Archive September 2019

Cara Membuat Activity Diagram menggunakan rational rose

Cara Membuat Activity Diagram menggunakan rational rose

Cara Membuat Activity Diagram menggunakan rational rose

Cara Membuat Activity Diagram menggunakan rational rose

ACTIVITY DIAGRAM

Activity Diagram memodelkan workflow proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses. Diagram ini sangat mirip dengan flowchart karna memodelkan workflow  dari suatu aktifitas ke aktifitas lainnya atau dari aktivitas ke status. Menguntungkan untuk membuat activity diagram pada awal pemodelan proses untuk membantu memehami keseluruhan proses. Activity diagram juga bermanfaat untuk menggambarkan parallelbehaviour tau menggambarkan interaksi antara beberapa use case.

Elemen-elemen activity diagram

  1. Setatus start (mulai) atau end (akhir)
  2. Aktifitas yang mempersentasikan sebuah langkah dalam workflow.
  3. Transition menunjukan terjadinya perrubahan status aktivitas (Transitions show what state follows another).
  4. Keputusan yang menunjukan alternative dalam workflow.
  5. Synchronization bars yang menunjukan subflow parallel . Synchronization bars dapat digunakan untuk menunjukan concurrent threands pada workfloe  proses bisnis.
  6. Swimlanes yang mempersentasikan role bisnis yang bertanggung jawab pada aktivitas yang berjalan

Membuat swimlanes

  1. Klik kanan pada use case yang akan dibuat activity diagram, kemudian pilih select in Browser. Use case yang dipilih akan tersorot pada browser.
  2. Klik kanan pada use caseyang tersorot di browser, kemudian klik news, activity diagram
  3. Beri nama activity diagram
  4. Buka activity diagram dengan double klik
  5. Pilih icon swimlane dari toolbar  dan klik ke dalam activity diagram
  6. Buka specification dari swimlane dengan cara double klik header swimlane (newSwimlane) pada diagram.
  7. Beri nama swimlane dengan nama yang sesuai dengan role bisnis yang menjalankan aktifitas-aktifitas.
  8. Klik OK.

Membuat Status Aktifitas

  1. Klik icon status mulai di toolbar dan kemudian klik di swimlane
  2. Klik icon  aktifitas di toolbar dan kemudian klik di swimlane
  3. Ganti nama NewAktivity sesuai dengan aktifitas yang dilakukan.
  4. Untuk menunjukan aktifitas pada nomor tiga berhubungan dengan setatus mulai, klik icon state transition di toolbar.
  5. Klik dan drag transition dari status mulai menuju ke aktivitas momor tiga

Catatan : Untuk membuat aktifitas dan transition lainnya dapat dilakukan dengan mengulan langkah2 dan 5

Membuat Decision point

  1. Klik icon decision point di toolbar dan kemudian sambungkan transition menuju ke decision point ke aktifitas-aktifitas yang berhubungan
  2. Buka decision specification dengan cara bouble klik decision point
  3. Masukan nama decision point sesuai dengan fungsinya
  4. Untuk setiap transition yang keluar dari decision point, double klik  untuk membuka specification-nya
  5. Pada tab detail,  masukan label guard condution dengan fungsi yang sesuai dikotak guard condition.  Arti Guard Condition ialah transition yang keluar dari decition point di-triger oleh Guard condition pada decition point-nya
  6. Klik OK

 

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Cara penggunaan Uml dan Definisi Object

Pengertian Rational Rose menurut para ahli

 Cara penggunaan Uml dan Definisi Object

Pengertian Rational Rose menurut para ahli

CANDIDATE CLASS & INTERCATION DIAGRAM

Class Diagram

Definisi Object dan Class

Object

adalah gambaran dari entity, baik dunia nyata maupun konsep dengan batasan-batasan dan pengertian yang tepat,. Object  bias mewakili sesuatu yang nyata contoh nya komuter, mobil atau dapat berupa konsep seperti proses kimia, transaksi bank, permintaan pembelian, dll. Setiap object  dalam system memiliki tiga karakteristik yaitu status, sifat dan identitas.

Cara mengidentifikasi object :

1.    Pengelompokan berdasarkan kata/frase benda pada scenario.

2.    Berdasarkan daftar kategori object, antara lain :

•    Object fisik, contohnya :pesawat telepon

•    Spesifikasi/rancangan/deskripsi, contoh : deskripsi pesawat

•    Tempat, contoh : Gudang

•    Transaksi, contoh : penjualan

Class

Penamaan class menggunakan kata benda tunggal yang merupakan abstraksi yang terbaik.

Pada UML, class digambarkan dengan segi empat yang dibagi. Bagian atas merupakan nama dari class. Bagian yang tengah merupakan struktur dari class (atribut) dan bagian bawah merupakan sifat dai class (opersi).

Sebuah symbol class pada class diagram terdiri dari nama kelas, attribute dan method

Nama Kelas

Dipakai untuk membedakan antara satu kelas dan kelas yang lain, contoh : manusia, mahasiswa.

Dipakai untuk menyimpan state, pada bahasa pemrograman ini berupa field. Bias juga diartikan apa yang dimiliki oleh sebuah object. Contoh : nama, alamat, usia, nim.

Method

Dipakai untuk menyimpan behavior, pada bahasa pemrograman

Contoh : getNama,getAlamat, getUsia, jalan

Aturan Penggunaan :

Modifier nama_method ([namaParameter : tipe Parameter]) : nilai_kembalian

Contoh penggunaan :

+ getNama() : string

dibaca method getNama memiliki modifier public, tidak memiliki parameter dan mempunyai nilai kembalian String

+setNama (nama : String) : void

dibaca method setNama memiliki modifier public, tidak memiliki parameter yaitu nama denga tipe parameter String dan tidak memiliki nilai kembalian karna bertipe void.

digunakan untuk memberikan batasan atau penanda bagaimana kelas lain menggunakan attribute, constructor dan method dari suatu kelas.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Oknum Wartawan Intimidasi Kepsek

Oknum Wartawan Intimidasi Kepsek

Oknum Wartawan Intimidasi Kepsek

Mengaku sebagai wartawan dengan ditemani oknum anggota organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat

(LSM) diduga melakukan pemerasan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Cimahi.

Dodi Sularto sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Cimahi membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, tindakan yang dilakukan tersebut berdalih ingin menanyakan perihal penggunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

“Saat itu saya sedang berada di ruang kepala sekolah bergegas menemui keduanya setelah mereka terus memaksa dan akan melaporkan saya ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan dugaan penyelewengan dana Bos dan BPMU,” ujar Dodi, di ruang kerjanya kemarin (13/12).

Atas info tersebut Dodi mengaku keberatan dengan tuduhan tersebut. Sebab,

selama ini penggunaan dana Bos sudah digunakan sesuai dengan aturan dan peruntukannya.

“Saya temui oknum wartawan itu, dan saya tanya surat tugas, mereka malah balik marah, katanya wartawan berhak menanyakan anggaran itu,” jelas Dodi ketika ditemui kemarin (13/12)

Selain itu, keduanya menunjukkan format laporan penggunaan anggaran BPMU dan BOS dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Namun keduanya tidak bisa menunjukan surat tugas.

Keduanya mengancam dan mengaku punya bukti kalau terjadi penyelewengan dana BPMU dan BOS.

Tetapi, bukti yang selalu diucapkan keduanya tidak bisa ditunjukan.

Dodi menuturkan, tudingan lainnya dari mereka bahwa pihak sekolah telah melakukan pungutan liar dengan menarik uang Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan SPP kepada orangtua siswa.

“Saya jelaskan, kalau DSP dan SPP itu masih boleh dipungut, yang tidak boleh itu kalau di tingkat dasar. Bahkan, ada surat edaran dari gubernurnya sebagai legalitas,”kata dia.

Dodi mengaku, kejadian tersebut bukan pertama kali dialaminya. Sebab, orang yang mengaku oknum wartawan sering mendatangi sekolahnya dan mengancam akan memberitakan terkait penyelewengan anggaran. Namun, ujung-ujungnya meminta sejumlah uang agar pihak sekolah tutup mulut.

 

Baca Juga :

 

 

Pemprov Jawa Barat Dorong Semua Anak Harus Sekolah

Pemprov Jawa Barat Dorong Semua Anak Harus Sekolah

Pemprov Jawa Barat Dorong Semua Anak Harus Sekolah

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jawa Barat

terus berupaya pelayanan pendidikan. Salah satunya dengan meluncurkan program Semua Anak Harus Sekolah. Program ini dilakukan untuk terpenuhinya Ketersediaan, Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan dan Kepastian (5K).

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, program Semua A

nak Harus Sekolah merupakan komitmen keberpihakan dari Pemprov Jabar, dunia usaha, komunitas dan akademisi serta semua pihak akan pendidikan di Jabar. Sehingga tidak lagi ada alasan anak untuk tidak sekolah.
PEMERATAAN PENDDIKAN: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat membuka Edu Futuristik Festival Semua Anak Harus Sekolah di Halaman Gedung Sate, kemarin (10/12). Heryawan menegaskan semua pihak harus terlibat memajukan pendidikan.

”Tidak ada alasan sekolah untuk mengeluarkan anak dari sekolahnya. Pendek kata semua anak wajib

sekolah dan harus sekolah,” tegas Heryawan usai membuka Edu Futuristik Ferstival Semua Anak Jawa Barat Harus Sekolah di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponogoro, kemarin (10/12).

Pria yang akrab disapa Aher itu mengatakan, dari 2008 atau tepatnya sejak dirinya menjabat gubernur hingga saat ini, Jabar menempati peringkat kedua di antara provinsi lain untuk angka partisipasi sekolah SMA/SMK. Berdasarkan data saat itu ada sekitar 480 ribu anak sekolah. ”Alhamdulillah sekarang sudah mencapai dua juta lebih,” ujarnya.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/

Cing Ciripit Catat Rekor

Cing Ciripit Catat Rekor

Cing Ciripit Catat Rekor

BANDUNG – Festival Bandung Ulin yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik)

Kota Bandung, berhasil tercata di Original Rekor Indonesia (ORI). Kegiatan yang dinilai tersebut merupakan permainan urang Sunda, Cing Ciripit Terbanyak yang diikuti 3 ribu anak SMP se Kota Bandung di SOR Arcamanik, Jawa Barat.

Selain menampilkan Cing Ciripit, ada juga sejumlah kaulinan urang lembur lainnya, salahsatunya Perepet Jengkol, Galah, Congklak, dan masih banyak lagi. Kepala dinas Pendidikan kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan pemecahan rekor ini bukan tujuan pelaksanaan festival Bandung Ulin. Karena sebut dia, tujuan utamanya ingin mengenalkan kaulianan anak jaman dulu, sebab dikaulinan ini bukan hanya sekadar main tapi banyak pembelajaran di dalamnya.

”Semoga festival ini bisa berkelanjutan. Bisa dipahami semua komponen sehingga penting

dan manfaatnya kaulinan ini. Sehingga ulin itu, tidak hanya sekadar main tapi di dalamnya ada proses belajar. Apalagi untuk pendidikan dasar, yang tentu lebih dipusatkan ke pendidikan karakter, sehingga banyak nilai-nilai baik yang bisa dibangun dalam permainan ini,” kata Elih.

Untuk mendorong anak-anak lebih menyukai permainan tradisional harus disediakan sarana dan prasarana yang memadai. Sehingga anak anak bisa memilih permainan tradisional daripada memainkan hape.

”Kita sudah wajibkan setiap sekolah untuk menyediakan ruang tersebut. Kalau kita banyak menyediakan waktu untuk main gadget, mereka pasti main gadget. Tapi kalau disediakan ruang untuk permainan, mereka pasti lebih memilih permainan. Ini buktinya mereka sumringah ikut acara ini,” jelasnya.

Dia menganjurkan kepada orangtua dan guru di sekolah harus bisa memberikan pengertian ke anak didiknya

terhadap pembagian waktu antara bersosialisasi dengan permainan tradisional dengan gadgetnya. ”Gadget memang bagus untuk perkembangan teknologi tapi kalau tidak diarahkan bisa terjerumus kepada hal negatif,” sebutnya.

Sementara Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial yang turut ikut dalam melakukan permainan Cing Ciripit mengatakan, sebagai orang Bandung dirinya harus mau melestarikan budaya sendiri. ”Ini sangat luar biasa, kita harus kenalkan lagi, hidup kan lagi, galakan lagi tradisi, permainan asli urang Sunda ini,” katanya.

Ketua Koti Kota Bandung sekaligus pemilik Eco Bambu Andreas Wiharja atau lebih dikenal Wiwi mengutarakan banyak filosofis yang terkandung dalam setiap kaulinan urang lembur. Dan juga salah satu inovasi pendidikan karena bisa diterima oleh anak.

”Kita akan terus pertahankan dan ditingkatkan, sebab ini merupakan inovasi pendidikan. Karena banyak disiplin ilmu yang didapatkan seperti kedisiplinan, rasa sosialisasi dan bisa saling menghargai,” sebutnya

 

Sumber :

https://egriechen.info/

Kasih

Kasih

Kasih

Ketika sang merpati telah terbang
Melayang jauh menuju cakrawala senja
Aku hanya terdiam
Membisu dengan tatap hampa

Kesiur angin yang membelai lembut tubuhku
serta
lantunan irama lagu dedaunan yang bergoyang
melambungkan segala angin, impian, dan asaku
kepadamu
Kepadamu yang telah pergi
ke tempat yang terlampau jauh
Takkan terjangkau genggam tangan ini
‘tuk selamanya

Dalam jiwa,
ada perasaan sunyi yang melilit
t’lah merasuki aliran darahku
dan mengiringi setiap jejak langkahku

Aku ingin menangis
Namun, tiada lagi air mata yang tersisa
Kering!
Hampa
Pilu

Kau hanya sisakan sebongkah kenangan indah
Kenangan yang ‘kan abadi
Dalam cerita cinta kita

Dahulu,
Saat lonceng kematian berdentang
menunjuk dirimu
Aku merasa lumpuh
sebagian tubuh ini bagai ikut terkubur
bersama hembusan napas terakhirmu
Mungkinkah kau telah lupa
akan janji setia kita
untuk selalu bersama
selalu berbagi rasa
Selalu

Aku ingin agar kau seperti merpati
yang tak pernah ingkar janji
walau sayapnya t’lah patah
pada malam dingin mencekam
Namun, dapatkah kau kembali, kasih?

Baca Juga :

Fokus Penelitian/ Rumusan Masalah Penelitian

Fokus Penelitian/ Rumusan Masalah Penelitian

Fokus Penelitian/ Rumusan Masalah Penelitian

 Di dalam penulisan proposal yang berjudul Semanggi Makanan Tradisonal Khas kota Surabaya Sebagai Industri Keluarga Dari Dulu, Sekarang dan di Masa Mendatang memiliki rumusan – rumusan masalah sebagai berikut :
1. Motif apakah yang menyebabkan semanggi menjadi sebuah komoditas bisnis wisata kuliner di Surabaya?
2. Bagaimana eksistensi para penjual semanggi tradisonal di kota Surabaya?
TEMUAN DATA DAN ANALISA DATA
Dari penelitian yang diadakan tanggal tanggal 19 Mei 2010-26 Mei 2010 peneliti mendapatkan beberapa data. Data yang pertama adalah data yang berasal dari hasil observasi atau pengamatan peneliti dan data sekunder. Data tersebut diantaranya. Di Surabaya, Semanggi kebanyakan diproduksi oleh masyarakat sekitar daerah Benowo. Semanggi adalah sekelompok tanaman paku air (Hydropterides) dari marga (Marsilea) yang di Indonesia mudah ditemukan di sekitar pematang sawah atau tepian saluran irigasi. Makanan khas Surabaya yang disajikan pada piring yang terbuat dari daun pisang atau disebut ‘pincuk’ ini terdiri dari beberapa sayur seperti daun semanggi, kecambah dan disiram dengan bumbu ketela rambat beserta sambal cabe rawit yang pedas. Untuk menikmatinya, akan semakin mantap jika dimakan dengan krupuk puli yaitu krupuk yang dibuat dari beras Secara morfologi bentuk tumbuhan ini sangat khas, karena bentuk daunnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat kelopak anak daun yang berhadapan.Semanggi merupakan salah satu makanan khas tradisonal kota Surabaya yang sampai sekarang masih bertahan meskipun dihadapkan dengan persaingan-persaingan dengan berbagai macam makanan moderen utamanya dengan makanan yang cepat saji fast food. Semanggi juga merupakan sebagai wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia. Semanggi termasuk kebudayaan fisik dan tidak memerlukan banyak penjelasan karena itu semua hasil konkret dari perbuatan manusia. Untuk menjaga semanggi tetap eksis dan menjadi makanan tradisional maka diharapkan partisipasi masyarakat kota Surabaya untuk melestarikan dan mengenalkan kepada generasi yang ada di bawahnya agar semanggi tetap menjadi makanan favorit bagi mereka meski hasil akhirnya berbeda. Semanggi sendiri merupakan suatu industri makanan keluarga yang sudah turun temurun dari tiap keluarga terutama pada pusat semanggi sendiri di daerah Benowo dan Manukan. mereka bisa berasal dari sana adalah karena di sanalah terdapat juragan yang memproduksi semanggi lalu juragan tersebut menjual semangginya bagi ibu-ibu di daerah tersebut yang berprofesi sebagai penjual pecel semanggi keliling. Hampir setiap rumah atau perkampungan di wilayah tersebut warganya berjualan semanggi secara keliling. Bahkan mereka rela untuk pindah domisili untuk sementara ke perkampungan yang ada di sekitar pusat kota Surabaya. Hampir tiap kampung di Surabaya terdapat penjual semanggi yang berdomisili yang asal-usul mereka berasal dari Benowo. Para penjual semanggi berkumpul di pinggir jalan yang ramai sedang mempersiapkan diri untuk segera berpencar menuju berbagai sudut kota. Para penual semanggi tradisional ini berjualan dari pukul 09.00 pagi samapai pukul 15.00 sore hari. Para penjual semanggi ini selain tujuan utamanya untuk menjual makanan dalam hal ini semanggi, mereka juga berusaha untuk melestarikan makanan tradisional ini agar tetap diminati oleh warga kota Surabaya. Mereka pun mempunyai suatu kebanggan sendiri dengan menjual makanan khas dari kota mereka sendiri. Hal ini sesuai dengan teori yang diterapkan oleh Peter Blau tentang pertukaran sosial yakni mereka menjual semanggi tersebut untuk mendapatkan ganjaran berupa ganjaran ekstrinsik dan ganjaran intrinsik. Ganjaran ekstrinsik yang diterima dapat berupa uang atau penghasilan yang mereka selama berjualan. Sedang untuk ganjaran intrinsik mereka mendapatkan kebanggaan dan kepuasan tersendiri dengan menjual semanggi sebab semanggi merupakan makanan khas atau ikon dari kota mereka sendiri yaitu kota Surabaya. Seperti yang dijumpai di kawasan diponegoro dekat dengan pemberhentian bis tampak beberapa wanita paruh baya itu dengan berpakaian kebaya dan berjarit beranjak turun. Di depannya terdapat bakul tempat dagangannya dan tak lupa krupuk puli dalam kantung plastik yang cukup besar.

Dari hasil wawancara diperoleh data sebagai berikut

Dari hasil wawancara diperoleh data sebagai berikut

Dari hasil wawancara diperoleh data sebagai berikut

1. Ibu Suparmi
Seorang subyek yang menekuni bisnis atau usaha semanggi ini baru menggeluti usahanya sekitar 5 tahun. Usaha ini pun diperoleh dari peninggalan ibu mertua subyek. Subyek dengan senang hati melanjutkan usaha ini. Dengan memiliki kurang lebih 10-12 pekerja/penjual semanggi keliling subyek dapat menghidupi keluarganya. Dengan tekad yang kuat tetap menjalankan usahanya meskipun berulang kali mendapatkan pasang surut penghasilan. Dengan kebanggaan dan kecintaan terhadap kota kelahiranya membuat subyek membantu pemerintah kota dengan menjaga dan melestarikan makanan tradisional ini sebagai budaya lokal yang diprotektif agar tidak hilang seketika. Meskipun dengan keberhasilannya dari segi materi namun tetapi yang lebih membuat rasa puas dan bangga secara lebih dan tidak ternilai oleh materi adalah kebanggannya menjaga semanggi sebagai budaya lokal yang pada saat ini masih hidup di tengah persaingan makanan-makanan tradisional.
2. Ibu Ati
Subyek yang telah berusia lebih dari separuh abad ini tetap loyal dengan mata pencahariannya ini meskipun penghasilan yang didapatnya tidak menentu. Bekerja sebagai penjual semanggi keliling selama 20 tahun ini semakin membuat subyek bersemangat untuk terus melestarikan dan mengembangkan/ mengenalkan semanggi kepada generasi muda. Pada generasi muda sekarang ini banyak disuguhi makanan-makanan modern dan cenderung untuk melupakan makanan tradisonal ini padahal makanan tradisional ini merupakan sebuah ikon dari masyarakat Kota Surabaya. Subyek berjualan secara berkeliling dari satu kampung ke kampung lainnya. Biasanya subyek berangkat dari rumah dengan naik angkutan umum dan sesampai pada tempat biasa subyek bekerja sering melanjutkan dengan berjalan kaki mengelilingi kampung-kampung yang ada di sekitar jalan Diponegoro dan juga sekitar jalan Genteng. Subyek menjual satu porsi semanggi ini dengan harga yang sangat terjangkau yaitu dengan harga Rp.3.500- Rp. 4.000. meskipun pada jaman sekarang lebih sulit untuk menjual semanggi karena harus bersaing dengan makanan-makanan moderen yang lain tetapi subyek tetap berusaha menyuguhkan semanggi di era yang modernisasi ini.
3. Ibu Mujeni (47 tahun) penjual semanggi keliling
Subyek merupakan warga asli Kendung namun pindah ke wilayah Petemon Timur agar lebih dekat dengan tempat subyek berjualan semanggi. Subyek telah lama berjualan semanggi secara keliling yakni hampir 25 tahun lebih. Hampir seluruh keluarganya bekerja sebagai penjual semanggi keliling. Berjualan semanggi merupakan suatu tradisi dalam keluarganya. Bahkan jika salah satu anggota keluarganya ada yang menolak untuk berjualan semanggi utamanya perempuan maka orang tersebut akan dikucilkan oleh keluarga. Subyek mendapatkan semanggi dari juragannya sedang untuk bumbu-bumbunya subyek membelinya sendiri dan mengolahnya sendiri. Proses pengolahan bumbu-bumbunya menggunakan resep keluarga yang orang lain tidak diperkenankan untuk melihat proses pengolahan lebih lanjut. Subyek sangat bangga berjualan semanggi sebab di satu sisi subyek mendapatkan materi namun di sisi lain juga mendapatkan sisi kepuasan dalam hal non materi sebab dengan menjual semanggi berarti subyek melestarikan tradisi keluarga dan juga menjaga sebuah budaya dalam hal in i makanan tradisional agar tidak punah.
Hampir semua pedagang Semanggi gendongan ini menawarkan harga Semanggi yang relatif terjangkau, dengan rasa yang cukup nikmat. Untuk penyajiannya seperti pada umumnya, namun seporsi sayur Semanggi ditambah sayuran kangkung atau daun lembayung (daun ubi), lalu sambal dan krupuk puli lebar. Menurut salah satu penjual semanggi yang ada di kawasan petemon bagi mereka yang tidak berjualan semanggi sedang sanak saudaranya semua berjualan semanggi mereka akan mendapatkan sindiran-sindiran dari keluarga maupun tetangga-tetangga mereka yang ada di Benowo. Semanggi sendiri didapat oleh para penjual dengan membeli tanaman tersebut ke para pembudidaya tanaman semanggi tersebut. Sebagian lainnya mereka mencoba menanamnya di beberapa petak sawah berukuran kecil yang letaknya di belakang rumah. Namun jumlah penjual semanggi juga semakin menurun. Banyak penjual semanggi yang beralih profesi karena usaha ini tidak menguntungkan. Semanggi kebanyakan diproduksi dan dijual oleh warga dari daerah Benowo, Surabaya.
    Hampir setiap ada event atau acara kuliner yang diadakan di Surabaya semanggi selalu dapat dijumpai diantara banyaknya makanan yang lainnya. Meski dihadapkan dengan banyaknya pilihan makanan yang ada atau yang dijajakan pada saat acara kuliner tersebut masyarakat juga tidak lupa untuk menikmati sepincuk semanggi dengan krupuk pulinya tersebut. Apalagi pada saat acara menyambut hari ulang tahun Surabaya setiap tanggal 31 mei, pemerintah kota selalu mengadakan festival makan gratis yang dilakukan selama dua hari. Pemerintah kota menunjuk beberapa titik tempat untuk menjadi penyelenggara acara tersebut. Hal ini diharapkan bahwa masyarakat tetap mengenal dan melestarikan makanan-makanan khas dari Surabaya. Hal ini juga disambut dengan baik oleh para penjual makanan tradisional kota Surabaya selain mendatangkan penghasilan yang lebih mereka juga dapat menunjukkan eksistensi dari makanan tradisional khas Surabaya. Sekarang semanggi pun bukan dimiliki oleh warga Surabaya tetapi dimiliki oleh warga Jawa Timur.
Bagi sebagian orang Surabaya, pecel semanggi adalah makanan yang bikin orang teringat selalu. Selain susah untuk membelinya, panganan ini mempunyai rasa dedaunan yang khas. Kalau sedang beruntung, mungkin siapa saja bisa menjumpai pedagang yang rata-rata wanita berusia uzur itu di pinggir jalan atau sudut gang. Selain dapat membeli semanggi dari penjual semanggi keliling, semanggi juga dapat ditemukan atau diperjualkan di beberapa tempat seperti:
a. Pujasera Galaxy Mall
b. Cafesera, jln. Polisi Istimewa
c. Di Hotel Surabaya Plaza. Dengan membidik kalangan menengah, sajian Semanggi di hotel ini laris juga dipesan tamu. Tidak hanya para tamu yang menginap di hotel saja yang bisa menikmati, tapi dibuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin menikmati Semanggi. Untuk menikmati Semanggi ditawarkan seharga 10.000 rupiah per porsi.
d. Di gerai tempat makan STS (Semanggi Top Surabaya). STS memang belum membuka kedai sendiri. Hampir selama 13 tahun ini, STS berjualan di Rumah Makan Antariksa di Jl Diponegoro aktivitasnya sebagai peserta di Festival Jajanan Bango 2008 lalu di Surabaya.

Rencanakan USBN Sistem Komputer

Rencanakan USBN Sistem Komputer

Rencanakan USBN Sistem Komputer

Pada 2019 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung berencana akan memodifikasi

sistem Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah Menengah Pertam (SMP) di Kota Bandung.

Staff Kurikulum SMP pada Disdik Kota Bandung, Saeful Kurniawan mengungkapkan, modifikasi sistem dilakukan setelah semua sekolah me­nerima bantuan alat penun­jang. Sehingga dapat dipas­tikan SMP Negeri dan SMP swasta di Kota Bandung sudah memadai dalam segi infra­struktur

”Rencananya USBN akan menggunakan sistem kom­puter layaknya UNBK. USBN

akan menggunakan sistem komputer melalui website Sakoja (Sekolah Juara),” ung­kap Saeful, saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jalan. Ahmad Yani, baru-baru ini.

Menurutnya, dalam sistem ujian tersebut, setiap siswa nantinya akan mengerjakan soal melalui aplikasi atau website yang dimiliki Disdik. Sehingga dengan sistem ini diharapkan akan mengurangi anggaran yang biasa dikelu­arkan.

”Ini akan lebih memberi efisiensi dalam segi peng­eluaran anggaran pengadaan kertas ujian, juga memperce­pat dalam proses input nilai,” ujarnya.

Selain mengurangi angga­ran, lanjutnya, dengan sistem ini juga, siswa dapat lebih cepat

menerima hasil ujian­nya. Sebab, nilai yang biasanya keluar satu bulan setelah ujian, melalui sistem komputer bisa langsung diketahui. Tidak hanya itu, sistem ini juga akan memberi fungsi dalam me­ningkatkan kualitas pengu­asaan teknologi (IT).

”Ini masih rencana, belum ada keputusan akhir. Kami masih memastikan setiap se­kolah apakah jaringan wifi di sekolah sudah merata siap untuk digunakan atau belum, kalau wifinya tidak siap, nanti malah akan jadi kendala untuk siswa,” tandasnya

 

Baca Juga :

 

 

Buku Fikih Ibadah Braille Diterbitkan Bagi Disabilitas Netra

Buku Fikih Ibadah Braille Diterbitkan Bagi Disabilitas Netra

Buku Fikih Ibadah Braille Diterbitkan Bagi Disabilitas Netra

Direktorat Jen­deral (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kemente­rian Agama

terbitkan buku Fikih Ibadah Braille.

Buku yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas netra di Indonesia ini berisi empat bab yang terdiri dari pengetahuan fikih salat se­perti wudu,tayammum, tata cara dan bacaan salat. Tidak hanya itu dalam buku itu juga berisi tetntang penjelasan seputar fikih puasa, zakat dan haji serta umroh.

Dilansir dari laman resmi Disdik Jabar, Direktur Urais Binsyar Agus Salim mengatakan, buku raille yang berisi tentang praktik ubudiyah fiqhiyyah ini, diterbitkan Ditjen Bimas Islam sebagai wujud kehadiran ne­gara dalam upaya memenuhi hak pengetahuan keagamaan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas netra.

”Saat ini jumlah penyangang disabilitas netra di Indonesia tidaklah sedikit

,” kata Agus, di Hotel Mercure Ancol, Ja­karta, baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, pi­haknya juga melaksankan pembukaan kegiatan Temu Konsultasi Kepustakaan. Ren­cananya, lanjut Agus, kegia­tan akan berlangsung selama tiga hari yaitu dari 27 Febru­ari hingga 1 Maret 2019.

”Acara ini diikuti 86 peserta, terdiri dari 34 perwakilan pustakawan Masjid Raya, 34 PIC

Kepustakaan Kanwil Ke­menag, Pustakawan Ormas Islam, dan staf di lingkungan Ditjen Bimas Islam,” ucapnya.

Agus menjelaskan, sebelum dialih-aksarakan ke huruf braille, buku tersebut disusun terlebih dahulu oleh tim pa­kar Kepustakaan Islam Ke­menag, bekerja sama dengan ahli fikih disabilitas ormas Islam, akademisi maupun para penyandang disabilitas netra lainnya.

Hal itu dilakukan sebagai wujud nyata program bim­bingan dan layanan keaga­maan yang telah menjadi tupoksi Bimas Islam.

”Ke depan kita berikhtiar untuk bekerja lebih inovatif lagi, misalnya dengan meny­ediakan produk-produk pus­taka Islam ke audio visual atau media lainnya,” jelas Agus.

Peluncuran buku ini ditan­dai dengan penyerahan se­cara simbolis buku Fikih Ibadah Braille oleh Direktur Urais Binsyar kepada perwa­kilan Ikatan Tunanetra Mus­lim Indonesia (ITMI) Yogi Matsoni. Diacara tersebut, tampak hadir pula, Ketua Ko­misi VIII DPR RI Ali Taher dan Kasubdit Kepustakaan Islam Kusmindar

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/94/0/83431