Archive October 2019

Web Developers

Web Developers

Web Developers

Job Descriptions:
1. Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.
2. Meakukan atau update situs web langsung.
3. Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
4. Berunding dengan tim manajemen atau pengembangan untuk memprioritaskan kebutuhan, menyelesaikan konflik, mengembangkan kriteria konten, atau memilih solusi.
5. Back-up file dari situs web untuk direktori lokal untuk pemulihan instan dalam kasus masalah.
6. Mengidentifikasi masalah yang ditemukan oleh umpan balik pengujian atau pelanggan, dan memperbaiki masalah masalah atau merujuk pada personalia yang tepat untuk koreksi.
7. Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu adalah sah, benar terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan browser, perangkat, atau sistem operasi.
8. Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau praktek pemrograman melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
9. Menganalisis kebutuhan pengguna untuk menentukan persyaratan teknis.
10. Mengembangkan atau memvalidasi tes routine dan jadwal untuk memastikan bahwa uji kasus meniru antarmuka eksternal dan alamat semua jenis browser dan perangkat.

Computer Programmers

Computer Programmers

Computer Programmers

Job Descriptions:
1. Memperbaiki kesalahan dengan membuat perubahan yang sesuai dan memeriksa kembali program untuk memastikan bahwa hasil yang diinginkan yang dihasilkan.
2. Melakukan percobaan menjalankan program dan aplikasi software untuk memastikan bahwa mereka akan menghasilkan informasi yang dikehendaki dan bahwa instruksi sudah benar.
3. Menulis, mengupdate, dan memelihara program komputer atau paket perangkat lunak untuk menangani pekerjaan tertentu seperti pelacakan inventaris, menyimpan atau mengambil data, atau mengontrol peralatan lainnya.
4. Menganalisis, meninjau, dan menulis ulang program, menggunakan grafik dan diagram alur kerja, dan menerapkan pengetahuan tentang kemampuan komputer, materi pelajaran, dan logika simbolik.
5. Melakukan atau revisi langsung, perbaikan, atau perluasan program yang ada untuk meningkatkan efisiensi operasi atau beradaptasi dengan persyaratan baru.
6. Berkonsultasi dengan manajerial, teknik, dan tenaga teknis untuk memperjelas maksud program, mengidentifikasi masalah, dan menyarankan perubahan.
7. Melakukan analisis sistem dan pemrograman tugas untuk memelihara dan mengontrol penggunaan perangkat lunak komputer sistem sebagai programmer sistem.
8. Menyusun dan menulis dokumentasi pengembangan program dan revisi berikutnya, memasukkan komentar dalam kode instruksi sehingga orang lain dapat memahami program ini.
9. Penyiapan diagram alur kerja rinci dan diagram yang menggambarkan input, output, dan operasi logis, dan mengubahnya menjadi serangkaian instruksi dikodekan dalam bahasa komputer.
10. Berkonsultasi dengan dan membantu operator komputer atau analis sistem untuk mendefinisikan dan menyelesaikan masalah dalam menjalankan program-program komputer.

Network Systems and Data Communications Analysts

Network Systems and Data Communications Analysts

Network Systems and Data Communications Analysts

Job Descriptions:
1. Menguji dan mengevaluasi hardware dan software untuk menentukan efisiensi, reliabilitas, dan kompatibilitas dengan sistem yang ada, dan membuat rekomendasi pembelian.
2. Desain dan implementasi sistem, konfigurasi jaringan, dan arsitektur jaringan, termasuk teknologi perangkat keras dan perangkat lunak, lokasi situs, dan integrasi teknologi.
3. Membantu pengguna untuk mendiagnosa dan memecahkan masalah komunikasi data.
4. Memantau kinerja sistem dan menyediakan langkah-langkah keamanan, tips dan pemeliharaan yang diperlukan.
5. Menjaga dibutuhkan file dengan menambahkan dan menghapus file pada server jaringan dan membuat cadangan file untuk menjamin keselamatan file apabila terjadi masalah dengan jaringan.
6. Bekerja dengan engineer lain, analis sistem, programer, teknisi, ilmuwan dan manajer tingkat atas dalam pengujian, desain dan evaluasi sistem.
7. Mengidentifikasi area operasi yang perlu diupgrade peralatan seperti modem, kabel serat optik, dan kabel telepon.
8. Konsultasi pelanggan, kunjungi tempat kerja atau melakukan survei untuk menentukan kebutuhan pengguna sekarang dan masa depan.
9. Melatih pengguna dalam menggunakan peralatan.
10. Memelihara perangkat seperti printer, yang terhubung ke jaringan.

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara

KOMPAK Siap Bantu Kepolisian Berantas Narkoba di Aceh Utara

Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmakur (KOMPAK) menyatakan siap membantu aparat kepolisian

dalam memberantas Narkoba di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Sabtu (2/4/2016).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua umum KOMPAK Ns. Munawir S.Kep, CWCCA kepada GoAceh.co. “Kami siap membantu dan mendukung program-program kepolisian dalam memberantas Narkoba. Kami juga miris melihat pemuda, mahasiswa dan juga pelajar sudah terkontaminasi barang haram tersebut, oleh karena itu kami siap bekerja sama memberantas narkoba bersama-sama,” ujar Munawir.

Kompak berharap kepada pemerintah dan kepolisian agar lebih gencar melakukan razia

barang-barang terlarang tersebut, sehingga semakin hari jumlah pengedarnya semakin sedikit. Diharapkan juga dengan berkurangnya jumlah pengedar maka akan berkurang juga tingkat pemakai di kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa.

“Kami tidak mau anak muda seperti kami rusak gara-gara Narkoba. Kami harap dengan ditemukannya

belasan, puluhan, bahkan ratusan hektar ladang ganja di beberapa kabupaten di Aceh, pemerintah dan kepolisian harus lebih gencar serta proaktif dalam melakukan razia, sehingga barang haram tersebut susah masuk ke Aceh. Hal ini karena sudah banyak sabu-sabu dan jenis narkotika lainnya yang sudah tersebar yang bisa membuat pemuda, mahasiswa dan pelajar sebagai generasi masa depan menjadi hancur,” tutur Munawir. (zbr)

 

Baca Juga :

 

 

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Kota Padang Terus Ditingkatkan

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Kota Padang Terus Ditingkatkan

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Kota Padang Terus Ditingkatkan

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) diharapkan harus terencana,

terarah dan terpadu. Demi lebih mengoptimalkan pelaksanaanya, kali ini Selasa (3/5/2016) digelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) UKS/M Kota Padang tahun 2016. Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Gedung Pramuka tersebut, dibuka Walikota Padang yang diwakili Asisten II Bidang Ekbang Kesra, Eyviet Nazmar.

Eyviet mengatakan, kesehatan begitu penting dalam kehidupan manusia khususnya seperti dalam hal ini pada diri anak didik atau warga di lingkungan sekolah. Karena esehatan juga mempengaruhi prestasi, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

“Kita ketahui, UKS/M bertujuan untuk meningkatkan kesehatan bagi para murid dan warga lingkungan sekolah.

Namun kenyataan yang kita lihat saat ini, pelaksanaannya masih belum optimal. Karena dari beberapa sekolah ada yang UKS/M berjalan dengan baik dan ada juga yang tidak melaksanakannnya atau hanya sekedar formalitas saja,” ujar Eyviet.

Terkait itu Eyviet menekankan, persoalan tersebut menjadi perhatian bersama ke depan. Ini mengingat, UKS/M merupakan bagian penting dalam tatanan pendidikan yang difokuskan untuk peningkatan kesehatan anak didik di sekolah.

“Pada 2015 lalu, Kota Padang berhasil mendapat penghargaan di bidang UKS dengan meraih peringkat pertama

di tingkat TK dan SLTA pada lomba sekolah sehat tingkat Sumatera Barat. Sehingga sekolah tersebut maju ke tingkat nasional Mei 2016 ini. Oleh karena itu tentu kita berharap, sekolah ini bisa mewakili Kota Padang untuk meraih peringkat nasional,” harap Eyviet.

Kemudian dia menambahkan, dalam kegiatan Rakerda UKS/M Kota Padang 2016, diharapkan akan memacu sekolah-sekolah lainnya agar bisa meningkatkan UKS/M-nya. Sehingga itu kepada tim pelaksana UKS/M, harus menunjukkan kreatifitas dan kerja keras, demi terciptanya murid yang sehat, sekolah berkualitas dan prestasi yang semakin meningkat.

“Untuk itu kepada Tim Pembina UKS/M baik di tingkat kecamatan dan tingkat kota, memiliki peran penting dalam pelaksanaan UKS/M ini. Juga kepada seluruh SKPD terkait yang tergabung dalam SKB 4 Menteri, harus berperan aktif sesuai tugas masing-masing. Harapan kita, pembinaan dan pengembangan UKS yang sasarannya meliputi TK/RA, SD/MI, SMP/MTS dan SLTA/MAN ini semuanya dapat berjalan optimal,” harapnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/Gon2S2gUTz01fN3

Peringati Hardiknas, Wako Mahyeldi: Kota Padang Harus Jadi Kota Pendidikan

Peringati Hardiknas, Wako Mahyeldi: Kota Padang Harus Jadi Kota Pendidikan

Peringati Hardiknas, Wako Mahyeldi Kota Padang Harus Jadi Kota Pendidikan

Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo berkeinginan menjadikan Padang sebagai kota pendidikan.

Hal ini ditegaskannya usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 di lapangan Imam Bonjol, Senin (2/5/2016).

“Padang ke depan harus menjadi kota pendidikan,” sebutnya bersama Wakil Walikota Padang, Emzalmi.

Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kota Padang akan konsisten meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka pemerataan akses pendidikan lebih luas bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Sehingga nantinya diharapkan akan diperoleh Sumber Daya Manusia berkompeten dan mandiri.

Saat ini Pemko Padang memang tengah berupaya memperluas akses pendidikan. Seluruh masyarakat

usia sekolah diharuskan untuk mengecap pendidikan. Begitu juga bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang mendapatkan pendidikan inklusi.

Karena itu, Pemko Padang menetapkan wajib belajar 12 tahun serta membebaskan uang sekolah atau SPP. “Sementara ini sudah kita berlakukan bagi sekolah negeri di seluruh tingkatan,” terang Walikota.

Di sisi lain, Walikota menyampaikan bahwa beberapa sekolah di Padang meraih predikat sekolah dengan indeks integritas penyelenggara Ujian Nasional (UN) tertinggi. Walikota berharap ke depannya tidak hanya beberapa sekolah saja yang meraih predikat tersebut. Namun juga seluruh sekolah di Kota Padang.
“Kita harapkan ini dipertahankan, dan seluruh sekolah mendapatkan predikat ini,” harap Walikota.

Sebelas sekolah tingkat menengah meraih predikat penyelenggaran UN dengan indks integritas tertinggi.

Sebelas sekolah itu yakni SMAN 10, SMAN 3, SMKN 3, SMK SMTI, SMKN 2, SMKN 9, SMK Pelayaran, SMKN 5, SMK DEK, MAS Arrisalah, serta SMA Xaverius Padang. Sedangkan untuk tingkat menengah pertama yakni SMP Yari School, SMP Sabihisma, SMP DEK, SMP Yos Sudarso I, SMP Islam Terpadu Adzkia, SMP Murni dan SMP Islam Terpadu Budi Mulia.

Sementara itu pidato Menteri Pendidikan Nasional yang dibacakan Walikota Padang menyebut bahwa dunia pada saat ini adalah dunia yang sangat jauh berbeda dengan dunia beberapa dekade lalu. Saat ini perubahan terjadi begitu cepat dan pesat dalam skala eksponensial yang tidak pernah ditemui dalam sejarah umat manusia sebelumnya.

“Revolusi teknologi menjadi pendorong lompatan perubahan yang akan berpengaruh pada cara kita hidup, cara kita bekerja, dan tentu saja, cara kita belajar,” sebutnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/O1LUuC66i1A7j6q

Ipemalis Jakarta Taja Riau Education Club di Negeri Junjungan

Ipemalis Jakarta Taja Riau Education Club di Negeri Junjungan

Ipemalis Jakarta Taja Riau Education Club di Negeri Junjungan

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, diwakili Pelaksana Tugas

(Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H Arianto, secara resmi membuka kegiatan Riau Education Club (REC), untuk mahasiswa Kabupaten Bengkalis yang diadakan oleh Ikatan Pemuda Mahasiswa Bengkalis, Jakarta (Ipemalis Jakarta), Selasa (28/2/2017), ditaja di gedung Daerah Laksamana Raja Dilaut, Bengkalis.

Adapula maksud dan tujuan menyelenggarakan REC ini yakni, sebagai sarana komunikatif

bersama Pemerintah Daerah untuk memicu pendidikan di Kabupaten Bengkalis, serta memberantas narkoba yang sedang marak di Indonesia, khususnya para mahasiswa Negeri Junjungan.

Plt Sekda berpendapat, yang menjadi pemicu narkoba bagi mahasiswa adalah akhlak buruk

yang dimiliki oleh para kalangan muda. Karena jika memiliki akhlak yang mulia, pasti dia tidak akan terjerumus menjadi pecandu narkoba

 

Baca Juga :

 

 

Peduli Abrasi, Siswa SLB Sekar Meranti Semai Bibit Api-Api

Peduli Abrasi, Siswa SLB Sekar Meranti Semai Bibit Api-Api

Peduli Abrasi, Siswa SLB Sekar Meranti Semai Bibit Api-Api

Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Sekar Meranti Desa Anak Setatah,

Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, melakukan penyemaian bibit api-api dalam polybag. Hal ini dilakukan dalam upaya penyelamatan alam dari abrasi.

Kepala SLB Sekar Meranti, Syafrizal mengungkapkan, dalam program pelestarian peduli abrasi yang dilaksanakan ini, pihak SLB Sekar Meranti butuh dukungan dari semua pihak.

Dia mennyebutkan, 7 dari 20 siswa binaannya itu telah melakukan penyemaian sekitar 4000 bibit api-api.

“Sebenarnya mereka ini masih banyak yang bisa melakukan pekerjaan seperti itu (penyemaian), namun untuk sementara kita hanya menggunakan tenaga 7 orang ini dulu, mereka yang bekerja juga kita bayar, tidak menggunakan tenaga secara cuma-cuma,” ungkapnya.

Dikatakan Safrizal pula, penyemaian bibit api-api ini dilakukan di halaman sekolah tersebut dengan menggunakan polybag, baru kemudian polybag tersebut diangkut ke pinggir pantai yang berjarak sekitar 30 meter itu.

Hanya saja sambung Safrizal, pihaknya masih mengalami kendala pendanaan terutama untuk mendapatkan polybag.

“Kita butuh polybag yang banyak, kalau soal pemasaran sudah ada sejumlah desa yang memesan bibit ini, seperti di Desa Alai dan Insit Kecamatan Tebingtinggi Barat,” akuinya seraya mengatakan jika Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti juga ikut peduli dan membantu dengan menyumbang sejumlah polybag kepada sekolah yang dikelolanya itu.

Selanjutnya, Safrizal berharap dukungan dan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti agar program ini bisa berkelanjutan. “Kita sangat berharap agar program ini bisa berkelanjutan dan ini kita lakukan dalam upaya penyelamatan alam dari abrasi,” harap dia.

Safrizal juga menjelaskan, mendidik anak berkebutuhan khusus diperlukan kesabaran dan kedekatan. Pengajarannya juga secara individual untuk setiap anak diberikan perhatian lebih. Faktor kedekatan ini membuat pentingnya keluarga berperan.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/NORoL0c1gC57kE8

Bupati Bengkalis: Guru Ngaji Pahlawan, Berjasa Melestarikan Ayat-ayat Allah

Bupati Bengkalis: Guru Ngaji Pahlawan, Berjasa Melestarikan Ayat-ayat Allah

Bupati Bengkalis Guru Ngaji Pahlawan, Berjasa Melestarikan Ayat-ayat Allah

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan,

Heri Indra Putra, membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru TPA/TPQ se-Kabupaten Bengkalis, /20di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Senin (20/317).

Heri mengatakan, melalui kegiatan mengajar ngaji seseorang telah memelihara Al Qur’an dan secara tidak langsung seorang guru ngaji telah menjadi duta surga untuk menyampaikan kalam Ilahi berupa Al Qur’an yang salah satu tujuan diturunkannya adalah untuk di baca.

“Kegiatan seperti ini sangat besar manfaatnya, selain meneguhkan iman dan taqwa kepada Allah SWT

juga dapat menguatkan Ukhuwah Islamiyah. Guru ngaji, menurut kami, merupakan pahlawan, sebuah profesi yang luhur dan paling berjasa dalam melestarikan ayat-ayat allah swt,” jelasnya.

Heri menambahkan, peran seorang guru ngaji sangat penting. karena melalui guru ngajilah, umat islam sejak dini akan terdidik bagaimana cara membaca al-qur’an yang baik dan benar, baik mengenai tajwid, makhraj, makna yang tersirat maupun yang tersurat.

Sementara itu, Ketua penyelenggara kegiatan, Suwarto mengatakan, tujuan kegiatan

tersebut meningkatkan pemahaman dan pengamalan keagamaan kepada guru-guru TPA/TPQ se-Kabupaten Bengkalis.

“Acara ini diikuti 40 peserta dari delapan Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, dan dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan dua nara sumber dari Pekanbaru, yakni Sulaiman Yudi dari Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kementerian Agama Provinsi Riau, kemudian Ramli Husin dari Biro Kesra Provinsi Riau,” jelas Suwarto yang juga menjabat Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat Sekretariat Daerah Bengkalis.

Turut hadir, Pelaksana Tugas Asisten Tata Praja, Umi Kalsum, Asisten Administrasi Umum, TS Ilyas, Inspektur Bengkalis, Suparjo, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Amril Fakhri, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Haholongan, serta beberapa pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/TLfc5mdS05P3c3

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan Kuesioner

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan Kuesioner

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan Kuesioner

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan Kuesioner

1. Pertanyaan hendaknya jelas maksudnya:
a. Pertanyaan tidak terlalu luas
b. Pertanyaan tidak terlalu panjang
c. Pertanyaan tidak boleh memimpin
d. Menghindari pertanyaan yang dobel negatif
2. Pertanyaan hendaknya membantu ingatan responden
3. Pertanyaan menjamin responden untuk dengan mudah mengutarakan jawabannya
4. Pertanyaan hendaknya menghindari bias
5. Pertanyaan memotovasi responden untuk menjawab
6. Pertanyaan dapat menyaring responden
7. Pertanyaan hendaknya dibuat sesederhana mungkin

Tipe Pertanyaan dan Kategori Respon Berdasar jenis:

• Threatening questions/ Pertanyaan yang mengancam : aktivitas sexual, penggunaan obat-obatanan, perilaku menyimpang lainnya.
• Knowledge questions/ pertanyaan pengetahuan/ pertanyaan informatif : menanyakan ttg hal-hal yg telah diketahui responden.
• Skip or contingency questions / pertanyaan untuk dilewati atau diteruskan : penyaringan untuk responden tertentu

Bentuk pertanyaan:
1. Pertanyaan terbuka/ Open ended
– Free response questions: kebebasan bagi responden untuk menjawab.
– Directed response questions: kebebasan bagi responden untuk menjawab akan tetapi sudah sedikit diarahkan.

2. Bentuk pertanyaan tertutup/Close Ended
– Dichotomus choice: hanya disediakan 2 jawaban alternatif, responden memilih satu diantaranya.
– Multiple choice: menyediakan beberapa jawaban alternatif, responden memilih 1 jawaban yang sesuai dengan pendapat responden

Keuntungan Pertanyaan Tertutup :
Mudah dihitung persentase jawabannya.
Dapat menggunakan lembar jawaban komputer sehingga cepat menghitungnya.
Mudah melacak pendapat berdasarkan waktu
Mudah memfilter jawaban yang tidak berguna atau yang ekstrim.

Baca Juga :