Archive September 2019

Sistem Zonasi PPDB untuk Pemerataan Pendidikan

Sistem Zonasi PPDB untuk Pemerataan Pendidikan

Sistem Zonasi PPDB untuk Pemerataan Pendidikan

Anggapan sekolah favorit dan tidak favorit kerap kali muncul saat Penerimaan Siswa Didik Baru

(PPDB). Dikotomi antara favorit dan tidak favorit berdampak merugikan sekolah tertentu, dan di sisi lain menguntungkan salah satu sekolah.

Kendati demikian, kondisi itu tidak berlaku bagi kedua siswa kelas X asal SMA Negeri 4 Kota Cirebon. Menurut mereka, pada dasarnya setiap sekolah menerapkan kurikulum yang sama sesuai instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendiknas) Republik Indonesia.

Seperti diungkapkan, Nabila, siswa baru X MIPA 1 itu mengaku tak diterima di sekolah tujuannya

, meski Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) mencukupi. Menurutnya, adanya sistem zonasi membuatnya harus mendaftarkan diri di sekolah dekat dengan rumahnya, di Jalan Perjuangan, Kelurahan/Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Tak mau ikut larut meributkan PPDB yang memberlakukan sistem zonasi, Nabila pun tak berkecil hati. Bahkan, ia merasa beruntung karena SMAN 4 Kota Cirebon unggul di bidang ekstrakulikuler kewirausahaannya.

“Ceritanya dulu ramai PPDB. Karena SMA Negeri 2 itu melebihi kuota,

tapi ada sekolah-sekolah lain yang justru kekurangan siswa. Jadi, yang rumahnya jauh itu harus pindah. Termasuk saya,” ungkapnya kepada JawaPos.com, Jumat (27/7).

Nabila mengatakan, dirinya senang bisa diterima di SMA Negeri 4 Kota Cirebon. Karena dia memiliki kegemaran di bidang kewirausahaan. Sekolah yang dia pilih saat ini, imbuhnya, sangat unggul di bidang ekstrakulikuler, baik olahraga maupun ekstrakurikuler lain.

Ia pun tidak setuju dengan anggapan antara sekolah favorit dan tidak favorit. Karena sekolah unggulan itu bagaimana kreativitas dan kemampuan siswa. Adanya sistem zonasi PPDB, menurut Nabila, hal itu sangat baik untuk pemerataan pendidikan sekolah.

“Kalau siswa-siswinya bisa berprestasi di sekolah, bisa membawa nama baik sekolah. Kalau jadi siswa baru, harusnya semangat belajar. Bukan gaya-gayaan bisa bersekolah di sekolah yang bagus,” tutur Nabila.

Senada dengan Nabila, rekan satu kelasnya, Arif pun mengatakan, bahwa sistem zonasi tujuannya agar tidak ada sekolah favorit dan favorit. Karena calon siswa diperkenankan untuk mendaftar di sekolah terdekat.

Meskipun ia tidak diterima melalui sistem zonasi, Arif mengaku bisa mendaftar melalui jalur unggulan Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN). Warga Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon mengatakan, sekolahnya menampung 50 persen dari jalur PPDB sistem zonasi, dan 50 persen lain dari jalur unggulan.

“Kalau saya pakai jalur unggulan. Jadi bisa diterima. Sebenarnya sekolah sama saja sih, yang terpenting mau semangat belajar,” kata dia.

Salah satu poin krusial terkait sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah ihwal pengaturan jarak kediaman calon siswa ke sekolah. Terkait hal ini, Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerahkannya kepada daerah masing-masing.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad, pengaturan jarak rumah memang tak diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB.

“Karena masukan dari lapangan, maka tidak memungkinkan bagi kita untuk memasukkan poin tentang jarak dalam peraturan ini. Mengingat kondisi geografis di Indonesia yang beragam,” tutur Hamid.

Dilanjutkan Hamid, hal terpenting di dalam penerapan PPDB adalah membuat anak mendapatkan layanan pendidikan yang terdekat dari rumah atau tempat tinggalnya.

 

Baca Juga :

Beasiswa Arnita Dicabut, Anang Minta Ombudsman Tegas

Beasiswa Arnita Dicabut, Anang Minta Ombudsman Tegas

Beasiswa Arnita Dicabut, Anang Minta Ombudsman Tegas

DPR prihatin dengan penghentian kucuran beasiswa yang menimpa Arnita Rodelia.

Arnita, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) penerima BUD (Beasiswa Utusan Daerah), diputus beasiswanya oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah meminta kasus ini diusut tuntas. Anang mmeminta Ombudsman mengurai maslaah ini.

“Penyelesaian melalui Ombudsman merupakan langkah yang tepat. Harus diungkap apa penyebab pemutusan beassiswa mahassiwi IPB tersebut,” ujar Anang kepada JawaPos.com, Kamis (2/8).

Menurut dia, ada perbedaan alasan penyebab pemutusan beasiswa tersebut

. Alasan pertama versi mahasiswi lantaran yang bersangkutan pindah agama. Sedangkan versi Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungung karena faktor administrasi.

Anang berharap masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Jika terdapat pihak-pihak yang ditengarai melanggar aturan, harus ditindak tegas.

“Jika diketahui ada maladministrasi dari pihak birokrasi dalam pengurusan beassiwa

tersebut harus ada punishment,” cetus Anang.

Anang mengatakan sejatinya BUD cukup membantu putera daerah yang berprestasi untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Karena setelah lulus, mereka bisa kembali ke daerah.

“Mindset kepala daerah dan aparatur daerah semestinya pemberian BUD dan serta program pendidikan di daerah merupakan investasi pemda untuk jangka panjang. Nanti mereka akan kembali membangun daerahnya,” tegasnya.

Anang menyebutkan kepala daerah memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Kebijakan daerah yang pro dunia pendidikan harus semakin dikuatkan di daerah.

“Kepala daerah yang baru dipilih dalam pilkada serentak akhir Juni lalu, harus membuat terobosan di sektor pendidikan. Karena pendidikan investasi yang luar biasa bermanfaat bagi daerah,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Siswa Terpaksa Pindah Sekolah Karena Kelas Rusak

Siswa Terpaksa Pindah Sekolah Karena Kelas Rusak

Siswa Terpaksa Pindah Sekolah Karena Kelas Rusak

Ruang kegiatan belajar-mengajar (KBM) di SDN 2 Karangjoho,

Ponorogo, Jatim saat ini kondisinya kian memprihatinkan.

Awal 2017, kuda-kuda kayu atap ruang kelas III itu keropos dan terlepas dari bantalannya.

Beberapa bulan kemudian, plafon ruang kelas roboh. Untung, saat kejadian ruang tersebut kosong.

Kini 12 siswa (sekarang kelas IV) terpaksa harus dipindahkan ke perpustakaan yang seruang dengan dapur dan toilet guru.

Hanya disekat dua lemari. Mereka terpaksa belajar di ”ruang serbaguna”

itu sampai turun kejelasan bantuan dari dinas pendidikan setempat.

Sekolah tersebut juga minim ruangan. Hanya tersisa empat ruang kelas untuk menampung KBM kelas I-VI sebanyak 66 siswa.

Siswa kelas I dan II harus rela berbagi ruangan. Kelas I yang terdiri atas delapan siswa masuk sekolah pukul 07.00-10.00.

Selanjutnya, tujuh siswa kelas II belajar aktif pukul 10.00-12.30.

”Ada kekhawatiran orang tua memindahkan anaknya. Itu sudah terbukti,”

kata Kepala SDN 2 Karangjoho Sri Hariyani.

Dia menyebutkan, beberapa wali murid memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain. Selain itu, jumlah murid yang masuk tahun pelajaran baru ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

”Wali murid juga ada yang komplain. Kok pavingnya yang dibangun. Padahal, itu bantuan dari guru sini karena musim hujan becek sekali,” lanjutnya.

Sebenarnya pihak sekolah pernah melayangkan proposal bantuan. Ditujukan ke UPTD setempat sejak Juli 2017. Namun, tidak kunjung ada kabar baik sampai sekarang.

”Sebenarnya awal 2018 sempat bertemu bagian sarpras dindik dan didata. Tapi, setelah itu tidak ada kabar,” ungkap mantan kepala SDN 2 Tanjung Gunung tersebut.

Kemarin (8/9) ada tanggapan dari dinas pendidikan (dindik) setempat. Kabar itu seolah membawa angin segar bagi siswa dan murid di sekolah barat kota tersebut.

”Bu Kepala langsung yang telepon dan akan menyurvei ke sini. Semoga lekas mendapatkan perhatian,” ucapnya.

Sembilan siswa kelas III yang semula mengikuti jejak kakak kelasnya belajar di kelas darurat dipindah ke ruang guru.

Suasana kelas jauh dari kondusif karena sesak bercampur ruang guru

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Pengertian, Fungsi Inver Matematika

Pengertian, Fungsi Inver Matematika

Pengertian, Fungsi Inver Matematika

Pengertian, Fungsi Inver Matematika

Pengertian, Fungsi invers matematika lengkap- Invers biasanya merupakan lawan dari sesuatu.

Lihat:

  • Antonim – Kata dengan arti yang berlawanan.
  • Elemen invers – Suatu elemen x−1 sehingga x * x−1 = x−1 * x = e, di mana * adalah operator biner dan e adalah elemen identitas.
  • Fungsi invers – dalam matematika, fungsi yang membalik aksi dari suatu fungsi.
  • Fungsi invers dan penurunan
  • Invers (logika) – ~p → ~q adalah invers dari p → q
  • Matriks invers – elemen invers dari perkalian matriks.
  • Invers (musik) – Arah berlawanan dari pergerakan suara.

Fungsi Invers

Fungsi Invers (atau fungsi kebalikan) adalah (dalam matematika) fungsi yang merupakan kebalikan aksi dari suatu fungsi. Misalnya anggap saja f sebuah fungsi dari himpunan A ke himpunan B. Bila dapat ditentukan sebuah fungsi g dari himpunan B ke himpunan A sedemikian, sehingga g(f(a)) = a dan f(f(b))=b untuk setiap a dalam A dan b dalam B, maka g disebut fungsi invers dari f dan bisa ditulis sebagai f-1. Sebelum mengetahui fungsi invers maka harus mengenali dahulu fungsi yang memiliki invers.

Fungsi f(x) akan memiliki invers dengan syarat f(x) merupakan fungsi bijektif.Jika fungsi f memetakan anggota himpunan A ke himpunan B maka invers dari fungsi f atau ditulis f-1 memetakan himpunan B ke himpunan A. Kemudian ketika suatu bilangan itu dioperasikan dengan inversnya, maka akan menghasilkan identitas.

Identitas adalah suatu bilangan yang jika dioperasikan dengan suatu bilangan, maka akan menghasilkan suatu bilangan tersebut dan pada operasi perkalian, identitasnya adalah 1 karena apabila dikalikan dengan suatu bilangan hasilnya suatu bilangan.

Sedangkan, pada penjumlahan identitasnya adalah 0 karena bila dijumlahkan dengan bilangan tertentu hasilnya bilangan tertentu. Pada fungsi juga berlaku demikian, sebuah fungsi bila dikomposisikan dengan invers maka menghasilkan fungsi identitas, yaitu f(x)=x.

Baca Juga :

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Fungsi Linear Matematika Secara Umum

Dalam matematika, istilah fungsi linear dapat mengacu kepada salah satu dari dua konsep berbeda namun berhubungan:

  • Fungsi polinomial orde satu, satu variabel
  • Peta antara dua ruang vektor yang mempertahankan penjumlahan vektor dan perkalian skalar

Linier (Geometri analitis)

Dalam geometri analitis, istilah fungsi linear kadang-kadang digunakan dengan maksud fungsi polinomial orde satu dari variabel tunggal. Fungsi ini disebut linear karena grafiknya pada bidang Cartesius adalah garis lurus.

Fungsi seperti itu dapat ditulis sebagai:

    f(x) = mx + b

    (y-y1) = m(x-x1)

    0 = Ax + By + C

dengan m dan b adalah konstanta riil dan x adalah variabel riil. Konstana m disebut sebagai gradien atau kemiringan, sedangkan b memberikan titik perpotongan antara grafik fungsi tersebut dengan sumbu y. Mengubah y membuat garis tersebut lebih curam atau landai, sementara mengubah b akan menggerakkan garis ke atas atau ke bawah.

Contoh fungsi yang grafiknya berupa garis lurus adalah:

    f_{1}(x) = 2x+1

    f_{2}(x) = x/2+1

    f_{3}(x) = x/2-1.

Grafiknya ditunjukkan pada gambar di sebelah kanan.

Linier (Ruang vektor)

Dalam matematika lanjut, sebuah fungsi linear berarti fungsi yang merupakan pemetaan linear, yaitu pemetaan antara dua ruang vektor yang mempertahankan penjumlahan vektor dan perkalian skalar.

Contohnya, bila x dan f(x) direpresentasikan sebagai vektor koordinat, maka fungsi linear adalah fungsi yang dapat dinyatakan sebagai:

    f(x) = \mathrm{M}x,

dengan M adalah matriks. Sebuah fungsi

    f(x) = mx + b

adalah peta linear jika dan hanya jika b = 0. Untuk nilai lain dari b, fungsi ini tergolong dalam kelas yang lebih umum, yaitu peta afin.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Pengertian Dan Fungsi Matematika Secara Umum

Matematika adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang ketat diturunkan dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.

Terjadi perdebatan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik sudah ada di semesta, jadi ditemukan, atau ciptaan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai “ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting”. Namun, walau matematika pada kenyataannya sangat bermanfaat bagi kehidupan, perkembangan sains dan teknologi, sampai upaya melestarikan alam, matematika hidup di alam gagasan, bukan di realita atau kenyataan.

Dengan tepat, Albert Einstein menyatakan bahwa “sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan.” Makna dari “Matematika tak merujuk kepada kenyataan” menyampaikan pesan bahwa gagasan matematika itu ideal dan steril atau terhindar dari pengaruh manusia.

Uniknya, kebebasannya dari kenyataan dan pengaruh manusia ini nantinya justru memungkinkan penyimpulan pernyataan bahwa semesta ini merupakan sebuah struktur matematika, menurut Max Tegmark. Jika kita percaya bahwa realita di luar semesta ini haruslah bebas dari pengaruh manusia, maka harus struktur matematika lah semesta itu.

Fungsi (Matematika)

Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah “fungsi”, “pemetaan”, “peta”, “transformasi”, dan “operator” biasanya dipakai secara sinonim.

Anggota himpunan yang dipetakan dapat berupa apa saja (kata, orang, atau objek lain), namun biasanya yang dibahas adalah besaran matematika seperti bilangan riil. Contoh sebuah fungsi dengan domain dan kodomain himpunan bilangan riil adalah y=f(2x), yang menghubungkan suatu bilangan riil dengan bilangan riil lain yang dua kali lebih besar. Dalam hal ini kita dapat menulis f(5)=10.

Notasi

Untuk mendefinisikan fungsi dapat digunakan notasi berikut.

f : A \rightarrow B

Dengan demikian kita telah mendefinisikan fungsi f yang memetakan setiap elemen himpunan A kepada B. Notasi ini hanya mengatakan bahwa ada sebuah fungsi f yang memetakan dua himpunan, A kepada B. Tetapi bagaimana tepatnya pemetaan tersebut tidaklah terungkapkan dengan baik. Maka kita dapat menggunakan notasi lain.

x \in A

f : x \rightarrow x^2

atau

f(x) =\, x^2

Fungsi sebagai relasi

Sebuah fungsi f dapat dimengerti sebagai relasi antara dua himpunan, dengan unsur pertama hanya dipakai sekali dalam relasi tersebut.

Domain dan Kodomain

Pada diagram di atas, X merupakan domain dari fungsi f, Y merupakan kodomain

Domain adalah daerah asal, kodomain adalah daerah kawan, sedangkan range adalah daerah hasil.

Sifat-sifat fungsi

Fungsi injektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi satu-satu atau fungsi injektif jika dan hanya jika untuk sebarang a1 dan a2  \in A dengan a1 tidak sama dengan a2 berlaku f(a1) tidak sama dengan f(a2). Dengan kata lain, bila a1 = a2 maka f(a1) sama dengan f(a2).

Fungsi surjektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi kepada atau fungsi surjektif jika dan hanya jika untuk sembarang b dalam kodomain B terdapat paling tidak satu a dalam domain A sehingga berlaku f(a) = b. Dengan kata lain, suatu kodomain fungsi surjektif sama dengan kisarannya (range).

Fungsi bijektif

Fungsi f: A → B disebut fungsi bijektif jika dan hanya jika untuk sebarang b dalam kodomain B terdapat tepat satu a dalam domain A sehingga f(a) = b, dan tidak ada anggota A yang tidak terpetakan dalam B. Dengan kata lain, fungsi bijektif adalah sekaligus injektif dan surjektif.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pengertian Bahasa Indonesia

Pada dasarnya bahasa adalah alat yang digunakan oleh lebih dari satu orang untuk berkomunikasi. Bahasa juga bisa dijadikan sebuah lambang pada suatu negara untuk di akui oleh negara yang lainnya. Sebagai alat komunikasi, bahasa dipakai untuk menghubungkan perbedaan, persamaan serta berbagai perabadan dari zaman dahulu hingga sekarang. Bahasa timbul dari kesewenang-wenangan suatu kelompok masyarakat dimana mereka menyetujui akan bahasa yang timbul tersebut.

Di dunia ini terdapat beribu-ribu bahasa yang berbeda, namun arti atau makna yang mereka ungkap sesungguhnya sama. Untuk menemukan agar arti atau makna itu sama, kewajiban filsafat yaitu memberikan kerangka analisis agar persamaan artinya dapat dipertemukan. Tugas utama filsafat itu memang untuk memecahkan problem yang muncul dalam bahasa.

Kemampuan berbahasa harus mencerminkan karakter dan sifat yang utuh, lugas dan berbobot. Bahasa sebagai cara mengutarakan makna harus mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ragam pengertian. Sebab tak jarang, karena bahasa orang bisa saling konflik dan bunuh-membunuh serta menimbulkan perpecahan antarindividu, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan demikian, bahasa tidak saja sebagai alat komunikasi tetapi juga untuk mengantarkan proses hubungan antarmanusia, melainkan mampu mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia. Artinya, bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dari kehidupan manusia. Sekelompok manusia atau bangsa tidak bisa bertahan jika dalam bangsa tersebut tidak ada bahasa.

Ada dua macam bahasa, yaitu bahasa lisan adalah bahasa yang kita ucapkan dengan mulut atau lisan dan tulisan yaitu bahasa yang ditulis pada sebuah media, seperti kertas, batu, dan lainnya. Kebanyakan masyarakat lebih sering menggunakan bahasa lisan, karena sebagian dari mereka ada yang tidak bisa membaca dan menulis.

Setiap negara pasti mempunyai bahasa resmi masing-masing yang digunakan oleh masyrakatnya. Bahasa baku adalah bahasa yang menjadi bahasa pokok yang menjadi bahasa standar dan acuan yang digunakan sehari-hari dalam masyarakat. Di dalam bahasa baku ini pun ada juga bahasa lisan dan tulisannya.

Latar belakang terjadinya bahasa baku berawal dari sumpah pemuda, sehingga terjadi bahasa pemersatu. Dengan adanya bahasa bakumasyarakat seluruh Indonesia dapat memahami dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Bahasa Indonesia baku ini sering digunakan pada situasi :

  1. Komunikasi resmi

Contoh : Undangan, surat resmi.

  1. Pembicaraan formal di depan umum

Contoh : Ceramah, pidato, mengajar kuliah.

  1. Penulisan sebuah karya

Contoh : Penulisan ilmiah, skripsi, tesis, buku pelajaran.

  1. Pembicaraan kepada yang lebih d hormati

Contoh : Murid kepada guru, bawahan kepada atasan.

Bila semua bahasa Indonesia hanya dipakai untuk keperluan resmi seperti dalam perundang-undangan, dunia pendidikan, upacara resmi, maka kemudian bahasa Indonesia juga dipakai untuk keperluan tidak resmi seperti yang dipakai dalam surat menyurat antara orang yang akrab, sapa-menyapa antara orang tua dan anak-anaknya, tawar-menawar di toko, dan di pasar.


Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Mengenal Tari Kecak

Tari Kecak berasal dari kata Cak yang berarti Api. Tari Kecak(Tari Api/Fire Dance) merupakan tarian daerah yang berasal dari Bali. ari ini pertama kali diciptakan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930-an. Tari ini merupakan tari yang dipentaskan masal oleh para pria. Para penari duduk bersila membentuk lingkaran ketika mementaskan tarian ini. Penari-penari yang mengenakan kain kotak-kotak ini kemudian mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan “cak cak cak” saat tarian dimulai.
Salah satu keunikan tari kecak adalah tari ini tidak hanya mengandalkan iringan musik gamelan saja namun terdapat perpaduan antar alat musik dan suara teriakan yang berirama dari para penari.
Sendratari ini bukan merupakan ritual khusus keagamaan(hindu) melainkan tarian yang menggambarkan kisah pewayangan seperti Ramayana(kisah kera yang membantu Rama melawan Rahmana), Subali dan Sugriwa, dan Dewa Ruci.
Wisatawan yang tertarik menyaksitak tari kecak dapat berkunjung di salah satu lokasi Pura Luhur Uluwatu, di Desa Batubulan, atau di Jalan Hanoman.

Sumber:

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Mengenal Kucing Munchkin

Sejarah

Banyak catatan  sejarah yang menunjukkan kucing dengan kaki pendek. Salah satunya pada tahun 1944, seorang dokter hewan bernama  H.E. Williams mendeskripsikan empat generasi kucing dengan kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Kucing-kucing tersebut hidup dengan sehat dan bergerak seperti musang. Sayangnya kucing-kucing ini menghilang pada perang dunia ke-II.

Sekitar tahun 1953 Max Von Egon Thiel, seorang berkebangsaan Jerman, melaporkan melihat  seekor kucing berkaki pendek di Stalingrad. Kemudian selama  bertahun-tahun tidak terdengar lagi perkembangan kucing-kucing berkaki pendek. Baru pada tahun 1983 terjadi perkembangan munchkin yang signifikan.

Pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana  yang bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing yang terjebak di bawah truk karena dikejar anjing. Kedua kucing tersebut sedang dalam keadaan hamil/bunting. Seekor kucing berwarna abu-abu sedang yang lainnya berwarna hitam. Kedua kucing tersebut diberi nama Blueberry dan Blackberry. Kedua kaki kucing tersebut berukuran pendek, tidak seperti kucing normal.

Beberapa anak Blackberry juga mempunyai kaki pendek seperti induknya. Salah satu anak tersebut dikirimkan ke seorang teman sandra bernama Kay LaFrance. Kemudian kucing tersebut diberi nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.

Kucing Munchkin yang terdaftar dewasa ini  sebagian besar merupakan keturunan Blackberry dan Toulouse.
Baru-baru ini munchkin mendapatkan status sebagai satu ras kucing baru dari TICA. Meskupun statusnya masih baru, kucing-kucing munchkin telah ada selama beberapa dekade.

Istilah munchkin sendiri muncul ketika film Wizard of Oz sedang mencapai puncak popularitas. Dalam film tersebut terdapat para kurcaci/orang kerdil yang disebut munchkin. Sejak saat itulah istilah ini mulai melekat pada kucing berkaki pendek.

Karakteristik Munchkin 

Kaki pendek pada ras ini berhubungan dengan  mutasi genetik , bukan karena manipulasi yang dilakukan oleh manusia. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing Munchkin sama dengan gen yang menyebabkan kaki pendek pada anjing ras Daschund (teckel) dan Welsh Corgi. Tidak seperti kedua ras anjing tersebut, munchkin tidak pernah mengalami gangguan pada tulang punggung yang berhubungan dengan anatomi tubuhnya yang pendek tersebut.

Kucing-kucing munchkin sangat bervariasi, bisa berbulu panjang atau pendek. Munchkin banyak dikawinkan dengan kucing dari ras lain, sehingga anaknya sangat bervariasi. Saat ini belum ada standar khusus yang mendeskripsikan ras ini. Tantangan bagi para breeder agar dapat menghasilkan munchkin dengan sifat-sifat genetik yang konsisten.

Karena ras ini masih dalam tahap pengembangan, ciri utama/standar agar seekor kucing termasuk munchkin adalah kakinya pendek.

Seorang ahli genetik dari TICA (The International Cat Assosiation) yang bernama Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa kaki pendek pada munchkin disebabkan mutasi gen autosom dominant. Selama 7 tahun penelitian, ia tidak menemupakn gangguan tulang pada anak kucing yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.

Temperamen

Munchkin sangat suka bermain dan mengejar mainan. Salah satu hal yang menyebabkan munchkin disukai adalah cara duduk pada kaki belakang dengan posisi yang mirip kelinci. Seperti kebanyakan kucing-kucing lain, munchkin juga mudah beradaptasi dengan manusia atau hewan lain.


Sumber:

https://rumahkucing.co.id/

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Tingkatkan UKG Guru Maluku, Perlu Dibentuk BPPKG

Rendahnya hasil uji kompetensi guru (UKG) secara kumulatif di Maluku sebaiknya

ditangani pemerintah dengan membentuk Badan Peningkatan dan Pendidikan Kompetensi Guru (BPPKG).

“Kami mendorong pemerintah sebaiknya membentuk BPPKG agar melatih para guru lebih menguasai teknologi informasi sehingga tidak kalah bersaing ketika mengikuti UKG,” kata ketua komisi D DPRD Maluku, Suhfi Madjid di Ambon, Sabtu (21/11).

DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara sendiri berupaya memajukan para gurunya untuk lulus seleksi UKG dengan membentuk BPPKG.

Menurut Suhfi, memang diakui wilayah geografis Maluku terdiri dari pulau

dan laut sehingga mendatangkan para guru mengikuti program pelatihan di BPPKG membutuhkan biaya tinggi.

Tetapi bagaimana pun kondisinya, langkah ini harus ditempuh mengingat hasil UKG Maluku secara kumulatif terus terpuruk dan menempati juru kunci dari 34 provinsi di Indonesia.

“Cara mengukur tingkat capaian profesi adalah seluruh angka itu diakumulasi, selanjutnya dihitung rata-rata nilai terendah dan tertinggi barulah dibuat perbandingan dengan provinsi lain,” tandas Suhfi.

Jadi samplingnya adalah keseluruhan sehingga didapatkan angka akumulasi

dan pastinya para guru di Maluku memiliki kemampuan hasil kompetensi UKG itu tinggi, tetapi kalau mengambil angka rata, maka posisinya secara nasional paling terendah.

“Maka kebijakan yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah ini adalah kita menetapkan kompetensi guru berbasis pada kabupaten dan kota supaya mereka perlu didorong serta diingatkan agar mengambil peran serius terhadap masalah UKG,” ujarnya.

DPRD juga akan meminta data ini dari lembaga pengujian mutu pendidikan (LPMP) sehingga mudah-mudahan daya dorong legislatif agar memotivasi perhatian kabupaten/kota itu untuk dimunculkan.

Masalah UKG, menurut Suhfi sangat serius, karena guru menjadi episentrum untuk penguatan kesuksesan pendidikan di level satuan pendidikan di sekolah.

“Bila guru memiliki kemampuan serta kualitas baik maka siswanya juga akan berkemampuan baik, tetapi kalau kondisinya seperti ini dan UKG mengalami masalah, dikhawatirkan nanti kualitas para guru dan mutu pendidikan rendah,” katanya.

 

Baca Juga :