kerjasamanya, chipset Mediatek Helio P90 akan mendukung Google ML kit dengan menghadirkan teknologi machine learning.

Helio P90 memaksimalkan teknologi AI melalui kamera dan dukungan software AI agar lebih intuitif dari toolkit para developer.

MediaTek terus membangun hubungan kerja yang kuat dengan Google untuk mengembangkan teknologi yang lebih dioptimalkan untuk perangkat mobile.

“Dengan ML Kit milik Google, kami menyediakan tools yang tepat

untuk pengguna smartphone dari semua tingkatan untuk menerapkan machine learning terhadap aplikasi sehari-hari. Tujuannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari smartphone dan terus membawa fitur premium terbaru ke pasar yang lebih luas,” ujar TL Lee, General Manager unit bisnis Komunikasi Nirkabel MediaTek melalui keterangan resminya.

Google ML Kit sendiri merupakan Software Development Kit seluler yang menghadirkan keahlian machine learning milik Google ke aplikasi Android dan iOS.

Untuk memastikan bahwa ML Kit didukung dengan benar, MediaTek

mengadaptasi model ML Kit termasuk deteksi wajah untuk memastikan bahwa mereka dapat dipercepat pada APU 2.0. Dengan dukungan chipset Helio P90, ML Kit milik Google memiliki akselerasi 9 kali bila dibandingkan pengimplementasian CPU.

Hardware MediaTek bekerja secara lancar bersama Android Neural Networks API (NNAPI) dengan 80% operasi. Ini termasuk semua operasi intensif komputasi, yang didukung oleh akselerator kecerdasan buatan (AI). NNAPI menyediakan antarmuka pengembang yang konsisten untuk memungkinkan lebih banyak inovasi di seluruh ekosistem kecerdasan buatan (AI) seluler.

Selain itu, ML Kit memberikan solusi siap pakai untuk kasus penggunaan utama tanpa mengharuskan pengembang memiliki pengetahuan tentang machine learning.

Melalui ML Kit milik Google, Helio P90 mendukung kemampuan AI lebih cepat. Helio P90 juga mendukung Google Lens, deep-learning pada deteksi wajah, beautification real time, identifikasi objek dan pemandangan, AR dan MR (mixed reality) serta dukungan peningkatan real time lainnya untuk foto dan video

 

Sumber :

https://dolanyok.com/