Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Memijahkan Oscar Di Akuarium

Ikan oscar, yang memiliki pesona warna tubuh eksotik bagai batik, biasanya dipijahkan di bak semen (kolam) yang berukuran lumayan luas.

Akuarium ditutup koran

Induk oscar yang akan dipijahkan di akuarium, tentu saja harus induk idaman yang sudah lolos dari berbagai macam seleksi. Kriteria induk idaman yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah dari pasangan ideal, sudah cukup umur, tidak ada cacat, dan yang utama kedua induk sudah matang kelamin.

Untuk akuariumnya, digunakan yang berukuran 100 X 50 X 50 cm. Sebelum diisi air, akuarium dibersihkan dan dikeringkan beberapa hari. Untuk memberikan suasana aman, dan sedikit remang – remang, dinding sekeliling akuarium sengaja ditutup rapat bagian luarnya dengan kertas koran. Untuk subtrat penempel telur, bisa memakai sebuah ubin tegel berukuran 20 X 20 cm, yang diletakkan di dasar akuarium. Ubin tegel ini berfungsi sebagai “ranjang pengantin”. Sebelumnya perlu disikat bersih agar terbebas dari segala kotoran.

Air di akuarium

kedalamannya cukup 25 – 35 cm. Suhu air juga diatur berkisar antara 25 – 26 derajat Celcius.

Bila semuanya sudah siap, induk oscar ditangkap menggunakan serokan, kemudian dimasukkan secara perlahan ke dalam akuarium yang sudah diservis menjadi kamar pengantin. Selang sehari kemudian, biasanya (dini hari) akan terlihat kumpulan telur Oscar di atas ubin tegel.

Segera setelah terlihat kumpulan telur Oscar, pasangan induk sebaiknya dipindahkan ke tempat lain. Di tempat tersebut, jangan lupa untuk memberikan pakan yang bergizi atas jerih payahnya semalam, misalnya berupa udang segar atau pun cacing tanah.

Telur – telur hasil pemijahan, tetap dibiarkan di dalam akuarium untuk ditetaskan. Selama masa penetasan ini, perlu dimasukkan selang aerator yang dipasangi batu aerasi (air stone) untuk mensuplai persediaan oksigen. Bila tak ada aral melintang, menjelang 2 hari kemudian, biasanya mulai terlihat anak – anak Oscar yang berukuran lembut dan berenang naik – turun.

Merawat benih

Mulai hari ke – 4, benih oscar biasanya sudah mulai berenang bebas. Pada saat ini, berikan makanan berupa kutu air (daphnia) yang telah disaring. Dua minggu kemudian, penjarangan oscar sudah mulai dilakukan. Caranya, benih dipindahkan ke tempat yang lebih luas (misalnya, bak/kolam semen).

Ditempat barunya ini, diusahakan agar kondisi airnya sama dengan kondisi air akuarium tempat perawatan sebelumnya. Suplai oksigen melalui aerator tetap dilaksanakan dan mulai diperbesar kekuatannya.

Dari sepasang induk Oscar yang dipijahkan di akuarium, biasanya dapat dihasilkan 1.000 – 1.500 ekor benih ikan Oscar.


Baca Artikel Lainnya:

Budidaya Tanaman Buah Kecapi

Budidaya Tanaman Buah Kecapi

Budidaya Tanaman Buah Kecapi

Budidaya Tanaman Buah Kecapi

bradymuseum.org – Kandungan Kulit buahnya yang keras itu mungkin tipis atau tebal, dan rasa daging buahnya bervariasi dari manis sampai asam. Di Filipina, buah yang berasal dari pohon tanpa seleksi var. ‘Alami’ (dinamakan demikian untuk membedakannya dengan kultivar introduksi “Bangkok”) mengandung daging buah kurang lebih 53%. Setiap 100 g bagian yang dapat dimakan mengandung: air 83,9 g, protein 0,7 g, lemak 1 g, karbohidrat 13,7 g, serat 1,1 g, abu 0,7 g, kalsium 11 mg, fosfor 20 mg, besi 1,2 mg, kalium 328 mg, dan vitamin C 14 mg. Nilai kalorinya sebesar 247 kJ/100 g. Deskripsi Berperawakan pohon setengah meranggas, tingginya mencapai 30 m, diameter batangnya 90 cm, mengandung getah seperti susu.
Daunnya berselang-seling, beranak daun tiga helai, bertangkai panjang, panjang tangkainya mencapai 18,5 cm, anak daunnya berbentuk jorong sampai lonjong-bundar-telur, anak daun ujungnya berukuran (6-26) cm x (3-16) cm, tangkainya 2-9 cm panjangnya, anak daun sampingnya berukuran (4-20) cm x (2-15) cm, tangkainya mencapai panjang 1 cm, melancip ke ujungnya, membulat atau sedikit runcing pada bagian pangkalnya, lembaran anak daun sebelah atas berwarna hijau berkilat, sebelah bawah berwarna hijau pucat.
Perbungaannya bertipe malai berada di ketiak daun, panjangnya dapat mencapai 2 5 cm; bunganya biseksual, berwarna hijau kekuning-kuningan, berukuran kirakira 1 cm x 1,3 cm; daun kelopaknya berbentuk cawan, bercuping 5, daun mahkotanya 5 helai, berbentuk lanset sungsang, panjangnya kira-kira 1 cm; tabung benang sarinya berbentuk silinder dengan ujungnya berbentuk 10 gigi yang terpisah, kepala sarinya 10 butir, putiknya terdiri atas kepala putik yang besar, tangkas putik yang lampai dan panjang, serta bakal buah yang beruang 5, dikelilingi oleh sebuah cakram yang ‘laciniate’, berwarna kekuning-kuningan.
Buahnya bertipe buah buni, berbentuk bulat pipih, berdiameter 5-6 cm, berwarna kuning keemasan, berbulu halus; daging buah bagian luarnya tebal dan keras, berwarna merah daging dan rasanya agak asam; daging buah bagian dalam lunak, berwarna putih, rasanya asam sampai manis, biasanya melekat pada biji. Bijinya 2-5 butir per buah, berbentuk bulat telur, sungsang, berwarna coklat berkilat, berukuran besar; keping bijinya berwarna merah.
 

Manfaat

Buah kecapi biasanya dimakan dalam keadaan segar, atau diolah menjadi manisan, ‘chutney’, selai, jeli ‘marmelade’, juga diawetkan atau digunakan dalam hidangan-hidangan sebagai pengharum alami. Baik kulit buah maupun daging buah (yang mungkin melekat pada biji atau terlepas) dapat dimakan. Buah kecapi beraneka macam, ada yang kulit buah atau daging buahnya lebih tebal dan rasanya lebih enak. Pohonnya merupakan tanaman peneduh yang istimewa dan mempunyai nilai seni yang tinggi. Kayunya digunakan untuk konstruksi bangunan, kerajinan kayu, dan untuk membuat perabotan rumah tangga serta peralatan lainnya. Daun segar jika digosokkan pada kulit yang bermanfaat sebagai peluruh keringat, dan rebusannya digunakan untuk obat demam. Serbuk kulit batangnya sangat mujarab untuk pengobatan cacing gelang. Akarnya mempunyai khasiat antidiare, untuk meredakan kekejangan, mengeluarkan angin dari perut, obat sakit perut, dan merupakan resep dokter sebagai obat umum penguat badan untuk wanita sehabis melahirkan.

Syarat Tumbuh

Kecapi adalah tanaman yang bandel dan tahan terhadap lingkungan tanpa pengairan, di daerah-daerah yang musim kemaraunya berkepanjangan. Pohonnya akan tumbuh baik di daerahdaerah yang distribusi curah hujannya merata, tetapi tidak ada data produksi untuk menunjukkan apakah pembungaan dan pembuahannya diuntungkan atau dirugikan oleh keadaan vigornya itu. Kecapi dibudidayakan dari 0 m dpl. sampai ketinggian melebihi 1000 m dpl. Pertumbuhan yang baik akan terjamin pada tanah-tanah liat berlempung dan liat berpasir yang longgar dan gembur, dengan banyak humus.

Pedoman Budidaya

Kecapi dapat diperbanyak dengan benih atau penempelan, penyambungan, penyambungan lengkung, dan pencangkokan. Benihnya disebar dengan jarak 5 cm di bedengan pesemaian yang berisi pasir halus. Jika sepasang daun pertamanya telah dewasa, anakan dapat dipindahtanamkan ke wadah sendiri-sendiri. Mengingat persentase perkecambahannya cenderung tinggi, benih dapat juga disemaikan langsung dalam wadah. Anakannya yang berumur 1 tahun atau kurang dapat digunakan sebagai batang bawah, jika tingginya telah mencapai sekitar 40-50 cm. Penempelan tameng atau tambalan (shield or patch budding) dan penyambungan bail (wedge grafting) merupakan cara perbanyakan secara komersial. Pohon kecapi paling baik ditanam pada awal musim hujan. Di Thailand, jarak tanamnya berkisar antara 8 m x 5 m dan 12 m x 12 m. Jarak tanam yang rapat dipraktekkan untuk kebun buah kecapi secara komersial di dataran rendah delta tengah, yang di lahan itu pohonnya ditanam pada guludanguludan yang terpisah oleh parit-parit pengaliran air; tingginya permukaan air akan menolong mengatur pertumbuhan pohon. Untuk kebun buah komersial, perkembangan terakhir adalah penanaman berkerapatan tinggi dengan jarak tanamnya 4-6 m.

Pemeliharaan

Dianjurkan untuk mengadakan penyiangan yang teratur atau pemberian mulsa di sekeliling batang pohon kecapi. Selama 2-3 tahun pertama, 2-3 cabang utama sebaiknya diberi kesempatan untuk berkembang. Pengairan yang teratur merupakan hal yang kritis untuk tahun pertama setelah penanaman, juga menguntungkan selama perkembangan bunga dan buah. Pemupukan pada tahun-tahun pertama memerlukan 100-200 g amonium sulfat sebulan setelah penanaman dan sebelum berakhirnya musim hujan. Pohon-pohon muda yang sedang berbuah mendapatkan 200-500 gram pupuk majemuk dua kali setahun. Pohon dewasa memerlukan paling sedikit 2 kg pupuk majemuk setiap pemakaian untuk menjaga pertumbuhan dan produksi buah. Di Thailand, buah muda dibungkus di pohonnya, untuk memperbaiki kualitas buah dan mencegah lalat buah meletakkan telurnya.

Hama dan Penyakit

Penyakit merah jambu, yang disebabkan oleh jamur Corticium salmonicolor merupakan penyakit yang biasa pada kecapi. Sel-sel kankernya dapat diangkat sama sekali, dan luka-lukanya ditutup dengan fungisida tembaga sewaktu pohonnya sedang meluruhkan daunnya, sehingga saat musim hujan tiba, tekanan infeksinya rendah. Tanaman yang masih berada di persemaian mungkin diserang oleh Phytophthora pha.reoli. Sterilisasi tanah atau pemberian fungisida dapat memberantas penyakit ini. Hama yang paling berbahaya pada kecapi adalah tungau pembentuk bisul, Eriophyes sandorici, yang dapat diberantas dengan penyemprotan mitisida (miticide). Daun-daun yang gugur dari pohon yang terserang sebaiknya dibakar. Lalat buah oriental juga merupakan hama yang berbahaya, terutama pada kultivar yang buahnya berkulit tipis. Membungkus buah atau mengumpan lalat adalah tindakan pemberantasan yang dianjurkan.

Panen dan Pasca Panen

Panen Buah kecapi dipanen secara selektif ketika buah itu sudah menguning keemasan. Buah dipetik dengan dipanjat pohonnya atau dengan menggunakan sebatang galah bambu panjang berujung jaring. Hasil Di Filipina pohon kecapi yang berumur 30 tahun, yang ditanam dari benih dapat menghasilkan buah sebanyak 18.000-24.000 butir per tahun. Dengan berat buah per butir 80 gr dan 100 pohon/ ha, usaha petani kecapi teoritis menghasilkan 1419 ton/ha per tahun. Penanganan pasca panen Segera setelah dipanen buah kecapi dipilah-pilah dan dikemas dalam keranjang yang dilapisi dengan gedebog pisang, siap untuk diangkut ke pasar. Pada suhu ruang buah kecapi dapat disimpan paling kurang 7 hari.

Hore! Pengguna Xbox Bisa Main Game PC

Hore! Pengguna Xbox Bisa Main Game PC

Hore! Pengguna Xbox Bisa Main Game PC

Hore! Pengguna Xbox Bisa Main Game PC

Microsoft kini memberikan akses kepada pengguna Xbox One untuk memainkan game PC ke konsol dengan menggunakan pengontrol. Lewat aplikasi yang baru diperbarui, Wireless Display milik Microsoft, pengguna dapat memainkan game Steam atau game lainnya secara langsung di Xbox One.

Aplikasi Wireless Display Microsoft

menggunakan Miracast untuk membuat koneksi antara PC dan Xbox One. Pengguna dapat melakukan cast ke Xbox menggunakan kombinasi winkey + P.

Sebelumnya, aplikasi Wireless Display Microsoft telah tersedia untuk diuji coba selama berbulan-bulan dengan berbagai nama yang berbeda. Namun, sekarang Microsoft telah merilisnya secara resmi untuk semua pengguna Xbox One.

Aplikasi Wireless Display sempat

mendapat julukan Connect pada Windows. Microsoft mengaktifkan dukungan mouse, keyboard, sensor touch, dan stylus melalui aplikasi yang sama untuk menghubungkan kembali dan mengontrol PC yang diproyeksikan. Sekarang, perusahaan menambahkan dukugan pengontrol untuk versi Xbox.

Sayangnya, dilansir dari The Verge

aplikasi ini tidak mendukung input keyboard dan mouse sehingga pengguna tidak akan dapat melalukan streaming game PC ke Xbox One.