600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

600 Guru Ambon Akan Ikuti Program Afirmasi

Sebanyak 600 guru di Kota Ambon, Maluku, akan mengikuti program afirmasi

untuk meraih gelar sarjana strata satu di Universitas Terbuka.

“Sampai saat ini kurang lebih 1.000 guru di Kota Ambon belum mengantongi ijazah pendidikan strata satu (S1), karena itu kesempatan mengikuti program afirmasi guna meraih gelar sarjana S1 di UT,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Benny Kainama di Ambon, Senin (16/11).

Menurut dia, 600 guru tingkat SD,SMP, SMA dan sederajat akan mengikuti program afirmasi sebagai upaya tidak dialihfungsikan menjadi tenaga administrasi sesuai ketentuan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Guru yang tidak mengikuti program S1 dan hanya mengandalkan ijazah SMA sederajat,

tidak diperkenankan lagi memberikan mata pelajaran kepada siswa, karena itu wajib untuk mengikuti program tersebut,” katanya.

Benny menyatakan, selain mengikuti kuliah secara gratis para guru juga akan memperoleh tunjangan untuk membantu menyelesaikan studi para guru guna meraih ijazah SI.

Maluku dijadikan sebagai pilot project program afirmasi tahun ini dan

pemerintah pusat telah menyiapkan dana bantuan pendidikan bagi para guru tersebut.

“Guru SD dan SMP akan mendapatkan stimulan Rp3,5 juta per guru setiap tahun, dan Rp5,5 juta bagi untuk guru SMA,” katanya.

Dijelaskannya, para peserta akan mengikuti kuliah di UT secara bervariasi antara satu sampai dua tahun dengan menggunakan pola PPKHB.

Pola ini berupa pengakuan dari hasil penilaian kinerjanya, dimana ada poin tertentu yang nanti disinkronkan dengan nilai mata kuliah.

Diakuinya, program afirmasi merupakan program baru, diharapkan tahun 2016 para guru yang ingin kuliah bisa mendapatkan bantuan seperti ini.

Pemerintah lanjutnya, memiliki tanggung jawab penuh dengan pemerataan pendidikan bagi para guru sehingga selain diberikan kuliah secara gratis pemerintah juga memberikan dana stimulan untuk memacu minat belajar para guru.

“Masih banyak guru yang belum memiliki ijazah SI, pemerintah juga memberikan kuliah gratis kepada para guru lewat program afirmasi dan diharapkan pada 2017 semua guru tingkat SD-SMA atau sederajat di Ambon sudah mengantongi ijazah S1,” kata Benny.

 

Sumber :

https://vhost.id/sejarah-hiroshima-dan-nagasaki/

Usman

    Comments are closed.